Menu ✖

Mode Gelap
Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi 36 Orang Positif Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

IKN NUSANTARA · 30 Apr 2026 18:00 WITA ·

600 Pelajar IKN Diedukasi Stunting dan Kesehatan Reproduksi


 Otorita IKN menyelenggarakan sosialisasi pencegahan dini stunting dan kesehatan reproduksi bagi siswa SMP hingga SMA di wilayah delineasi IKN. Dok: Humas Otorita Ibu kota Nusantara. Perbesar

Otorita IKN menyelenggarakan sosialisasi pencegahan dini stunting dan kesehatan reproduksi bagi siswa SMP hingga SMA di wilayah delineasi IKN. Dok: Humas Otorita Ibu kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Dinas Kesehatan dan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur menggelar sosialisasi pencegahan stunting dan kesehatan reproduksi bagi pelajar, Selasa–Kamis (28–30 April 2026). Kegiatan ini melibatkan sekitar 600 siswa di lima sekolah wilayah Penajam Paser Utara sebagai langkah menyiapkan generasi sehat dan berkualitas.

Sosialisasi berlangsung di SMP Muhammadiyah 1 PPU, SMKN 1 PPU, SMPN 27 PPU, SMAN 3 PPU, dan SMPN 2 PPU. Para siswa dibekali pemahaman tentang kesehatan reproduksi serta pentingnya pencegahan stunting sejak dini agar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan mereka.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menegaskan edukasi kesehatan menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia. “Remaja perlu dibekali pengetahuan ini,” ujarnya singkat.

Ia menjelaskan, kesiapan generasi muda dalam memahami kesehatan akan menentukan kualitas masa depan, termasuk dalam membangun keluarga yang sehat. Otorita IKN juga tengah menyiapkan program pengembangan keterampilan bagi pelajar untuk mendukung kesiapan mereka menghadapi tantangan ke depan. “IKN akan menjadi kota pendidikan,” tambahnya.

Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, menyebut berbagai intervensi telah dilakukan untuk percepatan penurunan stunting di wilayah IKN. “Kami lakukan intervensi komprehensif,” katanya.

Ia menjelaskan, langkah tersebut mencakup penyuluhan, pemberian makanan bergizi, pendampingan keluarga berisiko, hingga distribusi tablet zat besi bagi remaja untuk mencegah anemia. Menurutnya, pengetahuan kesehatan reproduksi penting karena generasi muda saat ini akan menentukan kualitas penduduk di masa depan. “Ini untuk generasi masa depan,” tegasnya.

Wakil Kepala SMPN 2 PPU, Sahram, mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap memberi dampak positif bagi siswa. “Kami sangat berterima kasih,” ujarnya.

Sejumlah siswa mengaku mendapatkan pengetahuan baru. Mereka kini lebih memahami stunting dan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. “Sosialisasinya seru,” kata salah satu siswa.

Melalui kegiatan ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya membangun generasi unggul melalui peningkatan literasi kesehatan sebagai fondasi menuju Nusantara yang berkelanjutan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Serap Aspirasi Warga untuk Penataan Kawasan Penyangga, Masukan Dibuka hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

IKN Dipercaya Gelar Borneo Economic Forum 2027, Buka Peluang Investasi Regional

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

Peserta KRTJ ke-16 Saksikan Perkembangan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di IKN

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA