Menu ✖

Mode Gelap
Festival Cabai Nusantara 2026 Hadir Di IKN, Dorong Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Lokal Otorita IKN Kedepankan Dialog, Warga Sukarela Tinggalkan Kawasan Tahura Bukit Soeharto ITS Juara Umum KRTI 2026 di IKN, Dominasi Dua Divisi dan Bawa Pulang Piala Danadyaksa Dirgantara Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai AMSI Luncurkan Dana Hibah Bergulir Rp280 Juta untuk 28 Wilayah

IKN NUSANTARA · 27 Sep 2026 09:00 WITA ·

Otorita IKN Kedepankan Dialog, Warga Sukarela Tinggalkan Kawasan Tahura Bukit Soeharto


 Otorita IKN Kedepankan Dialog, Warga Sukarela Tinggalkan Kawasan Tahura Bukit Soeharto Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengedepankan pendekatan persuasif dalam menata pemanfaatan kawasan hutan konservasi di dalam delineasi IKN. Pendekatan tersebut dilakukan melalui dialog, mediasi, dan edukasi kepada masyarakat mengenai status serta fungsi kawasan Tahura Bukit Soeharto.

Salah satu bentuk penyelesaian secara persuasif dilakukan terhadap seorang warga asal Kapuas, Kalimantan Barat, berinisial A, yang sebelumnya bermukim di kawasan Bukit Tengkorak, Tahura Bukit Soeharto, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Pada Sabtu (26/9/2026), A bersama keluarganya secara sukarela meninggalkan kawasan tersebut dan kembali ke daerah asalnya.

Dalam prosesnya, Otorita IKN bekerja sama dengan Polresta Nusantara dan Polres Kabupaten Kutai Kartanegara untuk memberikan pendampingan sekaligus memfasilitasi kepulangan warga. Keputusan tersebut diambil setelah A mendapatkan pemahaman dan mediasi mengenai status kawasan Tahura Bukit Soeharto sebagai kawasan konservasi yang dilindungi.

“Saya sudah mendapat pemahaman bahwa kawasan ini merupakan kawasan yang dilindungi. Karena itu, saya memilih pulang bersama keluarga,” ujar A sebelum meninggalkan kawasan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Otorita IKN mengembalikan fungsi Tahura Bukit Soeharto sesuai peruntukannya sebagai kawasan konservasi. Penataan tidak hanya dilakukan terhadap bangunan maupun aktivitas yang tidak sesuai dengan fungsi kawasan, tetapi juga melalui komunikasi langsung dengan masyarakat.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik, Irjen Edgar Diponegoro, mengatakan keputusan warga untuk meninggalkan kawasan secara sukarela merupakan bagian penting dari proses penataan yang dilakukan secara persuasif.

Menurut Edgar, Otorita IKN berupaya memastikan kawasan Bukit Soeharto dapat kembali dikelola dan dijaga sesuai fungsi konservasinya, sekaligus mendorong masyarakat memahami ketentuan yang berlaku.

“Kami mengimbau masyarakat yang menempati kawasan konservasi untuk meninggalkan dan mengembalikan lahan tersebut sesuai ketentuan hukum,” ujar Edgar.

Ia menegaskan, penataan kawasan bukan semata-mata ditujukan untuk mengeluarkan masyarakat dari lokasi, melainkan mengembalikan fungsi kawasan sesuai peruntukannya. Karena itu, komunikasi dan edukasi tetap menjadi bagian utama dalam proses penyelesaian.

Otorita IKN juga masih membuka ruang dialog dengan sejumlah warga yang hingga kini masih menempati kawasan Bukit Soeharto. Pertemuan tersebut dilakukan untuk memberikan penjelasan mengenai status kawasan sekaligus mencari penyelesaian secara tertib dan sesuai ketentuan.

Berdasarkan hasil komunikasi yang dilakukan, Otorita IKN menyebut sejumlah warga telah memahami bahwa aktivitas pemanfaatan lahan di kawasan Tahura Bukit Soeharto tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kesediaan sebagian warga untuk meninggalkan kawasan secara sukarela pun diapresiasi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian hutan.

Otorita IKN berharap pendekatan dialog dan edukasi dapat terus membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan konservasi. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen untuk melindungi kawasan hutan di sekitar IKN agar tetap berfungsi sebagai kawasan konservasi dan mendukung keberlanjutan lingkungan Nusantara.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Festival Cabai Nusantara 2026 Hadir Di IKN, Dorong Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Lokal

27 September 2026 - 10:00 WITA

ITS Juara Umum KRTI 2026 di IKN, Dominasi Dua Divisi dan Bawa Pulang Piala Danadyaksa Dirgantara

26 September 2026 - 15:00 WITA

Ketua DPD RI Tinjau Progres Pembangunan Kawasan Legislatif IKN

22 September 2026 - 17:00 WITA

IKN Jadi Panggung Inovasi Drone Mahasiswa dalam KRTI 2026

22 September 2026 - 16:00 WITA

Pengamanan Strategis Diperkuat, Tiga Paket Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun Masuk Pengawalan

18 September 2026 - 13:00 WITA

OIKN Siapkan Pengeboran Eksplorasi Air Tanah di Sukaraja untuk Penuhi Kebutuhan Warga

16 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA