Menu

Mode Gelap
Pulang ke Tenggarong, Rita Widyasari: “Saat Ini Saya Ingin Bersama Keluarga” OIKN Perkuat Upaya Cegah Stunting, Siapkan Generasi Sehat untuk Masa Depan Nusantara OIKN Hadir di IEES 2026 Balikpapan, Perkenalkan Progres Pembangunan Nusantara dan Peluang Investasi KAHMI Kukar Gelar Rakerda, Satukan Program dan Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah Dari Mahakam ke Panggung Nasional, Achmad Fauzi Satukan Tingkilan dan Keroncong dalam “Rampak Jreng”

BERITA DAERAH · 19 Jun 2025 12:15 WITA ·

52 Penyuluh Agama Ikuti Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal di Kukar


 52 Penyuluh Agama Ikuti Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal di Kukar Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sebanyak 52 penyuluh agama dari 20 kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti pelatihan pendamping proses produk halal yang digelar pada Kamis (19/06/2025) di Pendopo Wakil Bupati Kukar.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara LP3H Al-Raudah, Pengurus Wilayah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kalimantan Timur, IPARI Pengurus Daerah Kukar, serta Kementerian Agama Kabupaten Kukar.

Ketua IPARI Pengurus Daerah Kukar, Endi Haryono, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para penyuluh agama dalam mendampingi proses sertifikasi halal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Pelatihan ini penting agar para penyuluh agama mampu memberikan edukasi kepada masyarakat dan dapat berperan langsung sebagai pendamping dalam proses sertifikasi halal di lapangan,” ujar Endi Haryono.

Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari seluruh kecamatan di Kukar dan dilaksanakan dalam dua tahap: sesi luring selama satu hari penuh, dan dilanjutkan dengan sesi daring selama tiga hari melalui platform Zoom Meeting.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi seputar pendampingan proses sertifikasi halal. Sesi daring selanjutnya akan mengupas lebih dalam tentang identifikasi bahan makanan, tahapan proses produksi, serta penilaian terhadap kondisi tempat produksi.

“Materi awal fokus pada peran sebagai pendamping sertifikasi halal. Kemudian dilanjutkan dengan materi tentang identifikasi bahan makanan, proses produksi, dan bagaimana menilai kelayakan tempat produksi,” tambah Endi.

Endi berharap, pelatihan ini dapat mendorong peningkatan jumlah produk UMKM yang bersertifikat halal di Kukar, sehingga masyarakat merasa lebih yakin dan aman dalam mengonsumsi produk-produk lokal.

 

Pewarta : G Alfina
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pulang ke Tenggarong, Rita Widyasari: “Saat Ini Saya Ingin Bersama Keluarga”

12 Juni 2026 - 21:00 WITA

KAHMI Kukar Gelar Rakerda, Satukan Program dan Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

12 Juni 2026 - 16:00 WITA

Dari Mahakam ke Panggung Nasional, Achmad Fauzi Satukan Tingkilan dan Keroncong dalam “Rampak Jreng”

12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Achmad Sukamto, Politisi Senior Golkar yang Konsisten Mengawal Aspirasi Warga Samarinda

12 Juni 2026 - 14:00 WITA

Konvensi Media Siber di Samarinda Bahas Tantangan Industri Pers, Hadirkan Empat Narasumber Nasional

12 Juni 2026 - 10:00 WITA

PHM Resmikan Platform WPN-6, Perkuat Produksi Gas dari WK Mahakam

12 Juni 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH