Menu

Mode Gelap
Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern Jawa Tengah Jajaki Kemitraan Strategis dengan Otorita IKN, Investasi dan Kolaborasi Jadi Fokus Pembahasan DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB 34 Mahasiswa KKN Tematik Rampungkan Pengabdian di IKN, Basuki Tekankan Pentingnya Belajar Menyelesaikan Masalah

BERITA DAERAH · 29 Apr 2026 15:30 WITA ·

DPRD Samarinda Dukung Kerja Fleksibel ASN, Dinilai Efektif Hemat Energi


 Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan terkait dukungan terhadap penerapan kerja fleksibel ASN melalui skema WFO dan WFA untuk efisiensi energi. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan terkait dukungan terhadap penerapan kerja fleksibel ASN melalui skema WFO dan WFA untuk efisiensi energi. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mendukung penerapan pola kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Work From Office (WFO) dan Work From Anywhere (WFA). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong efisiensi energi di lingkungan pemerintahan.

Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi awak media di Samarinda, Rabu (29/4/2026). Ia menjelaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan mengoptimalkan penggunaan energi sekaligus menyesuaikan budaya kerja modern. “Ini bagian dari kebijakan nasional,” ujarnya.

Menurutnya, sistem kerja fleksibel mampu menekan mobilitas pegawai serta mengurangi aktivitas yang tidak mendesak di kantor, sehingga berdampak pada penghematan energi, baik dari sisi listrik maupun transportasi. “ASN tetap bekerja, tapi lebih efisien,” jelasnya.

Ia juga menyebut adanya pengaturan khusus dalam penerapan kebijakan tersebut, seperti pembatasan aktivitas ASN pada hari tertentu agar fokus bekerja dari rumah.

Meski demikian, ia memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal dan tidak terganggu oleh penerapan sistem kerja fleksibel tersebut. “Pelayanan tetap berjalan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sejumlah daerah lain telah lebih dulu menerapkan pola serupa, sehingga Samarinda hanya menyesuaikan dengan kebijakan yang berlaku secara nasional.

Dengan penerapan WFO dan WFA secara seimbang, diharapkan produktivitas ASN tetap terjaga, sekaligus mendukung upaya penghematan energi yang tengah digalakkan pemerintah.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern

7 Agustus 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah

6 Agustus 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB

6 Agustus 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong PLTSa Berbasis Regional, Andriansyah Usulkan Lokasi Lebih Strategis

5 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Komisi I DPRD Samarinda Dorong Digitalisasi Layanan Publik, Tekankan Pelayanan Tatap Muka Tetap Diperlukan

5 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Sambut HUT Ke-81 RI, DPRD Samarinda Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga

5 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH