Menu

Mode Gelap
Ketua RKM Kukar Soroti Protokol Kepresidenan, Sultan Kutai Dinilai Tak Dihormati Saat Kunjungan Presiden Prabowo Presiden Prabowo Kunjungi IKN, Pastikan Progres Pembangunan Berjalan Sesuai Rencana Kunjungan Perdana Presiden Prabowo ke IKN Disambut Optimisme Menuju Ibu Kota Masa Depan Perdana, Khidmat Sholat Subuh Berjamaah bersama Menteri Agama RI di Masjid Negara Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, dan Grooceries City Telah Hadir di IKN

BERITA DAERAH · 28 Mar 2024 10:15 WITA ·

Sekda Kukar : OPD dan Stakeholder Harus Komitmen dan Konsisten Terhadap Penanganan Stunting


 Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono.(man) Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono.(man)

KUTAIPANRITA.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono, meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus fokus mengadakan kegiatan yang benar-benar berkaitan untuk mengatasi stunting.

Hal itu disampaikan oleh Sunggono saat membuka kegiatan Rembuk stunting 2024, di Aula Bappeda Kutai Kartanegara, pada Rabu (27/3/2024).

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan penguatan komitmen dalam “Mewujudkan Generasi Emas Kukar Bebas Stunting”, oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Stakeholder terkait.

“Penanganan stunting dilakukan sesuai standar akuntabel pemerintah, sehingga audit terhadap segala kegiatan itu ada,” kata Sunggono.

“Setelah OPD mempresentasikan rencana kegiatan terkait stunting, diharapkan langsung ada koreksi perbaikan jika ada yang kurang sesuai,” sambung Sunggono.

Lebih lanjut Sunggono mengemukakan, menurut hasil evaluasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, kegiatan yang tak sesuai terkait stunting relatif sedikit, hal tersebut patut di apresiasi.

“Jadi tak ada lagi kegiatan yang tak sesuai dalam kaitan menekan stunting, pastikan OPD memiliki pemahaman utuh tentang tupoksinya terkait penanganan stunting,” tegas Sunggono.

Tak hanya itu, Sunggono juga menyebut bahwa, berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan,  Kemiskinan ekstrim di Kukar tahun 2023 dinyatakan 0 persen.

Menurut Sunggono, strategi yang di lakukan Pemkab Kukar untuk mencapai kesuksesan dalam penanganan stunting tersebut, salah satunya adalah terus berkoordinasi dengan semua pihak termasuk DPRD terkait kegiatan penanganan stunting juga kemiskinan ekstrim.

Dalam itu, Sunggono juga meminta peran Desa/Kelurahan untuk mendukung tim yang turun untuk melakukan sensus di masyarakat.

“Capaian ini patut di syukuri, kita hanya perlu konsisten melakukan yang sudah bagus,” pungkas Sunggono.(adv/diskominfo_kukar/and/rz)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua RKM Kukar Soroti Protokol Kepresidenan, Sultan Kutai Dinilai Tak Dihormati Saat Kunjungan Presiden Prabowo

13 Januari 2026 - 09:00 WITA

Seorang ABK Jatuh ke Sungai Mahakam, Ditemukan dalam Operasi SAR

25 Desember 2025 - 19:30 WITA

Kolaborasi Media Kukar Gelar Insan Pers Bekesah, Bahas Strategi Pers Berkualitas di Tengah Gempuran Konten Viral

20 Desember 2025 - 19:00 WITA

Kontestasi Ketua PWI Kukar, Empat Calon Resmi Mendaftar

18 Desember 2025 - 15:00 WITA

DPRD Kaltim: Pendidikan Kontekstual Diperlukan untuk Tekan Ketimpangan Antarwilayah

10 Desember 2025 - 13:42 WITA

DPRD Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Lokal sebagai Strategi Pembangunan SDM

10 Desember 2025 - 13:41 WITA

Trending di BERITA DAERAH