Menu

Mode Gelap
Erau 2026 Masuk KEN, Hetifah Soroti Potensi Budaya dan Ekonomi Kreatif Kukar Rendi Solihin Dorong Festival Daerah dan Peran Perusahaan Perkuat Pariwisata Kukar Erau 2026 Resmi Dibuka, Bupati Kukar Tekankan Pelestarian Budaya dan Kesehatan Masyarakat Tiang Ayu Berdiri, Tandai Dimulainya Rangkaian Sakral Erau Adat Kutai 2026 Diiringi Gendang dan Gong, Merangin Tandai Dimulainya Perjalanan Sakral Menuju Erau

BERITA DAERAH · 18 Sep 2026 19:00 WITA ·

AMSI Kaltim Bersama Kedubes AS, Bahas Perkembangan AI, dan Kepercayaan Media


 AMSI Kaltim Bersama Kedubes AS, Bahas Perkembangan AI, dan Kepercayaan Media Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, BALIKPAPAN – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, begitu kompleks saat ini, diperlukan edukasi kepada publik, dalam pemanfaatannya.

Kompleksitas ini juga terjadi di media mainstream dalam penggunaan AI. Diakui, bahwa AI dapat memudahkan pekerjaan seseorang khususnya, di media informasi.

Meski demikian, AI tidak dapat digunakan secara mentah tanpa verifikasi untuk menyesuaikan fakta dan akurasi sebuah informasi.

Pembahasan ini, menjadi diskusi menarik, disaat Maxwell Scott, seorang Pakar dan Penasehat Tata Kelola dan Kecerdasan Buatan (AI) dari Amerika, menjelaskan terkait penggunaan AI dalam media mainstream.

Maxwell mengatakan, beberapa hal perlu penjelasan disaat menggunakan AI, untuk menjelaskan produk AI atau bukan. “Media pemberitaan dapat saja menggunakan AI, namun perlu penjelasan, sebagai produk AI,” ungkap Maxwell.

Hal ini disampaikan disaat diskusi Kedutaan Besar Amerika Serikat bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) berlangsung di hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan, Jumat (18/9/2026).

Menurut Maxwell, media yang bertahan adalah media yang menjaga kreativitas dan menjaga kepercayaan publik, dengan menyajikan fakta-fakta sebuah informasi.

Dia menegaskan, penggunaan AI dapat memudahkan kerja-kerja media, namun tetap mengedepankan akurasi dan verifikasi kebenaran sebuah berita akan disajikan, dengan situasi selalu berbeda.

Sementara, Katherine Jernigan, Public Diplomacy Officer Kedubes AS, menyampaikan rasa terima kasih atas diskusi atau kunjungannya ke AMSI Kaltim.

Dia katakan, teknologi AI mengalami perkembangan pesat, dan terus berbenah. Diperlukan edukasi dalam penggunaanya, dan beberapa aplikasi AI dapat digunakan untuk kemudahan pekerjaan dalam peningkatan produktifitas.

Adapun Ketua AMSI Kaltim, Ahmad Yani mengapresiasi kunjungan Kedubes AS ini, di AMSI Kaltim, dan merupakan penghargaan besar bagi AMSI Kaltim.

“Selain, kunjungan ini, kami banyak mendapat informasi terkait penggunaan AI, dalam produk pemberitaan. Diskusinya juga menarik,” kata Ahmad Yani.

Dia berharap, kedepan AMSI Kaltim terus melakukan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait perkembangan AI. “Bagi kami juga sangat penting diskusi ini, agar dapat meng-upgrade perkembangan AI, utamanya terhadap media,” harapnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Erau 2026 Masuk KEN, Hetifah Soroti Potensi Budaya dan Ekonomi Kreatif Kukar

20 September 2026 - 14:00 WITA

Rendi Solihin Dorong Festival Daerah dan Peran Perusahaan Perkuat Pariwisata Kukar

20 September 2026 - 13:00 WITA

Erau 2026 Resmi Dibuka, Bupati Kukar Tekankan Pelestarian Budaya dan Kesehatan Masyarakat

20 September 2026 - 12:00 WITA

Tiang Ayu Berdiri, Tandai Dimulainya Rangkaian Sakral Erau Adat Kutai 2026

20 September 2026 - 11:00 WITA

Diiringi Gendang dan Gong, Merangin Tandai Dimulainya Perjalanan Sakral Menuju Erau

19 September 2026 - 09:00 WITA

AMSI Kaltim Gelar Diskusi Perkembangan Teknologi AI dan Masa Depan Integritas Media

17 September 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH