Menu ✖

Mode Gelap
Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau Festival Cabai Nusantara 2026 Hadir Di IKN, Dorong Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Lokal Otorita IKN Kedepankan Dialog, Warga Sukarela Tinggalkan Kawasan Tahura Bukit Soeharto ITS Juara Umum KRTI 2026 di IKN, Dominasi Dua Divisi dan Bawa Pulang Piala Danadyaksa Dirgantara

BERITA DAERAH · 10 Des 2025 10:42 WITA ·

DPRD Kaltim Pertanyakan Sekolah Menengah yang Masih Beli Buku Fisik


 Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan

KUTAIPANRITA.ID, (SAMARINDA) – Perhatian DPRD Kalimantan Timur kembali tertuju pada kualitas layanan pendidikan, khususnya di jenjang sekolah menengah atas. Hal ini menyusul masih ditemukannya sekolah yang melakukan pembelian buku pelajaran fisik, padahal sistem pendidikan saat ini telah mengarah pada pemanfaatan buku digital dan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam pemenuhan sarana pendukung pendidikan. Menurutnya, secara kebijakan, sekolah tingkat SMA seharusnya telah beralih ke penggunaan e-book sebagai standar pembelajaran.

“Soal buku pelajaran sebenarnya SMA itu sudah tidak membeli buku lagi. Harusnya sudah menggunakan ebook dan fasilitas digital,” kritik Agusriansyah.

Ia menjelaskan, apabila pembelian buku fisik masih terjadi, maka hal tersebut mengindikasikan bahwa ekosistem pendukung pembelajaran digital belum sepenuhnya tersedia. Faktor-faktor seperti keterbatasan jaringan internet, kurangnya perangkat teknologi, hingga minimnya fasilitas laboratorium menjadi kemungkinan penyebab utama.

DPRD Kaltim memandang persoalan ini perlu segera mendapat perhatian serius pemerintah daerah, mengingat transformasi digital pendidikan telah menjadi kebutuhan mendesak, bukan lagi sekadar pilihan. Tanpa dukungan sarana yang memadai, penerapan kebijakan pendidikan berbasis teknologi dikhawatirkan tidak berjalan optimal.

Melalui fungsi pengawasan, DPRD Kaltim mendorong evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan infrastruktur pendidikan di seluruh daerah, agar kebijakan digitalisasi pembelajaran dapat diterapkan secara merata dan berkeadilan.

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Kejari-PWI Kukar Siapkan FORWAKA, Perkuat Komunikasi dan Kompetensi Wartawan

22 September 2026 - 14:00 WITA

Karang Taruna Kaltim Perkuat Dukungan Relawan Karhutla, Posko dan Logistik Disalurkan

21 September 2026 - 14:00 WITA

Bupati Kukar Pastikan Dukungan untuk Relawan Karhutla di Tenggarong Terus Diperkuat

21 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH