Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto IKN dan Korea Selatan Bangun Pusat Smart City Senilai Rp115,9 Miliar DPRD Kota Pasuruan Pelajari Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Samarinda Oknum Satpam Pasar di Samboja Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 7 Tahun Aulia Rahman Basri Pimpin KAHMI Kukar, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

BERITA DAERAH · 23 Apr 2026 16:00 WITA ·

DPRD Soroti Parkir Liar di Car Free Night, Abdul Rohim Minta Penataan Segera


 Anggota DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, memberikan keterangan kepada awak media terkait sorotan terhadap pelaksanaan car free night di Samarinda, khususnya penataan parkir di luar kawasan utama kegiatan yang dinilai masih perlu dibenahi meski konsep acara sudah berjalan baik. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Anggota DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, memberikan keterangan kepada awak media terkait sorotan terhadap pelaksanaan car free night di Samarinda, khususnya penataan parkir di luar kawasan utama kegiatan yang dinilai masih perlu dibenahi meski konsep acara sudah berjalan baik. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Pelaksanaan car free night di Kota Samarinda kembali mendapat sorotan DPRD, terutama terkait penataan parkir di luar kawasan utama kegiatan. Anggota DPRD Kota Samanrinda, Abdul Rohim, menilai konsep acara sudah berjalan baik, namun masih terdapat persoalan yang perlu dibenahi.

Menurutnya, area inti kegiatan telah tertata rapi dan mampu menghadirkan suasana nyaman bagi masyarakat. Namun, kondisi berbeda terlihat di ruas jalan sekitar yang justru dipenuhi parkir liar dan menimbulkan kesemrawutan.

“Di dalam area utama sudah tertib, tapi begitu keluar sedikit justru terlihat parkir yang tidak teratur,” ujarnya kepada awak media.

Abdul Rohim juga menyoroti adanya laporan masyarakat terkait pungutan parkir yang dinilai berlebihan, bahkan mencapai Rp10 ribu tanpa kejelasan pengelolaan. Hal ini dinilai merugikan masyarakat sekaligus berpotensi menurunkan kepercayaan publik.

Ia pun meminta Dinas Perhubungan segera mengambil langkah tegas, mulai dari penertiban parkir liar hingga penyediaan kantong parkir resmi di sekitar lokasi kegiatan.

“Penataan ini penting, apalagi jika ke depan diterapkan sistem parkir berlangganan. Jangan sampai masyarakat merasa dirugikan,” tegasnya.

Di sisi lain, ia melihat car free night sebagai peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM. Ia mendorong pemerintah menyediakan fasilitas yang terjangkau, seperti tenda usaha melalui kerja sama dengan pihak swasta.

Dengan penataan yang lebih baik, ia berharap car free night tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Samarinda.

 

Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kota Pasuruan Pelajari Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Samarinda

18 Juni 2026 - 16:00 WITA

Aulia Rahman Basri Pimpin KAHMI Kukar, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

18 Juni 2026 - 14:00 WITA

ALFI Kaltim Dorong Penataan Pergudangan Teuku Umar Cegah Kecelakaan Truk Gandeng

18 Juni 2026 - 13:00 WITA

BPS Samarinda Pastikan Sensus Ekonomi 2026 Berjalan Lancar

18 Juni 2026 - 12:00 WITA

Uji Publik Raperda Pemakaman Umum, DPRD Samarinda Dorong Partisipasi Masyarakat

18 Juni 2026 - 11:00 WITA

DPRD Samarinda Desak Percepatan Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Kebutuhan Pemakaman Kian Mendesak

17 Juni 2026 - 19:30 WITA

Trending di BERITA DAERAH