Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda Piala Soeratin 2026 Tuntas di IKN, ASIOP hingga Waamanat Bhintuka FC Raih Gelar Juara Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan Mahakam Investment Forum 2026 Di IKN, Investor Dan Delegasi Internasional Jajaki Peluang Kerja Sama Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

BERITA DAERAH · 22 Jul 2025 09:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Gelar Diklat Berjenjang Guru PAUD, Fokus pada Penanganan Stunting


 Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang digelar oleh Disdikbud Kukar. (Indirwan/Fairuz/KutaiPanrita.id) Perbesar

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang digelar oleh Disdikbud Kukar. (Indirwan/Fairuz/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRIT.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Hotel Bumi Senyiur, Kota Samarinda.

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari dan difokuskan pada peningkatan kapasitas guru dalam penanganan stunting sejak usia dini.

Kegiatan Diklat ini dibuka secara resmi oleh Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrillian Noor, yang juga menjadi narasumber utama dalam pelatihan tersebut.

Dalam sambutannya, Thauhid menekankan pentingnya peran guru PAUD dalam membentuk fondasi kesehatan dan perkembangan anak, terutama dalam upaya pencegahan stunting.

“Guru PAUD adalah ujung tombak pendidikan dan pengasuhan di usia emas anak-anak. Jika para guru memahami cara mendeteksi dan mencegah stunting sejak dini, maka kita telah mengambil langkah besar dalam membangun generasi unggul Kukar,” ujar Thauhid saat membuka kegiatan pada Senin (21/7/2025) malam.

Diklat ini menghadirkan berbagai materi yang relevan, mulai dari dasar-dasar perkembangan anak usia dini, gizi seimbang, pola asuh positif, hingga strategi pencegahan stunting berbasis sekolah. Para peserta mendapatkan pelatihan langsung dari tim fasilitator berpengalaman dan ahli gizi yang telah tersertifikasi.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan guru PAUD dari berbagai kecamatan di Kukar. Selain menjadi ajang peningkatan kompetensi, Diklat ini juga menjadi forum bertukar pengalaman dan strategi pengajaran antarpendidik.

Disdikbud Kukar berharap melalui kegiatan ini, para guru PAUD mampu menjadi agen perubahan yang aktif dalam mendukung program nasional penurunan stunting, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor pendidikan dan kesehatan.

“Stunting bukan hanya masalah gizi, tapi juga pendidikan. Karenanya, peran guru menjadi sangat strategis. Dengan pemahaman yang benar, kita bisa cegah stunting sebelum terjadi,” tambah Thauhid.

Kegiatan Diklat Berjenjang ini akan berlangsung hingga Kamis mendatang dengan sejumlah sesi praktik lapangan dan diskusi kelompok. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

23 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan

22 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

19 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Deni Hakim Anwar Desak Evaluasi Perumahan dan Pembenahan Drainase untuk Atasi Banjir Samarinda

19 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH