Menu ✖

Mode Gelap
Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan Basuki Sambut Mahasiswa Angkatan Pertama Universitas Gunadarma IKN

BERITA DAERAH · 27 Jul 2026 12:00 WITA ·

DPRD Samarinda Dorong Perumda Varia Niaga Maksimalkan Jasa Kapal Assist untuk Dongkrak PAD


 Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menegaskan potensi bisnis jasa kapal assist di Sungai Mahakam masih sangat besar. Ia mendorong Perumda Varia Niaga memprioritaskan pengembangan sektor tersebut guna meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menegaskan potensi bisnis jasa kapal assist di Sungai Mahakam masih sangat besar. Ia mendorong Perumda Varia Niaga memprioritaskan pengembangan sektor tersebut guna meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Komisi II DPRD Kota Samarinda mendorong Perumda Varia Niaga memperkuat bisnis jasa kapal assist sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini dinilai strategis karena layanan pendamping kapal tersebut masih menjadi penyumbang pendapatan terbesar perusahaan daerah.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengatakan potensi bisnis jasa kapal assist di Sungai Mahakam masih sangat besar seiring meningkatnya aktivitas pelayaran. Menurutnya, Perumda Varia Niaga perlu memfokuskan pengembangan usaha pada sektor yang memiliki prospek menjanjikan tersebut.

“Peluangnya sangat besar dan harus dimaksimalkan,” kata Iswandi, Senin (27/7/2026).

Ia menilai Perumda Varia Niaga memiliki modal yang kuat untuk mengembangkan bisnis tersebut karena jajaran direksinya memiliki pengalaman di bidang kepelabuhanan, termasuk pernah berkarier di PT Pelindo.

Menurut Iswandi, pengalaman tersebut menjadi nilai tambah dalam menyusun strategi bisnis yang mampu menjawab kebutuhan pasar jasa kapal assist di Sungai Mahakam.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipelajari Komisi II, unit usaha jasa kapal assist masih memberikan kontribusi pendapatan tertinggi dibandingkan lini usaha lainnya, seperti pengelolaan parkir kawasan Tepian Sungai Mahakam maupun usaha kos syariah.

“Data menunjukkan jasa kapal assist masih menjadi penyumbang pendapatan terbesar,” ujarnya.

Meski demikian, DPRD menilai potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Karena itu, Komisi II meminta manajemen Perumda Varia Niaga menyusun strategi bisnis yang lebih terarah agar mampu memperluas pangsa pasar dan meningkatkan kinerja perusahaan.

Selain itu, DPRD juga mendorong sinergi antara Perumda Varia Niaga dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memperkuat dukungan regulasi maupun operasional.

“Kolaborasi harus diperkuat agar pengembangan usaha berjalan lebih efektif,” tegas Iswandi.

Ia menambahkan, pengembangan bisnis BUMD tersebut pada akhirnya bertujuan meningkatkan PAD Kota Samarinda melalui tata kelola usaha yang profesional, tanpa membebani masyarakat maupun mengurangi kualitas pelayanan.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Kejari-PWI Kukar Siapkan FORWAKA, Perkuat Komunikasi dan Kompetensi Wartawan

22 September 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH