Menu

Mode Gelap
IKN–Unhas Jalin Kerja Sama Strategis, Dorong SDM dan Riset untuk Nusantara Bang Sukri Wafat, Dunia Pers Kaltim Kehilangan Sosok Penggerak Media Siber Ketua JMSI Kaltim Wafat, Dunia Pers Berduka DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Jaga Ketertiban HKBP Gelar Konser di IKN, Suasana Kebersamaan Terasa

BERITA DAERAH · 24 Mar 2026 14:00 WITA ·

Mangrove Jadi Kunci, Warga Muara Badak Dongkrak Hasil Tambak


 Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menunjukkan tanaman mangrove yang ia tanam yang kini tumbuh subur dan berkembang. Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Dok: Ramlan. Perbesar

Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menunjukkan tanaman mangrove yang ia tanam yang kini tumbuh subur dan berkembang. Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Dok: Ramlan.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Masyarakat pesisir Desa Muara Badak Ilir, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), terus menggalakkan pelestarian hutan mangrove sebagai pelindung alami sekaligus penopang ekonomi warga. Kegiatan ini dilakukan melalui penanaman dan pembibitan mangrove secara gotong royong.

Penggerak swadaya masyarakat, Ramlan, mengatakan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir dan mendukung kehidupan petambak. Akar mangrove menjadi habitat biota laut, sekaligus berfungsi menahan abrasi dan memperkuat tanggul tambak.

“Keberadaan mangrove juga membantu menjaga suhu tambak, sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Ia menambahkan, tambak yang ditanami mangrove dapat meningkatkan hasil hingga lebih dari 30 persen, meski manfaatnya baru dirasakan dalam beberapa tahun. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, mulai dari pembibitan hingga proses penanaman.

Upaya pelestarian ini turut melibatkan pelajar sebagai bentuk edukasi sejak dini. Saat ini, penanaman mangrove terus didorong dengan target sekitar 800 pohon per hektare tambak.

“Dengan menjaga mangrove, kita tidak hanya melindungi lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tutup Ramlan.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bang Sukri Wafat, Dunia Pers Kaltim Kehilangan Sosok Penggerak Media Siber

17 April 2026 - 11:00 WITA

Ketua JMSI Kaltim Wafat, Dunia Pers Berduka

17 April 2026 - 08:00 WITA

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Jaga Ketertiban

16 April 2026 - 13:00 WITA

DPRD Samarinda Harap Kajari Baru Tingkatkan Penegakan Hukum

16 April 2026 - 11:00 WITA

Sekda Samarinda Yakin Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

Serah Terima Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Dikuatkan

16 April 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH