Menu ✖

Mode Gelap
Helmi Abdullah Dorong IWAPI Perkuat Daya Saing UMKM Perempuan di Samarinda DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Hukum Pembongkaran Lapak UMKM di Teras Samarinda Helmi Abdullah Dukung Sanggar Pilar, Bawa Budaya Dayak Samarinda ke Panggung Nasional DPRD Samarinda Soroti Koperasi Merah Putih, 59 Kelurahan Dinilai Belum Optimal Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

BERITA DAERAH · 1 Des 2023 13:00 WITA ·

Tari Topeng Panji sebagai Bagian dari Kekayaan Seni Budaya Kukar


 Tari Topeng Panji sebagai Bagian dari Kekayaan Seni Budaya Kukar Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Kutai Kartanegara, yang dikenal sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam, juga memiliki kekayaan seni budaya yang tak kalah menarik.

Salah satu contohnya adalah Tari Topeng Panji, sebuah tarian yang mengangkat kisah sedih seorang dewa yang turun ke bumi untuk menjalankan tugasnya.

Dalam gerakannya, Tari Topeng Panji dimulai dengan persiapan seorang perempuan yang berdandan untuk berpergian.

Dewa Panji, yang merupakan tokoh utama dalam tarian ini, mengantarkan kekasihnya turun ke bumi dengan rasa sedih dan berat hati.

Sebelum kekasihnya meninggalkan surga, dewa Panji mengajak sang pujaan hati untuk berbincang-bincang sejenak.

Menurut Aji Ira Martalila dari Sanggar Tari Cahaya Kedaton, tarian ini bercerita tentang kesedihan dewa Panji yang ditinggalkan kekasihnya.

Setelah berpisah cukup lama, dewa Panji memutuskan untuk turun ke bumi dan mencari sang pujaan hati yang telah berkuasa di sana. Dengan pencarian yang panjang, dewa Panji akhirnya berhasil menemukan kekasihnya.

“Jadi gerakannya yakni berupa persiapan dewa dewi untuk turun ke bumi seperti sedang berdandan seperti mau bepergian dan tadi si dewa nya seperti menunjukan kesedihan karena akan ditinggalkan” terangnya.

Tari Topeng Panji biasanya dipentaskan pada festival tari atau upacara lainnya. Uniknya, tarian ini memiliki kekhususan di mana pertunjukan hanya dapat dilakukan di tempat-tempat tertentu yang memiliki kesakralan.

“Kalau dulu tari topeng ini khusus ditampilkan di keraton saja kalau sekarang kan sudah bisa disaksikan masyarakat umum,” ujarnya.

Kisah cinta antara dewa Panji dan pujaan hatinya, yang terwujud dalam Tari Topeng Panji, tidak hanya menjadi bagian dari seni budaya Kutai Kartanegara tetapi juga menjadi daya tarik yang memperkaya keberagaman seni tradisional di Indonesia.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 311 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Helmi Abdullah Dorong IWAPI Perkuat Daya Saing UMKM Perempuan di Samarinda

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Hukum Pembongkaran Lapak UMKM di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Helmi Abdullah Dukung Sanggar Pilar, Bawa Budaya Dayak Samarinda ke Panggung Nasional

26 Oktober 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Koperasi Merah Putih, 59 Kelurahan Dinilai Belum Optimal

26 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH