KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah ditunjukkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan menyalurkan bantuan bahan pokok kepada korban kebakaran di kawasan Danau Aji, Jalan AM Alimuddin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Jumat (9/10/2026).
Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk solidaritas insan pers kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak kebakaran. Sejumlah kebutuhan pokok yang diberikan meliputi mi instan, beras, telur, dan minyak goreng untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga selama masa pemulihan pascabencana.
Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo, menyampaikan bahwa aksi sosial tersebut merupakan wujud kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Melalui bantuan itu, PWI Kukar ingin mengambil bagian dalam meringankan beban warga yang terdampak, meskipun bantuan yang diberikan masih terbatas.
“Kami prihatin atas musibah yang menimpa warga Danau Aji. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban mereka,” ujar Andi.
Ia menjelaskan, bahan pangan menjadi salah satu kebutuhan mendesak yang diperlukan warga setelah mengalami musibah kebakaran. Karena itu, bantuan difokuskan pada kebutuhan pokok yang dapat langsung dimanfaatkan untuk menunjang keperluan sehari-hari.
Menurut Andi, bantuan tersebut memang tidak dapat mengganti seluruh kerugian yang dialami para korban. Namun, ia berharap kepedulian yang diberikan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan warga sekaligus menjadi penyemangat dalam menghadapi masa sulit.
Ia menegaskan, peran organisasi kewartawanan tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi kepada publik. Kepedulian sosial juga menjadi bagian penting yang dapat diwujudkan melalui kegiatan kemanusiaan, terutama ketika masyarakat membutuhkan dukungan akibat bencana.
“Bagi kami, kepedulian tidak hanya melalui pemberitaan, tetapi juga lewat tindakan nyata. Kami ingin ikut membantu masyarakat sesuai kemampuan,” katanya.
Andi juga menilai semangat gotong royong perlu terus diperkuat agar warga yang terdampak bencana memperoleh dukungan yang memadai. Menurutnya, pemulihan pascakebakaran membutuhkan perhatian bersama, baik dalam bentuk bantuan kebutuhan pokok maupun dukungan moral bagi para korban.
Ia berharap organisasi kemasyarakatan, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat luas turut memberikan perhatian kepada warga terdampak sesuai kebutuhan di lapangan. Keterlibatan berbagai pihak dinilai dapat membantu mempercepat pemenuhan kebutuhan korban dan mendukung proses pemulihan kehidupan mereka.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi warga yang sedang menghadapi musibah. Menurutnya, kepedulian sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan manfaat berarti bagi mereka yang membutuhkan.
“Kami berharap para korban tetap tabah dan segera bangkit. Semoga bantuan ini bermanfaat serta semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu,” tutup Andi.
Sumber: PWI Kutai Kartanegara @2026












