Menu

Mode Gelap
IKN–Unhas Jalin Kerja Sama Strategis, Dorong SDM dan Riset untuk Nusantara Bang Sukri Wafat, Dunia Pers Kaltim Kehilangan Sosok Penggerak Media Siber Ketua JMSI Kaltim Wafat, Dunia Pers Berduka DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Jaga Ketertiban HKBP Gelar Konser di IKN, Suasana Kebersamaan Terasa

BERITA DAERAH · 2 Apr 2024 09:30 WITA ·

Ribuan Peserta Didik Ikuti Pelaksanaan Gerakan Etam Mengaji


 Suasana gerakan etam mengaji di Kedaton  Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.(rz) Perbesar

Suasana gerakan etam mengaji di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.(rz)

KUTAIPANRITA.ID – Ribuan peserta didik satuan pendidikan tingkat SD, SMP atau sederajatnya mengikuti Gerakan Etam Mengaji (Gema). Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) di halaman Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, pada Senin (1/4/2024) sore.

Kegiatan Gerakan Etam Mengaji (Gema) ini dipimpin langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah dengan membaca surat Al-Fatihah, yang dilanjutkan dengan surat Al-Baqarah sembari menunggu waktu berbuka puasa tiba.

Terlihat, peserta didik sangat bersemangat untuk mengaji bersama Bupati Kukar Edi Damansyah. Dimana hal tersebut terbukti dengan lantunan ayat suci Al Quran yang dibaca dengan merdu.

Bupati Kukar Edi Damanysah menyampaikan terima kasih kepada Disdikbud yang telah menggelar kegiatan tersebut dan bangga kepada peserta didik Kukar yang memiliki semangat luar biasa untuk mengikuti program Gema.

“Hari ini kita laksanakan gerakan etam mengaji yang dipusatkan di Kedaton kawasan budaya Kesultanan Kukar,” ujar Edi Damansyah.

Sementara itu Kepala Disdikbud Tauhid Afrilian Noor menyebutkan, pelaksanaan Gerakan Etam Mengaji (Gema) tahun 2024 ini, ada pergeseran tempat yaitu di kawasan cagar budaya yang dipusatkan di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Pelaksanaan Gema telah dilaksanakan sejak 2022 lalu di wisata Taman Kota Raja Tenggarong.

“Pelaksanaan Gema tahun ini mengambil tema meraih berkah ramadan dan Gema ini bisa menjadi budaya kita,” ucap Tauhid Afrilian Noor.

Menurut Tauhid Afrilian Noor, mengaji bagian dari budaya, sehingga hal itu dimasukan kedalam program dedikasi yaitu program Gema. Program tersebut merupakan bagian dari misi mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya.

“Program Gema menyasar para pelajar di Kukar, selama ini pelaksanaan Gema di satuan pendidikan telah berjalan dengan baik, mulai itu sekolah Negeri maupun swasta,” ujar Tauhid Afrilian Noor.

Tauhid Afrilian Noor juga berharap, melalui program tersebut bisa menjadikan budaya mengaji khususnya bagi para peserta didik.

“Pemerintah daerah komitmen mewujudkan SDM yang berkualitas khususnya di bidang keagamaan,” pungkas Tauhid Afrilian Noor.(adv/diskominfo_kukar/and/rz)

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bang Sukri Wafat, Dunia Pers Kaltim Kehilangan Sosok Penggerak Media Siber

17 April 2026 - 11:00 WITA

Ketua JMSI Kaltim Wafat, Dunia Pers Berduka

17 April 2026 - 08:00 WITA

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Jaga Ketertiban

16 April 2026 - 13:00 WITA

DPRD Samarinda Harap Kajari Baru Tingkatkan Penegakan Hukum

16 April 2026 - 11:00 WITA

Sekda Samarinda Yakin Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

Serah Terima Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Dikuatkan

16 April 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH