Menu ✖

Mode Gelap
Mahakam Investment Forum 2026 Di IKN, Investor Dan Delegasi Internasional Jajaki Peluang Kerja Sama Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan Kardinal Ignatius Suharyo Kunjungi Gereja di IKN, Dipersiapkan Jadi Basilika Pertama di Indonesia Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

IKN NUSANTARA · 23 Okt 2026 18:00 WITA ·

Mahakam Investment Forum 2026 Di IKN, Investor Dan Delegasi Internasional Jajaki Peluang Kerja Sama


 Mahakam Investment Forum (MIF) 2026 di IKN, Kamis (22/10/2026), menjadi ajang bagi investor dan delegasi internasional untuk berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta menjajaki peluang kerja sama investasi di Ibu Kota Nusantara. Foto: Humas Otorita IKN. Perbesar

Mahakam Investment Forum (MIF) 2026 di IKN, Kamis (22/10/2026), menjadi ajang bagi investor dan delegasi internasional untuk berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta menjajaki peluang kerja sama investasi di Ibu Kota Nusantara. Foto: Humas Otorita IKN.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Mahakam Investment Forum (MIF) 2026 kembali digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (22/10/2026), sebagai upaya memperluas peluang investasi dan mendorong transformasi ekonomi Kalimantan Timur. Forum ini merupakan kolaborasi Otorita IKN, Bank Indonesia, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang mempertemukan investor, pelaku usaha, serta perwakilan diplomatik dari sejumlah negara.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi investasi sekaligus membuka dialog langsung antara pelaku usaha dan pemerintah. Melalui pertemuan ini, para investor dapat menyampaikan peluang, kebutuhan, serta kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha di Nusantara dan wilayah Kalimantan Timur.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, mengatakan pembangunan Nusantara membutuhkan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta. Karena itu, Otorita IKN berupaya membuka ruang komunikasi agar proses investasi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami ingin mendengarkan langsung peluang dan kendala yang dihadapi investor. Pembangunan Nusantara membutuhkan sinergi pemerintah dan swasta,” ujar Roi.

Dalam forum tersebut, Roi juga memaparkan berbagai fasilitas dan kemudahan berusaha yang tersedia bagi investor di IKN. Fasilitas itu meliputi insentif perpajakan berupa tax holiday dan super tax deduction, serta layanan perizinan satu pintu melalui Otorita IKN.

Selain itu, ia memperkenalkan INVESTARA (Invest Platform Nusantara), sebuah platform yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk mengeksplorasi peluang investasi strategis di IKN. Kehadiran platform tersebut diharapkan memudahkan investor memperoleh informasi mengenai potensi usaha dan berbagai peluang pengembangan bisnis di kawasan Nusantara.

Investor Pelopor Berbagi Pengalaman

Mengusung tema “Trade, Tourism, Investment, and Industry: Enhancing East Kalimantan’s Economic Transformation”, MIF 2026 turut menghadirkan sejumlah investor pelopor yang membagikan pengalaman mereka dalam menjalankan investasi di Nusantara.

Para investor tersebut berasal dari PT Star Bright International Investment, PT Dian Jaya Indonesia, Mayapada Hospital Nusantara, dan PT Hauptstadt Indonesia Borneo. Pengalaman mereka menjadi bahan diskusi mengenai peluang usaha, proses perizinan, serta dukungan yang dibutuhkan untuk merealisasikan investasi.

Direktur Mayapada Hospital Nusantara, dr. Farah Alkatiri, M.M., M.Ph., FISQua, menjelaskan bahwa pembangunan rumah sakit tersebut dimulai melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) pada November 2023 dan resmi beroperasi pada Oktober 2024.

Menurut Farah, dukungan Otorita IKN, khususnya dalam proses perizinan, turut membantu kelancaran pembangunan fasilitas kesehatan tersebut. Ia menilai kemudahan proses administrasi menjadi salah satu faktor penting bagi investor dalam merealisasikan rencana usaha.

“Proses perizinan dari Otorita IKN sangat membantu kami. Perizinan pembangunan gedung dapat diproses tanpa harus menunggu terlalu lama,” ungkap Farah.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi gambaran bagi calon investor mengenai proses pengembangan usaha di IKN, sekaligus mendorong kepercayaan terhadap peluang investasi di kawasan yang tengah dibangun sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Delegasi Internasional Jajaki Kerja Sama

Selain menghadirkan pelaku usaha, MIF 2026 mengundang perwakilan diplomatik dan perdagangan dari Bangladesh, Belarus, Tunisia, Filipina, Hong Kong, dan Spanyol. Kehadiran delegasi internasional tersebut membuka kesempatan untuk menjajaki kerja sama di bidang perdagangan, industri, investasi, serta pengembangan kawasan.

Duta Besar Belarus untuk Indonesia, H.E. Dr. Raman Ramanouski, menyampaikan ketertarikannya untuk memperluas hubungan bisnis di Kalimantan Timur, termasuk di kawasan IKN. Ia menyoroti peluang kerja sama di sektor pertanian, terutama karena Belarus merupakan salah satu pemasok pupuk potasium bagi Indonesia.

“Kami berminat mengembangkan bisnis di wilayah ini, termasuk melalui peluang kerja sama penyediaan pupuk potasium,” kata Ramanouski.

Sementara itu, Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia, H.E. Md. Abul Hasan Mridha, mengapresiasi perkembangan pembangunan Nusantara yang mengedepankan konsep kota hijau. Ia menilai pengalaman Indonesia dalam membangun IKN dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan yang bermanfaat bagi kedua negara.

Menurut Abul Hasan, hubungan baik antara Indonesia dan Bangladesh menjadi modal untuk memperluas kerja sama, khususnya dalam pengembangan perkotaan dan pembangunan berkelanjutan.

“Nusantara berkembang sebagai kota hijau dengan progres pembangunan yang cepat. Indonesia dan Bangladesh dapat berbagi pengetahuan untuk mendukung pembangunan kota,” ujarnya.

Perkuat Daya Tarik Investasi Kalimantan Timur

MIF 2026 merupakan bagian dari rangkaian promosi investasi yang berlangsung selama dua hari. Kegiatan dimulai di Samarinda pada Rabu (21/10/2026), kemudian dilanjutkan di IKN pada Kamis (22/10/2026), dengan agenda memperkenalkan peluang investasi dan mempertemukan investor dengan pemangku kepentingan terkait.

Melalui forum tersebut, Otorita IKN bersama Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berupaya memperkuat komunikasi dengan investor nasional maupun internasional. Pertemuan ini juga diharapkan menghasilkan penjajakan kerja sama yang dapat ditindaklanjuti menjadi investasi nyata.

Pengembangan investasi di sektor perdagangan, pariwisata, industri, dan jasa dinilai penting untuk memperluas sumber pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur. Dengan semakin terbukanya peluang kolaborasi, pembangunan Nusantara diharapkan tidak hanya memperkuat fungsi IKN sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi dan menciptakan manfaat bagi masyarakat di wilayah sekitarnya.

Melalui MIF 2026, peluang investasi di Nusantara diharapkan semakin dikenal di tingkat internasional, sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu kawasan strategis bagi pengembangan usaha dan transformasi ekonomi Indonesia.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kardinal Ignatius Suharyo Kunjungi Gereja di IKN, Dipersiapkan Jadi Basilika Pertama di Indonesia

21 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Serap Aspirasi Warga untuk Penataan Kawasan Penyangga, Masukan Dibuka hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

IKN Dipercaya Gelar Borneo Economic Forum 2027, Buka Peluang Investasi Regional

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

Peserta KRTJ ke-16 Saksikan Perkembangan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di IKN

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA