Menu ✖

Mode Gelap
AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun

BERITA DAERAH · 25 Feb 2026 18:00 WITA ·

Sidak Ramadan, DPRD Samarinda Pastikan Harga Stabil, Cabai Merah Jadi Sorotan


 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan pers usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah wilayah, Rabu (25/2/2026). Sidak tersebut dilakukan secara serentak oleh anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing untuk memastikan stabilitas harga selama bulan Ramadan. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan pers usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah wilayah, Rabu (25/2/2026). Sidak tersebut dilakukan secara serentak oleh anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing untuk memastikan stabilitas harga selama bulan Ramadan. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda melalui Komisi II menggelar inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah wilayah, Rabu (25/2/2026). Sidak dilakukan serentak oleh anggota dewan di masing-masing daerah pemilihan (dapil) guna memastikan stabilitas harga selama Ramadan.

Ketua Komisi II, Iswandi, mengatakan pemantauan sudah dilakukan sejak pagi. “Sebagian anggota sudah sidak di dapilnya masing-masing. Ada yang di wilayah utara, Palaran, Samarinda Seberang, hingga Samarinda Ulu,” ujarnya.

Hasil sementara menunjukkan harga kebutuhan pokok relatif stabil. “Masih termonitor, belum ada kenaikan yang berarti. Secara umum tidak ada lonjakan harga,” jelasnya.

Namun, cabai merah menjadi pengecualian. Iswandi menyebut harga komoditas tersebut mengalami kenaikan akibat berkurangnya pasokan saat musim hujan. “Khusus cabai merah memang terdampak. Distribusi dan faktor cuaca memengaruhi ketersediaan,” terangnya.

Ia juga menyoroti sistem penyimpanan yang belum optimal. “Idealnya packing dalam box dengan full storage. Kalau hanya diplastik dan dipress, tentu cepat rusak,” katanya.

Meski ada kenaikan pada komoditas tertentu, ia menilai fluktuasi menjelang Idulfitri adalah hal yang biasa. “Biasanya seminggu sebelum Lebaran ada lonjakan. Tapi akan terus kita monitor agar tetap terkendali,” tegasnya.

Sementara itu, stok beras dipastikan aman, meski daya beli masyarakat dinilai cenderung menurun. “Persediaan beras masih oke. Hanya saja kondisi ekonomi mungkin sedang tidak baik-baik saja,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif

7 Oktober 2026 - 12:00 WITA

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH