Menu

Mode Gelap
Bupati Kukar Tinjau Intake Bekotok, Proyek Air Bersih 250 Liter/Detik Tanpa Kenaikan Tarif Dirut Tirta Mahakam Beberkan Tantangan Air Bersih di Kukar, Siap Tambah Kapasitas Pansus LKPJ DPRD Samarinda Tinjau Perumdam, Kinerja dan PAD Jadi Sorotan DPRD Samarinda Siap Dukung Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Sosialisasi ke Pelaku Usaha BPS Samarinda Matangkan Sensus Ekonomi 2026, Kombinasikan Metode Lapangan dan Digital

BERITA DAERAH · 23 Apr 2026 16:00 WITA ·

DPRD Soroti Parkir Liar di Car Free Night, Abdul Rohim Minta Penataan Segera


 Anggota DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, memberikan keterangan kepada awak media terkait sorotan terhadap pelaksanaan car free night di Samarinda, khususnya penataan parkir di luar kawasan utama kegiatan yang dinilai masih perlu dibenahi meski konsep acara sudah berjalan baik. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Anggota DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, memberikan keterangan kepada awak media terkait sorotan terhadap pelaksanaan car free night di Samarinda, khususnya penataan parkir di luar kawasan utama kegiatan yang dinilai masih perlu dibenahi meski konsep acara sudah berjalan baik. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Pelaksanaan car free night di Kota Samarinda kembali mendapat sorotan DPRD, terutama terkait penataan parkir di luar kawasan utama kegiatan. Anggota DPRD Kota Samanrinda, Abdul Rohim, menilai konsep acara sudah berjalan baik, namun masih terdapat persoalan yang perlu dibenahi.

Menurutnya, area inti kegiatan telah tertata rapi dan mampu menghadirkan suasana nyaman bagi masyarakat. Namun, kondisi berbeda terlihat di ruas jalan sekitar yang justru dipenuhi parkir liar dan menimbulkan kesemrawutan.

“Di dalam area utama sudah tertib, tapi begitu keluar sedikit justru terlihat parkir yang tidak teratur,” ujarnya kepada awak media.

Abdul Rohim juga menyoroti adanya laporan masyarakat terkait pungutan parkir yang dinilai berlebihan, bahkan mencapai Rp10 ribu tanpa kejelasan pengelolaan. Hal ini dinilai merugikan masyarakat sekaligus berpotensi menurunkan kepercayaan publik.

Ia pun meminta Dinas Perhubungan segera mengambil langkah tegas, mulai dari penertiban parkir liar hingga penyediaan kantong parkir resmi di sekitar lokasi kegiatan.

“Penataan ini penting, apalagi jika ke depan diterapkan sistem parkir berlangganan. Jangan sampai masyarakat merasa dirugikan,” tegasnya.

Di sisi lain, ia melihat car free night sebagai peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM. Ia mendorong pemerintah menyediakan fasilitas yang terjangkau, seperti tenda usaha melalui kerja sama dengan pihak swasta.

Dengan penataan yang lebih baik, ia berharap car free night tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Samarinda.

 

Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bupati Kukar Tinjau Intake Bekotok, Proyek Air Bersih 250 Liter/Detik Tanpa Kenaikan Tarif

28 April 2026 - 16:00 WITA

Dirut Tirta Mahakam Beberkan Tantangan Air Bersih di Kukar, Siap Tambah Kapasitas

28 April 2026 - 15:00 WITA

Pansus LKPJ DPRD Samarinda Tinjau Perumdam, Kinerja dan PAD Jadi Sorotan

28 April 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Siap Dukung Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Sosialisasi ke Pelaku Usaha

28 April 2026 - 13:00 WITA

BPS Samarinda Matangkan Sensus Ekonomi 2026, Kombinasikan Metode Lapangan dan Digital

28 April 2026 - 12:30 WITA

RDP DPRD Kukar Bahas Penertiban Tahura, Warga Minta Kejelasan dan Keadilan

27 April 2026 - 20:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH