Menu

Mode Gelap
Erau 2026 Ditargetkan Capai 40 Ribu Pengunjung, Dispar Kukar Perkuat Promosi Wisata Erau 2026 Masuk KEN, Hetifah Soroti Potensi Budaya dan Ekonomi Kreatif Kukar Rendi Solihin Dorong Festival Daerah dan Peran Perusahaan Perkuat Pariwisata Kukar Erau 2026 Resmi Dibuka, Bupati Kukar Tekankan Pelestarian Budaya dan Kesehatan Masyarakat Tiang Ayu Berdiri, Tandai Dimulainya Rangkaian Sakral Erau Adat Kutai 2026

BERITA DAERAH · 3 Agu 2026 17:00 WITA ·

46 Penerima MBG di Sebulu Alami Gejala Diduga Keracunan, Pemkab Kukar Intensifkan Penyelidikan


 Koordinator Satgas MBG Kutai Kartanegara, Sunggono, mengatakan pemerintah daerah bersama SPPG dan Dinas Kesehatan Kukar masih melakukan pendataan serta pemantauan terhadap penerima MBG yang terdampak. Perbesar

Koordinator Satgas MBG Kutai Kartanegara, Sunggono, mengatakan pemerintah daerah bersama SPPG dan Dinas Kesehatan Kukar masih melakukan pendataan serta pemantauan terhadap penerima MBG yang terdampak.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat menangani insiden yang menimpa puluhan penerima Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sebulu, Senin (3/8/2026). Sebanyak 46 orang, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dilaporkan mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan setelah mengonsumsi menu MBG.

Para penerima mengeluhkan mual, pusing, dan sakit perut beberapa saat setelah menyantap makanan. Seluruh warga yang mengalami keluhan langsung mendapat penanganan medis di Puskesmas Sebulu I, sementara sebagian di antaranya telah diperbolehkan pulang karena kondisi kesehatannya berangsur membaik.

Koordinator Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, mengatakan pemerintah daerah bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar masih melakukan pendataan serta pemantauan terhadap seluruh penerima yang terdampak.

“Kami masih terus melengkapi data dan memantau kondisi warga di lapangan,” kata Sunggono saat dihubungi melalui telepon.

Menurutnya, tim gabungan juga telah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi penerima MBG untuk diperiksa lebih lanjut. Selain itu, hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan akan menjadi bahan analisis guna memastikan penyebab pasti munculnya gejala tersebut.

Sunggono menegaskan hingga kini pemerintah belum dapat menyimpulkan penyebab insiden karena seluruh proses investigasi masih berlangsung. Oleh sebab itu, masyarakat diminta menunggu hasil pemeriksaan resmi yang dilakukan oleh instansi terkait.

“Kami belum bisa memastikan penyebabnya sebelum seluruh hasil pemeriksaan selesai,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Satgas MBG bersama tenaga kesehatan tetap bersiaga selama 24 jam di Puskesmas Sebulu I. Masyarakat yang masih merasakan keluhan setelah mengonsumsi makanan diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan medis secepatnya.

“Kami siaga 24 jam. Jika masih ada keluhan, segera laporkan kepada petugas atau datang ke puskesmas,” tegasnya.

Ia memastikan insiden tersebut akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis di Kutai Kartanegara. Pemerintah, kata dia, berkomitmen memperkuat pengawasan terhadap proses penyediaan hingga pendistribusian makanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Meski demikian, Sunggono menegaskan Program MBG tetap menjadi bagian dari program strategis nasional untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Karena itu, setiap kejadian yang berpotensi mengganggu pelaksanaan program akan ditangani secara serius dan transparan.

Ia juga mengimbau para orang tua agar tetap tenang dan tidak panik. Pemerintah daerah bersama tenaga kesehatan akan terus memantau perkembangan kondisi seluruh penerima yang terdampak hingga dipastikan pulih.

“Hasil investigasi akan kami sampaikan secara resmi setelah seluruh data dan pemeriksaan selesai,” pungkas Sunggono.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Erau 2026 Ditargetkan Capai 40 Ribu Pengunjung, Dispar Kukar Perkuat Promosi Wisata

20 September 2026 - 15:00 WITA

Erau 2026 Masuk KEN, Hetifah Soroti Potensi Budaya dan Ekonomi Kreatif Kukar

20 September 2026 - 14:00 WITA

Rendi Solihin Dorong Festival Daerah dan Peran Perusahaan Perkuat Pariwisata Kukar

20 September 2026 - 13:00 WITA

Erau 2026 Resmi Dibuka, Bupati Kukar Tekankan Pelestarian Budaya dan Kesehatan Masyarakat

20 September 2026 - 12:00 WITA

Tiang Ayu Berdiri, Tandai Dimulainya Rangkaian Sakral Erau Adat Kutai 2026

20 September 2026 - 11:00 WITA

Diiringi Gendang dan Gong, Merangin Tandai Dimulainya Perjalanan Sakral Menuju Erau

19 September 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH