Menu

Mode Gelap
Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern Jawa Tengah Jajaki Kemitraan Strategis dengan Otorita IKN, Investasi dan Kolaborasi Jadi Fokus Pembahasan DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB 34 Mahasiswa KKN Tematik Rampungkan Pengabdian di IKN, Basuki Tekankan Pentingnya Belajar Menyelesaikan Masalah

BERITA DAERAH · 30 Apr 2026 19:00 WITA ·

Nelayan Muara Badak Hilang Terseret Arus, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif


 Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap nelayan Muhammad Rizal (33), warga Kecamatan Muara Badak, yang dilaporkan hilang setelah terseret arus saat menjaring udang di perairan Muara Badak Ulu, Kamis (30/04/2026). Dok: Basarnas Kaltim. Perbesar

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap nelayan Muhammad Rizal (33), warga Kecamatan Muara Badak, yang dilaporkan hilang setelah terseret arus saat menjaring udang di perairan Muara Badak Ulu, Kamis (30/04/2026). Dok: Basarnas Kaltim.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA — Seorang nelayan, Muhammad Rizal (33), warga Kecamatan Muara Badak, dilaporkan hilang setelah terseret arus saat menjaring udang di perairan Muara Badak Ulu, Kamis (30/04/2026). Peristiwa ini terjadi saat korban tengah bekerja di tambak miliknya bersama seorang rekan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo, mengatakan laporan diterima dari pihak keluarga pada pukul 11.10 WITA. Kejadian bermula sekitar pukul 05.00 WITA ketika korban pergi menjaring udang menggunakan perahu. “Korban pergi menjaring udang sejak pagi,” ujarnya singkat.

Dalam kronologinya, perahu korban terlepas dari ikatan di bagan dan hanyut terbawa arus. Korban kemudian berusaha mengejar perahu tersebut, namun diduga terseret arus deras hingga akhirnya tenggelam. “Diduga terseret arus saat mengejar perahu,” jelasnya.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan langsung dikerahkan ke lokasi. Tim Search and Rescue Unit (SRU) berangkat pukul 11.30 WITA dengan estimasi tiba pukul 15.00 WITA.

Operasi pencarian melibatkan Tim SAR Balikpapan, Pos SAR Samarinda, BPBD Kukar, Dinas Pemadam Kebakaran, nelayan setempat, serta keluarga korban. Pencarian dilakukan dengan dukungan perahu karet, peralatan SAR air, alat selam, dan perlengkapan komunikasi. “Tim gabungan langsung bergerak,” katanya.

Meski cuaca cerah, tim menghadapi kendala berupa gelombang cukup besar serta potensi bahaya buaya di sekitar lokasi pencarian. Hingga kini, korban masih dalam status pencarian. “Keselamatan tim tetap prioritas,” tegasnya.

Basarnas mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu memperhatikan kondisi arus dan menggunakan alat keselamatan saat beraktivitas di perairan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2026
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern

7 Agustus 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah

6 Agustus 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB

6 Agustus 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong PLTSa Berbasis Regional, Andriansyah Usulkan Lokasi Lebih Strategis

5 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Komisi I DPRD Samarinda Dorong Digitalisasi Layanan Publik, Tekankan Pelayanan Tatap Muka Tetap Diperlukan

5 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Sambut HUT Ke-81 RI, DPRD Samarinda Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga

5 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH