Menu ✖

Mode Gelap
PWI Kukar Hadir untuk Korban Kebakaran Danau Aji, Salurkan Bantuan Bahan Pokok DPRD Samarinda Perketat Aturan Reklame, Bangunan Liar Terancam Dibongkar Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Penanganan Banjir Jangan Kalah dari Penataan Kota Efisiensi Anggaran Tekan Bisnis Hotel di Samarinda, Helmi Abdullah Dorong Strategi Baru AMSI Kaltim Dorong Kolaborasi dengan Pemkot Balikpapan, Bahas Akurasi Informasi dan Regulasi Media

BERITA DAERAH · 24 Mar 2026 14:00 WITA ·

Mangrove Jadi Kunci, Warga Muara Badak Dongkrak Hasil Tambak


 Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menunjukkan tanaman mangrove yang ia tanam yang kini tumbuh subur dan berkembang. Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Dok: Ramlan. Perbesar

Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menunjukkan tanaman mangrove yang ia tanam yang kini tumbuh subur dan berkembang. Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Dok: Ramlan.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Masyarakat pesisir Desa Muara Badak Ilir, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), terus menggalakkan pelestarian hutan mangrove sebagai pelindung alami sekaligus penopang ekonomi warga. Kegiatan ini dilakukan melalui penanaman dan pembibitan mangrove secara gotong royong.

Penggerak swadaya masyarakat, Ramlan, mengatakan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir dan mendukung kehidupan petambak. Akar mangrove menjadi habitat biota laut, sekaligus berfungsi menahan abrasi dan memperkuat tanggul tambak.

“Keberadaan mangrove juga membantu menjaga suhu tambak, sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Ia menambahkan, tambak yang ditanami mangrove dapat meningkatkan hasil hingga lebih dari 30 persen, meski manfaatnya baru dirasakan dalam beberapa tahun. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, mulai dari pembibitan hingga proses penanaman.

Upaya pelestarian ini turut melibatkan pelajar sebagai bentuk edukasi sejak dini. Saat ini, penanaman mangrove terus didorong dengan target sekitar 800 pohon per hektare tambak.

“Dengan menjaga mangrove, kita tidak hanya melindungi lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tutup Ramlan.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PWI Kukar Hadir untuk Korban Kebakaran Danau Aji, Salurkan Bantuan Bahan Pokok

9 Oktober 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Perketat Aturan Reklame, Bangunan Liar Terancam Dibongkar

9 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Penanganan Banjir Jangan Kalah dari Penataan Kota

9 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Efisiensi Anggaran Tekan Bisnis Hotel di Samarinda, Helmi Abdullah Dorong Strategi Baru

9 Oktober 2026 - 14:00 WITA

AMSI Kaltim Dorong Kolaborasi dengan Pemkot Balikpapan, Bahas Akurasi Informasi dan Regulasi Media

9 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Kebakaran Muara Muntai, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

9 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH