Menu

Mode Gelap
Karang Taruna Kaltim Perkuat Dukungan Relawan Karhutla, Posko dan Logistik Disalurkan Bupati Kukar Pastikan Dukungan untuk Relawan Karhutla di Tenggarong Terus Diperkuat Erau 2026 Ditargetkan Capai 40 Ribu Pengunjung, Dispar Kukar Perkuat Promosi Wisata Erau 2026 Masuk KEN, Hetifah Soroti Potensi Budaya dan Ekonomi Kreatif Kukar Rendi Solihin Dorong Festival Daerah dan Peran Perusahaan Perkuat Pariwisata Kukar

BERITA DAERAH · 28 Mar 2024 09:15 WITA ·

Penanganan Stunting di Kukar : Lokus Sasaran dan Rencana Kegiatan Harus Diperhatikan Dengan Tepat


 Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara Sy. Vanesa Vilna.(rz) Perbesar

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara Sy. Vanesa Vilna.(rz)

KUTAIPANRITA.ID – Dalam rangka penanganan stunting di Kutai Kartanegara (Kukar) ada dua hal yang harus diperhatikan yakni analisis lokus sasaran stunting di desa dan penyusunan rencana kegiatan.

Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara Sy. Vanesa Vilna, disela sela kegiatan rembuk stunting di Aula Bappeda Kukar, pada Rabu (27/3/2024).

“Tujuan dari rembuk stunting ini, agar setiap OPD terkait bisa memahami dimana saja lokus sasaran stunting di desa dan rencana kegiatan serta upaya penanganan seperti apa, sehingga penangan stunting di Kukar bisa diatasi dengan baik,” ujar Sy. Vanesa Vilna.

“Jadi hari ini kita kumpulkan semua OPD, dalam rangka konvergensi atau pendekatan penyampaian intervensi percepatan stunting,” sambung Sym Vanesa Vilna.

Lebih lanjut Sy. Vanesa Vilna mengemukakan, berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting di Kukar mencapai 27 persen, namun berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGM) stunting di Kukar hanya 16,39 persen.

“Kalau kita lihat penurunan stunting tak terlalu banyak, hanya 1 persen berdasarkan data SSGI yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan,” ungkap Sy. Vanesa Vilna.

Dalam hal tersebut, Sy. Vanesa Vilna juga optimis, bahwa melalui kolaborasi yang baik dapat menghasilkan program kegiatan yang tepat sasaran. Menurutnya, inti dari semua itu adalah pemetaan program kegiatan dan lokus sasaran harus tepat.

“Jadi sangat penting peran seluruh stakeholder atau OPD melalui dibawah koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS),” tegas Sy. Vanesa Vilna.

Sy. Vanesa Vilna juga berharap, penurunan stunting pada 2024 ini bisa mencapai target yakni 14 persen dan 2025 13,5 persen. Pastinya, dengan upaya yang dilakukan oleh Pemkab Kukar mengacu pada target indikator kinerja.

“Jadi peran kami hanya sebagai koordinasi, yang menjalankannya OPD terkait,” pungkas Sy. Vanesa Vilna.(adv/diskominfo_kukar/and/rz)

Artikel ini telah dibaca 110 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Karang Taruna Kaltim Perkuat Dukungan Relawan Karhutla, Posko dan Logistik Disalurkan

21 September 2026 - 14:00 WITA

Bupati Kukar Pastikan Dukungan untuk Relawan Karhutla di Tenggarong Terus Diperkuat

21 September 2026 - 13:00 WITA

Erau 2026 Ditargetkan Capai 40 Ribu Pengunjung, Dispar Kukar Perkuat Promosi Wisata

20 September 2026 - 15:00 WITA

Erau 2026 Masuk KEN, Hetifah Soroti Potensi Budaya dan Ekonomi Kreatif Kukar

20 September 2026 - 14:00 WITA

Rendi Solihin Dorong Festival Daerah dan Peran Perusahaan Perkuat Pariwisata Kukar

20 September 2026 - 13:00 WITA

Erau 2026 Resmi Dibuka, Bupati Kukar Tekankan Pelestarian Budaya dan Kesehatan Masyarakat

20 September 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH