Menu ✖

Mode Gelap
Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

BERITA DAERAH · 23 Apr 2026 17:30 WITA ·

Celni Soroti Insiden Jurnalis Saat Aksi, Dorong Respons Cepat dan Dialog Terbuka


 Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, memberikan keterangan kepada awak media terkait keprihatinannya atas insiden yang menimpa seorang jurnalis perempuan saat meliput aksi demonstrasi. Ia menyayangkan adanya dugaan tindakan represif di tengah penyampaian aspirasi masyarakat dan menegaskan bahwa demonstrasi seharusnya berlangsung aman, tertib, serta tanpa gesekan yang merugikan pihak mana pun. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, memberikan keterangan kepada awak media terkait keprihatinannya atas insiden yang menimpa seorang jurnalis perempuan saat meliput aksi demonstrasi. Ia menyayangkan adanya dugaan tindakan represif di tengah penyampaian aspirasi masyarakat dan menegaskan bahwa demonstrasi seharusnya berlangsung aman, tertib, serta tanpa gesekan yang merugikan pihak mana pun. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang menimpa seorang jurnalis perempuan saat meliput aksi demonstrasi pada Selasa (21/4/2026). Hal tersebut disampaikannya saat ditemui awak media pada Kamis (23/4/2026).

Ia mengaku menyayangkan adanya dugaan tindakan represif di tengah penyampaian aspirasi masyarakat. Menurutnya, demonstrasi seharusnya berlangsung aman, tertib, dan tanpa gesekan yang merugikan pihak mana pun.

“Semua ingin menjalankan tugas dengan baik. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang kembali di kemudian hari,” ujarnya.

Celni menilai situasi lapangan yang memanas memang berpotensi memicu kepanikan. Namun, ia menegaskan seluruh pihak—baik aparat, peserta aksi, maupun jurnalis—harus tetap profesional dalam menjalankan perannya.

Ia juga mendorong pemerintah di berbagai tingkatan untuk lebih cepat merespons aspirasi masyarakat melalui pendekatan dialog terbuka guna meredam potensi konflik.

“Kalau aspirasi ditanggapi dengan baik dan diajak dialog, hasilnya juga akan baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Celni turut menyoroti keterlibatan perempuan, khususnya ibu-ibu, dalam aksi tersebut. Menurutnya, hal itu menjadi sinyal adanya keresahan nyata di masyarakat yang perlu segera ditindaklanjuti.

Namun, ia mengakui DPRD bersama Pemerintah Kota Samarinda masih menghadapi kendala dalam menjawab sejumlah tuntutan, terutama karena belum jelasnya mekanisme program dari pemerintah provinsi.

“Terus terang kami juga masih kebingungan. OPD juga belum mendapatkan penjelasan yang rinci,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat pemerintah kota belum dapat memberikan kepastian kepada masyarakat. Saat ini, Pemkot masih fokus menjalankan program yang telah berjalan sambil menunggu kejelasan dari pemerintah provinsi.

Celni berharap ke depan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dapat diperkuat, sehingga setiap kebijakan dapat tersampaikan dengan jelas dan tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

 

Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH