Menu ✖

Mode Gelap
Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan Basuki Sambut Mahasiswa Angkatan Pertama Universitas Gunadarma IKN

BERITA DAERAH · 31 Jul 2026 14:00 WITA ·

DPRD Samarinda Dorong Perumda Varia Niaga Perkuat Bisnis Kapal Assist, Targetkan PAD Meningkat


 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menilai jasa kapal assist merupakan unit usaha paling produktif Perumda Varia Niaga. Karena itu, ia mendorong pengembangan sektor tersebut agar mampu meningkatkan pendapatan perusahaan sekaligus memberikan kontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menilai jasa kapal assist merupakan unit usaha paling produktif Perumda Varia Niaga. Karena itu, ia mendorong pengembangan sektor tersebut agar mampu meningkatkan pendapatan perusahaan sekaligus memberikan kontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Komisi II DPRD Kota Samarinda mendorong Perumda Varia Niaga memaksimalkan pengembangan usaha jasa kapal pendamping (assist) di Sungai Mahakam sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Potensi bisnis maritim tersebut dinilai masih sangat besar seiring meningkatnya aktivitas pelayaran dan distribusi logistik di wilayah Samarinda.

Dorongan itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, saat memberikan keterangan, Jumat (31/7/2026). Menurutnya, jasa kapal assist selama ini menjadi unit usaha paling produktif yang dimiliki Perumda Varia Niaga dan perlu terus diperluas agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pendapatan perusahaan maupun daerah.

Ia mengatakan, perkembangan aktivitas pelayaran di Sungai Mahakam menunjukkan tren yang terus meningkat. Kondisi tersebut menjadi peluang yang harus dimanfaatkan secara optimal melalui penguatan layanan jasa kapal pendamping bagi kapal-kapal yang keluar masuk kawasan perairan Samarinda.

“Jasa kapal assist masih menjadi tulang punggung pendapatan perusahaan. Potensi ini harus terus dikembangkan agar mampu meningkatkan PAD,” ujar Iswandi.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipelajari Komisi II DPRD, pendapatan dari bisnis kapal assist masih mendominasi dibandingkan unit usaha lain yang dikelola Perumda Varia Niaga. Sementara itu, sektor usaha seperti pengelolaan parkir di kawasan Tepian Mahakam maupun rumah kos syariah dinilai belum mampu memberikan kontribusi pendapatan yang sebanding.

Melihat kondisi tersebut, DPRD menilai perusahaan daerah perlu lebih fokus mengembangkan sektor usaha yang telah terbukti memberikan keuntungan terbesar. Strategi ekspansi dinilai penting agar Perumda Varia Niaga mampu memperluas pangsa pasar jasa kapal pendamping, tidak hanya di Samarinda tetapi juga di wilayah sekitar yang memiliki aktivitas pelayaran tinggi.

Iswandi optimistis perusahaan memiliki modal yang cukup untuk bersaing di sektor tersebut. Menurutnya, jajaran manajemen Perumda Varia Niaga diisi oleh sumber daya manusia yang memiliki pengalaman di bidang kepelabuhanan dan jasa maritim.

Ia menyebut sebagian manajemen perusahaan pernah berkarier di lingkungan PT Pelindo, sehingga memiliki pemahaman yang baik mengenai operasional pelabuhan, pelayanan kapal, hingga pengembangan bisnis logistik.

Pengalaman tersebut, lanjutnya, harus menjadi modal untuk menyusun strategi bisnis yang lebih agresif, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

“Manajemen memiliki pengalaman di bidang kepelabuhanan. Itu harus menjadi kekuatan untuk memperbesar bisnis perusahaan,” katanya.

Komisi II DPRD juga meminta Perumda Varia Niaga segera menyusun rencana bisnis yang lebih terukur dengan memanfaatkan perkembangan teknologi guna meningkatkan efisiensi operasional serta kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

Selain penguatan bisnis, DPRD menilai sinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda juga perlu diperkuat. Dukungan regulasi, kemudahan perizinan, hingga sinkronisasi kebijakan dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pengembangan usaha perusahaan daerah tersebut.

Menurut Iswandi, kolaborasi antarinstansi akan menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif sehingga potensi ekonomi Sungai Mahakam dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kolaborasi harus diperkuat agar potensi ekonomi Sungai Mahakam benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi daerah,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Iswandi mengingatkan bahwa peningkatan keuntungan perusahaan harus tetap berlandaskan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, dan pelayanan yang berkualitas dinilai menjadi fondasi penting agar kepercayaan pengguna jasa tetap terjaga sekaligus memastikan Perumda Varia Niaga mampu berkembang sebagai badan usaha daerah yang sehat, kompetitif, dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Kejari-PWI Kukar Siapkan FORWAKA, Perkuat Komunikasi dan Kompetensi Wartawan

22 September 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH