KUTAIPANRITA.ID, BALIKPAPAN – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat komunikasi dengan DPRD Kota Balikpapan melalui rencana pelaksanaan forum diskusi bertajuk “Refleksi Dua Tahun Masa Bakti DPRD Balikpapan.”
Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam audiensi AMSI Kaltim bersama Ketua DPRD Balikpapan, H. Alwi Al Qadri, S.P., di ruang kerjanya, Rabu (7/10/2026). Pertemuan ini sekaligus menjadi bagian dari koordinasi awal untuk mematangkan konsep, materi, dan teknis pelaksanaan diskusi.
Forum tersebut direncanakan berlangsung pada pekan keempat Oktober 2026 di Rumah Jabatan (Rujab) Ketua DPRD Balikpapan. Kegiatan akan mempertemukan unsur DPRD dengan insan media dan wartawan untuk membahas berbagai capaian selama dua tahun masa bakti, sekaligus melihat sejumlah tantangan dan isu yang berkembang di Kota Balikpapan.
Ketua DPRD Balikpapan H. Alwi Al Qadri menyambut positif rencana tersebut. Ia menyatakan kesediaannya untuk hadir sekaligus menyampaikan sejumlah capaian DPRD kepada masyarakat melalui forum diskusi tersebut.
“Insyaallah, kami akan hadir. Capaian DPRD juga perlu disampaikan kepada masyarakat,” ujar Alwi.
Menurutnya, forum tersebut dapat menjadi ruang untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan daerah. Tidak hanya isu lokal, sejumlah isu nasional yang berdampak terhadap daerah juga dinilai relevan untuk menjadi bahan pembahasan.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah kondisi efisiensi anggaran yang saat ini turut memengaruhi pelaksanaan pembangunan daerah. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan bagaimana pemerintah daerah dan DPRD mengelola serta menetapkan prioritas penggunaan anggaran agar program pembangunan tetap berjalan.
Ketua AMSI Kaltim Ahmad Yani, didampingi Sekretaris Danial Anugrah Sijaya, menyampaikan apresiasi atas respons positif Ketua DPRD Balikpapan. Ia menegaskan, audiensi tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan kegiatan diskusi nantinya dapat terlaksana secara baik dan sesuai tujuan.
“Hari ini memang silaturahmi, tetapi yang utama adalah memastikan diskusi nanti berjalan dengan baik,” kata Ahmad Yani.
Ia menjelaskan, sejumlah hal masih perlu dikoordinasikan, terutama kesiapan tempat serta materi yang akan dibahas. Sinkronisasi materi dinilai penting agar diskusi dapat berlangsung terarah dan mampu mengangkat persoalan yang relevan dengan kondisi Balikpapan.
Ahmad Yani menyebutkan, pelaksanaan diskusi tinggal menunggu penetapan waktu yang tepat pada pekan keempat Oktober. Seluruh pihak diharapkan dapat mempersiapkan materi dan kebutuhan teknis sehingga forum berjalan efektif.
“Semua sudah dikomunikasikan. Tinggal menentukan waktu yang tepat pada pekan keempat Oktober,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ahmad Yani mengatakan kegiatan tersebut akan melibatkan sejumlah wartawan dan insan media di Balikpapan. Selain menjadi ruang bertukar pandangan, forum ini diharapkan dapat memperkuat sinergi media dan DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan serta menyampaikan informasi mengenai kebijakan dan pembangunan daerah kepada masyarakat.
“Forum ini melibatkan media dan wartawan di Balikpapan untuk memperkuat fungsi pengawasan,” jelasnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Koordinator Wilayah AMSI Kaltim Sumarsono serta pengurus AMSI Kaltim, Poniran dan Abd. Hamid. Melalui forum yang akan digelar nantinya, AMSI Kaltim berharap komunikasi antara insan pers dan DPRD Balikpapan semakin terbuka, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui perkembangan dan capaian lembaga legislatif selama dua tahun masa bakti.
Sumber: AMSI Kaltim @2026












