Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Siap Dukung Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Sosialisasi ke Pelaku Usaha BPS Samarinda Matangkan Sensus Ekonomi 2026, Kombinasikan Metode Lapangan dan Digital RDP DPRD Kukar Bahas Penertiban Tahura, Warga Minta Kejelasan dan Keadilan DPRD Kukar Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Bukit Soeharto Curi Barang Pengunjung Air Terjun Perjiwa, Pria Ini Diciduk Saat Tertidur

BERITA DAERAH · 2 Apr 2024 09:30 WITA ·

Ribuan Peserta Didik Ikuti Pelaksanaan Gerakan Etam Mengaji


 Suasana gerakan etam mengaji di Kedaton  Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.(rz) Perbesar

Suasana gerakan etam mengaji di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.(rz)

KUTAIPANRITA.ID – Ribuan peserta didik satuan pendidikan tingkat SD, SMP atau sederajatnya mengikuti Gerakan Etam Mengaji (Gema). Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) di halaman Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, pada Senin (1/4/2024) sore.

Kegiatan Gerakan Etam Mengaji (Gema) ini dipimpin langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah dengan membaca surat Al-Fatihah, yang dilanjutkan dengan surat Al-Baqarah sembari menunggu waktu berbuka puasa tiba.

Terlihat, peserta didik sangat bersemangat untuk mengaji bersama Bupati Kukar Edi Damansyah. Dimana hal tersebut terbukti dengan lantunan ayat suci Al Quran yang dibaca dengan merdu.

Bupati Kukar Edi Damanysah menyampaikan terima kasih kepada Disdikbud yang telah menggelar kegiatan tersebut dan bangga kepada peserta didik Kukar yang memiliki semangat luar biasa untuk mengikuti program Gema.

“Hari ini kita laksanakan gerakan etam mengaji yang dipusatkan di Kedaton kawasan budaya Kesultanan Kukar,” ujar Edi Damansyah.

Sementara itu Kepala Disdikbud Tauhid Afrilian Noor menyebutkan, pelaksanaan Gerakan Etam Mengaji (Gema) tahun 2024 ini, ada pergeseran tempat yaitu di kawasan cagar budaya yang dipusatkan di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Pelaksanaan Gema telah dilaksanakan sejak 2022 lalu di wisata Taman Kota Raja Tenggarong.

“Pelaksanaan Gema tahun ini mengambil tema meraih berkah ramadan dan Gema ini bisa menjadi budaya kita,” ucap Tauhid Afrilian Noor.

Menurut Tauhid Afrilian Noor, mengaji bagian dari budaya, sehingga hal itu dimasukan kedalam program dedikasi yaitu program Gema. Program tersebut merupakan bagian dari misi mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya.

“Program Gema menyasar para pelajar di Kukar, selama ini pelaksanaan Gema di satuan pendidikan telah berjalan dengan baik, mulai itu sekolah Negeri maupun swasta,” ujar Tauhid Afrilian Noor.

Tauhid Afrilian Noor juga berharap, melalui program tersebut bisa menjadikan budaya mengaji khususnya bagi para peserta didik.

“Pemerintah daerah komitmen mewujudkan SDM yang berkualitas khususnya di bidang keagamaan,” pungkas Tauhid Afrilian Noor.(adv/diskominfo_kukar/and/rz)

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Siap Dukung Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Sosialisasi ke Pelaku Usaha

28 April 2026 - 13:00 WITA

BPS Samarinda Matangkan Sensus Ekonomi 2026, Kombinasikan Metode Lapangan dan Digital

28 April 2026 - 12:30 WITA

RDP DPRD Kukar Bahas Penertiban Tahura, Warga Minta Kejelasan dan Keadilan

27 April 2026 - 20:00 WITA

DPRD Kukar Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Bukit Soeharto

27 April 2026 - 19:30 WITA

Polemik Gereja di Mangkupalas, Pemkot Samarinda Masih Telusuri Proses Perizinan

27 April 2026 - 17:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Sorot Sistem Keuangan dan Aset, Dana Mengendap Hingga Sertifikasi Jadi Perhatian

27 April 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH