Menu

Mode Gelap
KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

BERITA DAERAH · 24 Mar 2026 14:00 WITA ·

Mangrove Jadi Kunci, Warga Muara Badak Dongkrak Hasil Tambak


 Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menunjukkan tanaman mangrove yang ia tanam yang kini tumbuh subur dan berkembang. Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Dok: Ramlan. Perbesar

Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menunjukkan tanaman mangrove yang ia tanam yang kini tumbuh subur dan berkembang. Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Dok: Ramlan.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Masyarakat pesisir Desa Muara Badak Ilir, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), terus menggalakkan pelestarian hutan mangrove sebagai pelindung alami sekaligus penopang ekonomi warga. Kegiatan ini dilakukan melalui penanaman dan pembibitan mangrove secara gotong royong.

Penggerak swadaya masyarakat, Ramlan, mengatakan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir dan mendukung kehidupan petambak. Akar mangrove menjadi habitat biota laut, sekaligus berfungsi menahan abrasi dan memperkuat tanggul tambak.

“Keberadaan mangrove juga membantu menjaga suhu tambak, sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Ia menambahkan, tambak yang ditanami mangrove dapat meningkatkan hasil hingga lebih dari 30 persen, meski manfaatnya baru dirasakan dalam beberapa tahun. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, mulai dari pembibitan hingga proses penanaman.

Upaya pelestarian ini turut melibatkan pelajar sebagai bentuk edukasi sejak dini. Saat ini, penanaman mangrove terus didorong dengan target sekitar 800 pohon per hektare tambak.

“Dengan menjaga mangrove, kita tidak hanya melindungi lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tutup Ramlan.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif

16 Juli 2026 - 12:00 WITA

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

15 Juli 2026 - 13:00 WITA

Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

14 Juli 2026 - 14:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Catat 1.176 Pelamar, Pemkab Fokus Perkecil Kesenjangan Kompetensi Pencari Kerja

14 Juli 2026 - 13:00 WITA

Masuk Tahap Kasasi, Kuasa Hukum Ernie Minta KY dan Bawas MA Awasi Sengketa Lahan Samarinda

14 Juli 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH