Menu ✖

Mode Gelap
Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

BERITA DAERAH · 17 Agu 2026 13:00 WITA ·

DPRD Samarinda Dorong Pemerataan Mutu Sekolah dan Tambahan Rombel


 Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menilai pemerataan pendidikan perlu diperkuat, terutama pada sekolah yang menghadapi keterbatasan kapasitas dan fasilitas akibat meningkatnya jumlah peserta didik. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menilai pemerataan pendidikan perlu diperkuat, terutama pada sekolah yang menghadapi keterbatasan kapasitas dan fasilitas akibat meningkatnya jumlah peserta didik. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Ketimpangan kapasitas dan kualitas antarsekolah masih menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Komisi IV DPRD mendorong Pemerintah Kota Samarinda memperkuat pemerataan pendidikan, mulai dari daya tampung, fasilitas, hingga kualitas pembelajaran agar seluruh peserta didik memperoleh akses pendidikan yang layak dan setara.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan pemerataan pendidikan menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan pemerintah. Menurutnya, masih terdapat sekolah yang menghadapi keterbatasan kapasitas dan fasilitas, terutama di kawasan yang mengalami pertumbuhan jumlah penduduk dan peserta didik.

Hal tersebut disampaikan Novan pada Senin (17/8/2026). Ia menilai kondisi tersebut perlu segera diantisipasi melalui perencanaan yang matang agar pertumbuhan jumlah siswa tidak menimbulkan persoalan baru dalam proses penerimaan maupun kegiatan belajar mengajar.

Menurut Novan, momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan bagian penting dalam memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh masyarakat. Pemerintah harus memastikan setiap anak memiliki peluang memperoleh pendidikan berkualitas tanpa dibatasi lokasi maupun kondisi sekolah.

“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pendidikan yang adil,” ujar Novan.

Ia juga menilai anggapan bahwa masa depan siswa hanya dapat ditentukan dengan bersekolah di sekolah yang dianggap unggulan perlu perlahan diubah. Menurutnya, pemerintah harus memperkecil kesenjangan mutu sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan sekolah berkualitas di berbagai wilayah Samarinda.

Persoalan pemerataan pendidikan juga berkaitan dengan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Komisi IV DPRD Samarinda meminta mekanisme penerimaan murid terus dievaluasi agar pelaksanaannya semakin transparan, adil, dan mampu mengurangi kesenjangan daya tampung antarsekolah.

Novan mengatakan pembenahan tidak cukup hanya dilakukan pada sistem penerimaan. Kondisi sekolah juga harus diperbaiki agar kualitas dan kapasitas antarsatuan pendidikan semakin seimbang.

“Bukan hanya penerimaannya, tetapi sekolahnya juga harus dibenahi,” katanya.

Menurutnya, apabila kualitas sekolah dapat ditingkatkan secara merata, konsentrasi masyarakat terhadap sekolah tertentu yang dianggap unggulan secara perlahan akan berkurang. Hal tersebut sekaligus dapat membantu pemerintah mengurangi tekanan terhadap sekolah dengan peminat tinggi.

Selain persoalan mutu, Komisi IV DPRD Samarinda juga menemukan adanya sejumlah sekolah yang membutuhkan tambahan rombongan belajar (rombel). Kondisi tersebut diketahui setelah anggota DPRD melakukan kunjungan langsung ke sejumlah satuan pendidikan dan melihat keterbatasan kapasitas ruang kelas.

Novan mengatakan kebutuhan tambahan rombel perlu segera dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda. Penambahan rombel maupun ruang belajar di sekolah yang membutuhkan diharapkan dapat mencegah kepadatan siswa dan menjaga kenyamanan proses pembelajaran.

“Kami akan dorong pemetaan sekolah yang paling membutuhkan rombel,” tuturnya.

Ia menekankan, penambahan rombel harus dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Pemerintah perlu memiliki data mengenai jumlah siswa, kapasitas ruang kelas, ketersediaan tenaga pendidik, serta proyeksi pertumbuhan peserta didik agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.

Menurut Novan, pemerataan fasilitas juga harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas tenaga pendidik dan pembelajaran. Penambahan ruang kelas saja tidak cukup apabila tidak diikuti kesiapan guru serta sarana pendukung pendidikan.

Novan menilai pemerataan pendidikan semakin penting seiring perkembangan Kota Samarinda dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pertumbuhan ekonomi dan semakin terbukanya mobilitas masyarakat diperkirakan akan meningkatkan persaingan di dunia pendidikan maupun dunia kerja.

Karena itu, anak-anak Samarinda harus dipersiapkan melalui pendidikan yang berkualitas dan merata. Sekolah di berbagai wilayah diharapkan memiliki fasilitas yang memadai, tenaga pendidik berkualitas, serta daya tampung yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ia berharap pembangunan pendidikan tidak berjalan sendiri, tetapi menjadi bagian dari strategi pembangunan kota secara keseluruhan. Pemerataan kualitas sekolah dinilai akan memberikan kesempatan lebih besar bagi generasi muda untuk berkembang dan bersaing di masa depan.

“Anak Samarinda harus punya kesempatan yang sama untuk maju,” pungkasnya.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Kejari-PWI Kukar Siapkan FORWAKA, Perkuat Komunikasi dan Kompetensi Wartawan

22 September 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH