Menu ✖

Mode Gelap
PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

BERITA DAERAH · 6 Jun 2026 16:30 WITA ·

Dari Lapangan Pesantren Tumbuh Mimpi Besar, RHQ Football Academy Cetak Atlet Berjiwa Qurani


 Suasana para santri RHQ Football Academy saat mengikuti sesi latihan rutin di Lapangan Mini Soccer Fatma Sport Center, Tenggarong. Program pembinaan ini menjadi wadah pengembangan bakat sepak bola sekaligus pembentukan karakter dan nilai-nilai disiplin bagi para peserta. Foto: Nizar. Perbesar

Suasana para santri RHQ Football Academy saat mengikuti sesi latihan rutin di Lapangan Mini Soccer Fatma Sport Center, Tenggarong. Program pembinaan ini menjadi wadah pengembangan bakat sepak bola sekaligus pembentukan karakter dan nilai-nilai disiplin bagi para peserta. Foto: Nizar.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Berawal dari pertandingan sepak bola antarkelas di lingkungan pesantren, kini semangat puluhan santri melahirkan sebuah wadah pembinaan yang lebih serius. RHQ Football Academy hadir bukan sekadar untuk mengajarkan teknik mengolah si kulit bundar, tetapi juga membentuk generasi yang berprestasi sekaligus berkarakter Qurani.

Pengurus RHQ Football Academy, Firdaus Nuzula, mengatakan akademi tersebut dibentuk untuk mewadahi minat dan bakat santri di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Awalnya, kegiatan hanya berupa permainan rutin tanpa adanya tim resmi.

“Antusias anak-anak sangat luar biasa, sehingga kami memutuskan membentuk akademi ini,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Melihat semangat para santri yang terus meningkat, RHQ Football Academy resmi dibentuk pada Oktober lalu dengan menghadirkan pelatih berlisensi PSSI. Meski latihan masih berlangsung satu kali dalam sepekan, metode pembinaan kini dilakukan secara lebih terstruktur, mulai dari latihan fisik hingga teknik dasar sepak bola.

Nuzula mengungkapkan, saat ini hampir 50 santri telah terdaftar sebagai peserta. Dalam setiap latihan, sekitar 35 hingga 40 anak aktif mengikuti kegiatan.

Ke depan, pihaknya berencana menambah intensitas latihan menjadi tiga kali dalam sepekan agar kemampuan para pemain berkembang lebih optimal.

“Target kami bukan sekadar juara, tetapi membina anak-anak sejak usia dini,” katanya.

Menurut Nuzula, tantangan terbesar dalam mengembangkan akademi adalah menjaga konsistensi pembinaan serta memenuhi kebutuhan operasional, mulai dari penyediaan perlengkapan hingga biaya pelatih. Namun, ia optimistis RHQ Football Academy dapat terus berkembang dengan dukungan berbagai pihak.

Yang membedakan RHQ Football Academy dengan sekolah sepak bola lainnya adalah konsep pembinaannya. Selain berlatih sepak bola, para santri tetap diarahkan untuk fokus menghafal Al-Qur’an sebagai bagian dari visi lembaga.

“Kami ingin mencetak atlet berprestasi yang berjiwa Qurani,” tegasnya.

Saat ini, para santri yang mengikuti program sepak bola juga memiliki capaian hafalan Al-Qur’an yang beragam, mulai dari satu juz hingga lima juz.

Program tersebut mendapat apresiasi dari orang tua santri. Salah satunya, Neneng, menilai perkembangan kemampuan anak-anak cukup terlihat meski latihan masih dilakukan sekali dalam seminggu.

“Alhamdulillah, kemampuan anak-anak sudah meningkat dibanding sebelumnya,” katanya.

Ia berharap frekuensi latihan dapat ditambah agar semangat dan kemampuan para santri terus berkembang. Menurutnya, keberadaan RHQ Football Academy menjadi wadah positif karena memadukan pendidikan agama dengan pembinaan olahraga.

Terlebih, dalam usia yang masih sangat muda, akademi tersebut sudah mampu menggelar turnamen internal sebagai pengalaman bertanding bagi para santri.

“Menurut saya, RHQ keren dan layak terus berkembang,” pungkasnya.

Bagi RHQ Football Academy, lapangan hijau bukan hanya tempat mengejar kemenangan. Di sana, setiap tendangan bola juga menjadi bagian dari perjalanan membentuk generasi yang sehat, disiplin, dan berakhlak mulia.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Kejari-PWI Kukar Siapkan FORWAKA, Perkuat Komunikasi dan Kompetensi Wartawan

22 September 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH