KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Minimnya fasilitas penerangan di taman bermain anak kawasan Perumahan Bengkuring Raya, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, mendapat sorotan dari DPRD Kota Samarinda. Kondisi taman yang gelap saat malam hari dinilai dapat mengurangi kenyamanan sekaligus berpotensi mengganggu keamanan warga yang memanfaatkan fasilitas publik tersebut.
Taman yang berada di tengah kawasan permukiman itu selama ini menjadi salah satu ruang terbuka bagi masyarakat untuk beraktivitas, khususnya anak-anak dan keluarga. Namun, ketika malam tiba, sebagian besar area taman tidak mendapatkan penerangan yang memadai.
Berdasarkan kondisi di lapangan, sejumlah tiang lampu telah tersedia di sekitar area playground. Namun, hanya satu lampu yang terlihat menyala dengan cahaya redup. Akibatnya, sejumlah fasilitas seperti ayunan, perosotan, dan bangku taman tidak memperoleh pencahayaan yang cukup.
Kondisi tersebut mendapat perhatian Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi. Ia menilai fasilitas bermain anak seharusnya didukung sarana penerangan yang memadai agar tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan ruang terbuka di kawasan permukiman perlu diikuti dengan penyediaan infrastruktur pendukung serta pemeliharaan secara berkala. Penerangan menjadi salah satu fasilitas penting karena berkaitan langsung dengan keamanan warga.
“Jangan bangun playground, tapi malamnya gelap. Warga tentu merasa khawatir,” ujar Maswedi saat ditemui di Gedung DPRD Samarinda, Selasa (3/11/2026).
Maswedi mengungkapkan, persoalan minimnya penerangan di Taman Bengkuring telah beberapa kali disampaikan masyarakat, baik melalui kegiatan reses maupun media sosial. Namun, hingga awal November 2026, belum terlihat adanya perbaikan yang signifikan di lokasi tersebut.
Ia menegaskan, persoalan lampu taman bukan hanya menyangkut estetika lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan dan keamanan masyarakat. Area yang minim pencahayaan dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi anak-anak, sekaligus membuka peluang terjadinya aktivitas yang tidak diinginkan.
“Kita jangan menunggu ada kejadian. Pencegahan harus dilakukan sejak awal,” tegasnya.
Karena itu, Maswedi meminta Lurah Sempaja Timur dan Camat Samarinda Utara segera turun ke lapangan untuk mengecek kondisi fasilitas penerangan di taman tersebut. Menurutnya, pemerintah di tingkat kelurahan dan kecamatan harus lebih proaktif menginventarisasi fasilitas umum yang mengalami kerusakan.
Ia juga mendorong pihak kelurahan segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Dinas Perhubungan serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Samarinda, untuk menentukan langkah penanganan sesuai kewenangan masing-masing.
Selain perbaikan, Maswedi meminta pemerintah memastikan adanya pemeliharaan rutin terhadap fasilitas publik. Menurutnya, fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran pemerintah tidak boleh hanya diperhatikan saat awal pembangunan, tetapi harus dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Fasilitas umum harus dirawat. Lampu mati harus segera diperbaiki,” katanya.
Ia menilai keberadaan taman bermain di kawasan padat penduduk seperti Bengkuring memiliki fungsi penting bagi masyarakat. Selain menjadi tempat rekreasi yang mudah dijangkau dan relatif terjangkau bagi keluarga, taman juga menjadi ruang interaksi sosial sekaligus tempat anak-anak bermain dan berkembang.
Salah seorang warga, Siti Rahmah (34), berharap pemerintah segera memperbaiki penerangan di kawasan tersebut. Ia mengaku kerap mengajak anaknya bermain di taman pada sore hari, tetapi harus membatasi waktu bermain ketika kondisi mulai gelap.
“Kalau sudah sore menjelang malam, kami memilih pulang karena lampunya kurang terang,” ungkap Siti.
Menurutnya, penerangan yang memadai akan membuat orang tua lebih nyaman mengawasi anak-anak ketika bermain. Selain itu, kondisi taman yang terang juga dapat membuat warga lebih aman dan nyaman beraktivitas hingga malam hari.
Maswedi menegaskan, perbaikan fasilitas penerangan di taman Bengkuring harus menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Ia berharap persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga fasilitas publik yang telah dibangun dapat berfungsi secara optimal.
“Penerangan taman itu kebutuhan dasar warga. Jangan sampai diabaikan,” pungkasnya.
ADV DPRD Kota Samarinda Pewarta : Fathur Rabbany Editor : Fairuzzabady @2026












