Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

IKN NUSANTARA · 28 Mar 2026 13:00 WITA ·

Libur Lebaran Picu Lonjakan Ekonomi IKN, UMKM Nikmati Kenaikan Omzet


 Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara Perbesar

Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Libur Idulfitri 1447 Hijriah membawa dampak positif bagi perekonomian di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Tingginya kunjungan masyarakat yang ingin melihat perkembangan pembangunan mendorong peningkatan aktivitas usaha, khususnya sektor UMKM.

Lonjakan pengunjung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) turut meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal. Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyebut arus kunjungan menjadi penggerak utama ekonomi.

“Arus kunjungan masyarakat tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga menguatkan aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM,” ujar Troy, Sabtu (28/03/2026).

Sejumlah pelaku usaha mengaku omzet mereka meningkat selama periode Lebaran. Kevin, pedagang di Rumah Makan Global, menyebut penjualannya naik seiring bertambahnya pengunjung. “Awalnya sekitar Rp1 juta per hari, sekarang bisa melampaui itu karena kami menambah kualitas dan jumlah produk,” katanya.

Hal serupa disampaikan Nita dari Café Sepaku Empat. “Selama tiga hari pertama Lebaran, omzet naik dari sekitar Rp1,8 juta menjadi Rp10 hingga Rp15 juta per hari,” ujarnya. Ia menambahkan, mochi menjadi produk paling diminati.

Wahyu, penjual dawet ayu “Bang Brewok”, juga mencatat omzet harian mencapai Rp10 hingga Rp12 juta. Sementara Dina, pelaku UMKM souvenir, menyebut pendapatannya meningkat hingga dua kali lipat dibanding hari biasa.

Di sektor kuliner modern, Ichi dari Goffee Latte dan BJ Resto mengatakan omzet melonjak saat libur atau ada kegiatan. “Kalau ada event atau liburan bisa tembus Rp10 sampai Rp15 juta, hari biasa sekitar Rp2 sampai Rp3 juta,” jelasnya.

Sri Mus Mulyawati dari D’sweet Nusantara juga merasakan peningkatan signifikan. “Selama Lebaran omzet bisa mencapai Rp10 sampai Rp20 juta per hari. Banyak pengunjung kembali karena ingat menu kami,” katanya.

Menurutnya, akses jalan yang dibuka selama libur turut mempermudah kunjungan masyarakat ke IKN.

Troy Pantouw pun mengapresiasi para pelaku usaha yang telah berkontribusi di kawasan IKN. “Ini bukan sekadar berkah liburan, tetapi juga menunjukkan optimisme berusaha dan berinvestasi di IKN,” tegasnya.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan

22 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Dorong Konsistensi Pembangunan dan Keberanian Investor Lokal

20 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, Semangat Kebersamaan Jadi Pesan Utama

17 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Pengibaran Merah Putih di Nusantara, OIKN Tegaskan Pembangunan IKN Inklusif

17 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Renungan Suci di Nusantara, Basuki Tegaskan Semangat Kemerdekaan dan Kelanjutan Pembangunan IKN

17 Agustus 2026 - 10:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA