Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

BERITA DAERAH · 2 Mar 2024 11:30 WITA ·

Presiden RI Tinjau Pusat Komando Tahap I Ibu Kota Nusantara


 Presiden RI Tinjau Pusat Komando Tahap I Ibu Kota Nusantara Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo didampingi Kepala Otorita IKN Bambang Susantono bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju melakukan peninjauan Command Center (Pusat Komando) Tahap 1 Ibu Kota Nusantara di Hunian Pekerja Konstruksi Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), pada Jumat (1/3/2024).

Pengembangan Command Center (Pusat Komando) Tahap 1 Ibu Kota Nusantara ini, merupakan inisiasi awal dari perwujudan Ibu Kota Nusantara dengan prinsip sebagai kota cerdas.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi meninjau berbagai fungsi yang terdapat pada Command Center Nusantara Tahap 1 di antaranya, fungsi pengawasan lokasi dan pembangunan berbagai proyek APBN dan Non-APBN di Ibu Kota Nusantara, pengambilan keputusan berdasarkan hasil analisis data operasional wilayah, evaluasi dan pemantauan data-data terkait kemajuan pembangunan.

Command Center Tahap 1 Ibu Kota Nusantara merupakan layanan monitoring dan kontrol kota cerdas Nusantara berbasis teknologi big data dan computer vision yang memanfaatkan teknologi pengawasan dan pemantauan berbasis sensor, CCTV, dan drone serta optimalisasi layanan digital Ibu Kota Nusantara.

Presiden Joko Widodo juga berkesempatan menyapa pekerja proyek konstruksi di situs proyek di Command Center Tahap 1 Ibu Kota Nusantara.

Command Center Nusantara tahap 1 ini juga terhubung dengan berbagai proyek di Ibu Kota Nusantara. Terdapat CCTV dan feeds video menggunakan drone yang menampilkan kondisi ragam situs proyek pembangunan di Ibu Kota Nusantara.

CCTV ini menjadi bagian pelengkap monitoring proyek konstruksi secara utuh, termasuk pelacakan posisi alat berat dan juga presensi pekerja. Sistem tersebut dilengkapi penampilannya dalam bentuk peta Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), sehingga memudahkan operator untuk memantau progres konstruksi secara terintegrasi.

Terdapat beberapa fitur lainnya yang ditunjukkan pada Command Center Tahap 1 Ibu Kota Nusantara. Fitur tersebut berupa pembangunan seperti progres investasi yang masuk di IKN, serta analisis media sosial juga ditampilkan dalam ekosistem Command Center Tahap 1 Ibu Kota Nusantara.

Selain itu, penunjukkan hasil analisis sistem manajemen transportasi cerdas di daerah mitra IKN, kota Balikpapan, juga ditunjukkan dalam sistem ini. Pengembangan dan integrasi data pada semua fitur ini dikerjasamakan dengan kementerian dan lembaga terkait, utamanya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta beberapa kedeputian terkait di lingkungan Otorita IKN.

Otorita IKN berkomitmen untuk meningkatkan taraf layanan perkotaan salah satunya melalui Command Center Tahap 1 ini.

Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, menuturkan, IKN bukan hanya sebuah kota baru, tetapi juga model baru pembangunan perkotaan di Indonesia, termasuk dalam segi penerapan teknologi.

Menurutnya, teknologi itu akan memainkan peran penting dalam mewujudkan IKN sebagai kota cerdas.Pemanfaatan salah satunya terlihat dalam Command Center ini, yang mana direncanakan penggunaannya untuk meningkatkan efisiensi layanan publik, mendorong mobilitas yang berkelanjutan, dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.

“Command Center ini, yang mana direncanakan penggunaannya untuk meningkatkan efisiensi layanan publik, mendorong mobilitas yang berkelanjutan, dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua,” ungkap Bambang Susantono.

Sementara itu, Deputi Transformasi Hijau dan Digital, Mohammed Ali Berawi juga turut mensupervisi pengembangan tahap 1 ini sebagai langkah awal untuk pengembangan selanjutnya.

“Nusantara Command Center Tahap 1 merupakan tahapan awal pengembangan Pusat Komando dan Kendali Terintegrasi (ICCC),” ujarnya.

Mohammed Ali Berawi juga menambahkan, kedepannya akan dimanfaatkan untuk mengintegrasikan layanan perkotaan yang efisien dan responsif.

“Dengan menggabungkan berbagai fungsi, seperti pemantauan keamanan melalui CCTV serta sensor internet of things (IoT), koordinasi layanan darurat perkotaan, serta integrasi layanan sosial dan ekonomi, ICCC akan berperan penting dalam memastikan pengelolaan kota yang lancar dan aman serta pengambilan keputusan yang tepat,” tegasnya.

Untuk diketahui, pengembangan Command Center (Pusat Komando) Tahap 1 Ibu Kota Nusantara merupakan tahap pertama dari tiga tahap pengembangan pusat komando perkotaan di lingkungan Nusantara.

Nantinya, tahap akhir yang akan beroperasi sebagai pusat komando operasional perkotaan IKN akan bertempat di Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara, yang telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Januari 2024 silam dan ditargetkan selesai pada Januari 2025 mendatang.(ikn/ruz)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kaltim: Pendidikan Kontekstual Diperlukan untuk Tekan Ketimpangan Antarwilayah

10 Desember 2025 - 13:42 WITA

DPRD Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Lokal sebagai Strategi Pembangunan SDM

10 Desember 2025 - 13:41 WITA

DPRD Kaltim Dukung Penguatan Implementasi KUHP Baru Lewat Kerja Sama Pemprov–Kejati

10 Desember 2025 - 13:08 WITA

DPRD Kaltim: Pendidikan Harus Diperkuat Teknologi, Bukan Hanya Bangunan

10 Desember 2025 - 11:43 WITA

DPRD Kaltim Pertanyakan Sekolah Menengah yang Masih Beli Buku Fisik

10 Desember 2025 - 10:42 WITA

Wakil Ketua DPRD Kaltim Soroti Rendahnya Serapan Anggaran OPD

9 Desember 2025 - 14:50 WITA

Trending di BERITA DAERAH