Menu

Mode Gelap
Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma Asap Kembali Terpantau, Otorita IKN Intensifkan Pemantauan Karhutla MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

BERITA DAERAH · 12 Sep 2025 15:15 WITA ·

Demplot Padi LEISA di Tenggarong Tingkatkan Produktivitas, Kukar Kian Dekat dengan Swasembada Pangan


 Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Seno Aji menghadiri panen raya Demonstration Plot (Demplot) padi dengan sistem Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) dan penerapan Digital Farming melalui pemanfaatan drone sprayer agriculture, di klaster Gapoktan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Jumat (12/9/2025). (Foto Dok: Rafli RPK) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Seno Aji menghadiri panen raya Demonstration Plot (Demplot) padi dengan sistem Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) dan penerapan Digital Farming melalui pemanfaatan drone sprayer agriculture, di klaster Gapoktan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Jumat (12/9/2025). (Foto Dok: Rafli RPK)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Upaya mewujudkan kemandirian pangan di Kalimantan Timur mendapat dorongan baru. Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menghadiri panen raya padi sistem Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) di Gapoktan Bukit Biru, Tenggarong, Jumat (12/9/2025).

Panen demplot ini menghasilkan peningkatan signifikan, dari produktivitas semula 3,9 ton per hektare menjadi 6,2 ton per hektare. Keberhasilan ini tidak hanya berkat penerapan sistem LEISA, tetapi juga dukungan teknologi drone sprayer agriculture, irigasi yang lebih baik, dan peran aktif kelompok tani serta kelompok wanita tani.

Wagub Kaltim Seno Aji menyebut capaian tersebut sebagai tonggak penting menuju swasembada pangan. Dengan potensi lahan sawah aktif mencapai 13 ribu hektare di Kukar, menurutnya, Kaltim berpeluang besar memenuhi kebutuhan pangan sendiri. “Kalau bisa panen tiga kali setahun di 33 ribu hektare, target swasembada pangan pada 2026 sangat realistis,” ujarnya.

Bupati Aulia menegaskan Pemkab Kukar akan terus memperkuat sektor pertanian, baik melalui sistem ramah lingkungan seperti LEISA, maupun modernisasi lewat alat dan mesin pertanian berbasis teknologi. Ia juga menyoroti pentingnya hadirnya petani milenial yang mampu mengoperasikan teknologi canggih untuk meningkatkan efektivitas kerja.

“Sebagian besar pangan di Kaltim berasal dari Kukar. Dengan keberhasilan ini, kami ingin memastikan Kukar tetap menjadi lumbung pangan utama Kalimantan Timur,” tegas Aulia.

Selain dukungan Pemprov Kaltim, program ini juga melibatkan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim serta Politani Samarinda. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kukar sebagai daerah dengan indeks ketahanan pangan tertinggi di Kaltim, sekaligus masuk tiga besar nasional.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma

11 September 2026 - 12:00 WITA

Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

6 September 2026 - 13:00 WITA

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH