Menu ✖

Mode Gelap
Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif DPRD Samarinda Dorong Pendataan Disabilitas Lebih Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran Harminsyah Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit di Samarinda Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

IKN NUSANTARA · 13 Jun 2026 20:30 WITA ·

Ratusan Warga dan Pelajar Bersihkan Pantai Tanah Merah, Otorita IKN Tanam 350 Mangrove untuk Cegah Abrasi


 Berawal dari belajar, kemudian tumbuh menjadi kepedulian terhadap lingkungan. Sejumlah mitra, termasuk para pelajar, antusias mengikuti rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sebagai wujud aksi nyata menjaga kelestarian alam. Foto: Humas Otorita IKN. Perbesar

Berawal dari belajar, kemudian tumbuh menjadi kepedulian terhadap lingkungan. Sejumlah mitra, termasuk para pelajar, antusias mengikuti rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sebagai wujud aksi nyata menjaga kelestarian alam. Foto: Humas Otorita IKN.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Sampah plastik, ranting, kertas, hingga berbagai jenis limbah lainnya menjadi sasaran para peserta yang menyusuri Pantai Tanah Merah, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja, Sabtu (13/6/2026). Dengan membawa karung dan alat kebersihan, warga, pelajar, komunitas, pelaku usaha, serta berbagai mitra bergotong royong membersihkan kawasan pesisir dalam Aksi Bersih Pantai dan Penanaman Mangrove yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aksi bersih-bersih, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Perwakilan satuan pendidikan, yakni MTs Al Hidayah dan SD Negeri 018 Samboja, turut dilibatkan untuk mengenal persoalan sampah laut dan manfaat mangrove dalam melindungi garis pantai dari abrasi.

Sebelum turun ke lapangan, para pelajar mendapat pembekalan mengenai pengelolaan sampah dan konservasi mangrove. Mereka kemudian ikut memilah sampah serta menanam bibit mangrove bersama peserta lainnya.

Guru SD Negeri 018 Samboja, Rina Handayani, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang tidak diperoleh di ruang kelas. Menurutnya, anak-anak dapat melihat langsung pentingnya menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.

“Hari ini mereka belajar dari lingkungan yang lebih luas. Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Sekretariat Kerja Bersama KOPERBI IKN, Aura Pandu Wirawan. Ia menilai aksi ini menjadi bukti kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Nusantara yang tengah berkembang sebagai ibu kota baru.

“Ini adalah aksi nyata bersama untuk menjaga lingkungan agar visi IKN sebagai forest city dapat terwujud,” katanya.

Dari kegiatan tersebut, sebanyak 202,7 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dan dipilah berdasarkan jenisnya. Selain itu, 350 bibit mangrove ditanam untuk memperkuat ekosistem pesisir sekaligus mengurangi risiko abrasi di Pantai Tanah Merah.

Aksi ini diikuti oleh unsur Otorita IKN, pemerintah kecamatan dan kelurahan, TNI/Polri, BIN Daerah Kawasan IKN, instansi lingkungan hidup, BPDAS Mahakam Berau, Puskesmas Samboja, PT Pertamina Hulu Mahakam, Artha Graha, Paragon, NSSE, Electronic City, Nusantara Park, PT Ekosistem Prima Nusantara, bank sampah, pengelola Pantai Tanah Merah, serta masyarakat sekitar.

Menutup kegiatan, Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menegaskan bahwa menjaga kawasan pesisir harus menjadi komitmen jangka panjang, bukan sekadar kegiatan sesaat.

“Kita perlu terus menanam mangrove dan menjaga kebersihan pantai agar abrasi tidak semakin tinggi dan pantai yang indah ini tetap lestari,” pungkasnya.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah

1 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan

1 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Basuki Sambut Mahasiswa Angkatan Pertama Universitas Gunadarma IKN

1 Oktober 2026 - 08:30 WITA

Festival Cabai Nusantara 2026 Hadir Di IKN, Dorong Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Lokal

27 September 2026 - 10:00 WITA

Otorita IKN Kedepankan Dialog, Warga Sukarela Tinggalkan Kawasan Tahura Bukit Soeharto

27 September 2026 - 09:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA