Menu ✖

Mode Gelap
Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah

BERITA DAERAH · 29 Apr 2026 15:30 WITA ·

DPRD Samarinda Dukung Kerja Fleksibel ASN, Dinilai Efektif Hemat Energi


 Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan terkait dukungan terhadap penerapan kerja fleksibel ASN melalui skema WFO dan WFA untuk efisiensi energi. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan terkait dukungan terhadap penerapan kerja fleksibel ASN melalui skema WFO dan WFA untuk efisiensi energi. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mendukung penerapan pola kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Work From Office (WFO) dan Work From Anywhere (WFA). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong efisiensi energi di lingkungan pemerintahan.

Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi awak media di Samarinda, Rabu (29/4/2026). Ia menjelaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan mengoptimalkan penggunaan energi sekaligus menyesuaikan budaya kerja modern. “Ini bagian dari kebijakan nasional,” ujarnya.

Menurutnya, sistem kerja fleksibel mampu menekan mobilitas pegawai serta mengurangi aktivitas yang tidak mendesak di kantor, sehingga berdampak pada penghematan energi, baik dari sisi listrik maupun transportasi. “ASN tetap bekerja, tapi lebih efisien,” jelasnya.

Ia juga menyebut adanya pengaturan khusus dalam penerapan kebijakan tersebut, seperti pembatasan aktivitas ASN pada hari tertentu agar fokus bekerja dari rumah.

Meski demikian, ia memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal dan tidak terganggu oleh penerapan sistem kerja fleksibel tersebut. “Pelayanan tetap berjalan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sejumlah daerah lain telah lebih dulu menerapkan pola serupa, sehingga Samarinda hanya menyesuaikan dengan kebijakan yang berlaku secara nasional.

Dengan penerapan WFO dan WFA secara seimbang, diharapkan produktivitas ASN tetap terjaga, sekaligus mendukung upaya penghematan energi yang tengah digalakkan pemerintah.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH