Menu ✖

Mode Gelap
Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

BERITA DAERAH · 23 Apr 2026 13:30 WITA ·

DPRD Dorong Pemkot Serius Kelola Budaya, Celni: Bisa Jadi Sumber PAD Unggulan


 Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, memberikan keterangan kepada awak media terkait dorongan kepada Pemerintah Kota Samarinda agar lebih serius mengelola sektor kebudayaan sebagai potensi unggulan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), usai pembahasan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah, Kamis (23/4/2026). Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, memberikan keterangan kepada awak media terkait dorongan kepada Pemerintah Kota Samarinda agar lebih serius mengelola sektor kebudayaan sebagai potensi unggulan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), usai pembahasan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah, Kamis (23/4/2026). Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk lebih serius mengelola sektor kebudayaan sebagai salah satu potensi unggulan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini disampaikannya usai pembahasan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah, Kamis (23/4/2026).

Menurut Celni, pengembangan sektor budaya harus diawali dengan pemetaan menyeluruh terhadap potensi lokal yang dimiliki Samarinda. Ia menilai langkah tersebut penting agar program yang dijalankan tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi daerah.

“Budaya ini harus dipetakan dengan baik. Jangan hanya kegiatan seremonial, tapi harus bisa memberi kontribusi terhadap PAD,” ujarnya.

Ia menilai, Samarinda memiliki kekayaan budaya yang beragam, namun belum tergarap secara maksimal. Padahal, jika dikelola dengan baik, sektor ini dapat menjadi daya tarik wisata berkelanjutan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan daerah.

Celni juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi, khususnya antara Dinas Pendidikan dan Bappeda, dalam merumuskan strategi pengembangan budaya yang terarah dan berkesinambungan.

Lebih lanjut, ia menyebut Samarinda perlu belajar dari daerah lain yang dinilai lebih maju dalam mengelola sektor kebudayaan, terutama dari sisi komitmen anggaran dan keberlanjutan program.

“Samarinda perlu belajar dari daerah lain yang sudah lebih dulu serius mengembangkan budaya. Tidak hanya membangun, tetapi juga memastikan keberlanjutan programnya,” katanya.

Ia turut menyoroti pengelolaan Museum Samarinda yang dinilai belum optimal akibat keterbatasan anggaran pemeliharaan, meski memiliki jumlah kunjungan yang cukup tinggi. Selain itu, aset budaya lain seperti rumah adat lamin dan kawasan budaya di beberapa titik kota juga dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal.

Menurutnya, pengembangan budaya harus diiringi dengan kegiatan yang konsisten agar mampu menarik minat masyarakat dan wisatawan. Dengan demikian, sektor ini tidak hanya menjadi simbol identitas daerah, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal.

Celni berharap Pemerintah Kota Samarinda dapat memberikan perhatian lebih, termasuk melalui dukungan anggaran yang memadai, agar sektor kebudayaan dapat berkembang secara optimal dan menjadi salah satu pilar penting dalam peningkatan PAD ke depan.

 

Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH