Menu

Mode Gelap
Half Marathon Perdana di IKN Sukses Digelar, Ribuan Pelari Ramaikan Kawasan Inti Nusantara Danis Sumadilaga Beberkan Strategi Besar Pembangunan IKN, Tekankan Pentingnya Perencanaan dan Integritas Otorita IKN Tegas Berantas Aktivitas Ilegal, Tambang dan Perambahan Hutan Jadi Perhatian Serius Perguruan Tinggi Se-Kalimantan Bersinergi di IKN, Siapkan Generasi Unggul untuk Indonesia Emas 2045 Setengah Abad PPKP Ribathul Khail, Dari Tradisi Pesantren Menuju Kebangkitan Generasi

BERITA DAERAH · 29 Apr 2026 15:30 WITA ·

DPRD Samarinda Dukung Kerja Fleksibel ASN, Dinilai Efektif Hemat Energi


 Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan terkait dukungan terhadap penerapan kerja fleksibel ASN melalui skema WFO dan WFA untuk efisiensi energi. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan terkait dukungan terhadap penerapan kerja fleksibel ASN melalui skema WFO dan WFA untuk efisiensi energi. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mendukung penerapan pola kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Work From Office (WFO) dan Work From Anywhere (WFA). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong efisiensi energi di lingkungan pemerintahan.

Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi awak media di Samarinda, Rabu (29/4/2026). Ia menjelaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan mengoptimalkan penggunaan energi sekaligus menyesuaikan budaya kerja modern. “Ini bagian dari kebijakan nasional,” ujarnya.

Menurutnya, sistem kerja fleksibel mampu menekan mobilitas pegawai serta mengurangi aktivitas yang tidak mendesak di kantor, sehingga berdampak pada penghematan energi, baik dari sisi listrik maupun transportasi. “ASN tetap bekerja, tapi lebih efisien,” jelasnya.

Ia juga menyebut adanya pengaturan khusus dalam penerapan kebijakan tersebut, seperti pembatasan aktivitas ASN pada hari tertentu agar fokus bekerja dari rumah.

Meski demikian, ia memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal dan tidak terganggu oleh penerapan sistem kerja fleksibel tersebut. “Pelayanan tetap berjalan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sejumlah daerah lain telah lebih dulu menerapkan pola serupa, sehingga Samarinda hanya menyesuaikan dengan kebijakan yang berlaku secara nasional.

Dengan penerapan WFO dan WFA secara seimbang, diharapkan produktivitas ASN tetap terjaga, sekaligus mendukung upaya penghematan energi yang tengah digalakkan pemerintah.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Setengah Abad PPKP Ribathul Khail, Dari Tradisi Pesantren Menuju Kebangkitan Generasi

9 Mei 2026 - 13:00 WITA

Dishub Samarinda Tegaskan Penertiban Parkir Pelajar Demi Keselamatan di Jalan Raya

9 Mei 2026 - 12:00 WITA

Viktor Yuan Minta Dishub Bijak Tertibkan Kendaraan Pelajar di Area Rumah Warga

9 Mei 2026 - 11:00 WITA

Viktor Yuan Minta Revitalisasi Pasar Segiri Dipersiapkan Matang

9 Mei 2026 - 10:00 WITA

Viktor Yuan Nilai KalaFest 2026 Jadi Ajang Strategis Promosi UMKM Kaltim

9 Mei 2026 - 09:00 WITA

Bupati Kukar Lantik 19 Pejabat, Tekankan Reformasi ASN dan Layanan Kesehatan 24 Jam

8 Mei 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH