Menu

Mode Gelap
Rayakan Kemerdekaan, PWI Kukar Gelar Lomba untuk Perkuat Kebersamaan 52 Paskibra IKN Dikukuhkan, Siap Tuntaskan Tugas Pengibaran Merah Putih HUT ke-81 RI di Nusantara Semakin Meriah, Otorita IKN Siapkan Karnaval hingga Night Run Razia Miras di Tabang, Polisi Sita Ratusan Botol dari 10 Tempat Usaha Porsentara 2026 Berakhir, 138 Kontingen Semarakkan Olahraga dan Seni di Nusantara

BERITA DAERAH · 10 Agu 2025 11:15 WITA ·

Komunitas Musik Olah Gubang Luncurkan Album Perdana “Bungah Hati Betemu”


 Komunitas Musik Olah Gubang Luncurkan Album Perdana “Bungah Hati Betemu” Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Komunitas Musik Olah Gubang resmi meluncurkan album perdana berjudul Bungah Hati Betemu yang berisikan 12 lagu bertema kearifan lokal Kutai Kartanegara (Kukar). Acara peluncuran berlangsung di Kedai Roggos, Tenggarong, pada Sabtu (9/8/2025) malam, dihadiri para pecinta musik daerah dan pegiat seni serta perwakilan Disdikbud Kukar.

Founder Olah Gubang, Achmad Fauzi, menjelaskan bahwa judul album diambil dari salah satu lagu di dalamnya yang merepresentasikan rasa bahagia ketika bertemu seseorang yang dirindukan.

“Bungah Hati Betemu artinya senang hati bertemu. Membuat lagu itu sebenarnya sesederhana perasaan ketika bertemu orang yang sudah lama kita rindukan,” ujarnya.

Proses produksi album ini memakan waktu cukup panjang, dimulai sejak awal 2024. Pada tahap pertama, kelompok ini berhasil menyelesaikan tujuh lagu, dan lima lagu sisanya dikerjakan pada awal 2025. Seluruh proses, mulai dari rekaman, mixing, hingga mastering, dilakukan secara mandiri.

“Kami mengerjakan semuanya sendiri, bahkan berkolaborasi dengan banyak teman hingga menghasilkan video klip. Saat ini sudah ada tiga lagu yang diapresiasi untuk dibuatkan video klip, termasuk dukungan dari beberapa OPD,” tambah Fauzi.

Album ini mengangkat tema keroncong tingkilan khas Kutai, dengan lirik yang sarat akan budaya, adat istiadat, dan kehidupan masyarakat setempat. Beberapa lagu terinspirasi dari upacara adat, kain tenun ulap doyo, hingga kisah kehidupan masyarakat pesisir dan pedalaman Kutai Kartanegara.

Fauzi menekankan bahwa tujuan utama album ini adalah untuk memperkenalkan kebudayaan Kutai kepada generasi muda, sekaligus membangkitkan kebanggaan terhadap bahasa daerah. “Anak muda harus sadar bahwa di tengah maraknya musik modern, musik etam juga masih punya peran dan bisa dinikmati,” katanya.

Meski sempat menghadapi keterbatasan peralatan, Fauzi menilai tantangan terbesar justru berasal dari mental.

“Tantangan terberat itu bukan soal alat, tapi kemauan. Punya angan-angan besar saja tidak cukup kalau tidak mau bergerak,” tegasnya.

Ia berharap, melalui Bungah Hati Betemu, musik daerah Kutai dapat dikenal lebih luas, bahkan di luar wilayah Kutai Kartanegara.

“Misi kami adalah memperkenalkan budaya dan bahasa Kutai melalui lagu. Semoga ini juga bisa menginspirasi pelaku musik tradisi untuk berkarya,” pungkas Fauzi.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rayakan Kemerdekaan, PWI Kukar Gelar Lomba untuk Perkuat Kebersamaan

15 Agustus 2026 - 13:00 WITA

Razia Miras di Tabang, Polisi Sita Ratusan Botol dari 10 Tempat Usaha

14 Agustus 2026 - 14:00 WITA

PHM Hadirkan Layanan Mata Gratis, Ratusan Siswa di Delta Mahakam Jalani Pemeriksaan

14 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Rayakan HUT RI, Wartawan Kukar Adu Strategi di Meja Domino dan Biliar

14 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Polda Kaltim Ungkap 138 Kasus 3C, 148 Pelaku Diamankan

13 Agustus 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Lampu Mati dan Parkir Sembarangan di Ruang Publik

13 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH