KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda terus mematangkan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui rapat hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Samarinda di Gedung DPRD, Selasa (28/4/2026).
Kepala BPS Samarinda, Supriyanto, mengatakan pertemuan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi sekaligus memberikan gambaran menyeluruh terkait tahapan sensus yang akan berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026.
“Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan secara bertahap. Fokusnya adalah mendata seluruh aktivitas usaha di Kota Samarinda,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendataan dilakukan dengan kombinasi metode, yakni turun langsung ke lapangan untuk usaha kecil dan menengah, serta sistem digital bagi perusahaan besar.
“Untuk usaha kecil dan menengah, petugas akan turun langsung. Sementara perusahaan besar difasilitasi melalui sistem online dengan pengisian data mandiri,” jelasnya.
Menurut Supriyanto, sensus kali ini dirancang lebih komprehensif dengan menjangkau berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor pertanian yang kini mengalami perkembangan signifikan. Ia menilai, pola usaha masyarakat semakin terintegrasi, di mana pelaku usaha tidak hanya bergerak di satu bidang, tetapi juga mengembangkan produk turunan bernilai tambah.
Selain itu, BPS juga menekankan pentingnya dukungan data sosial dan kependudukan melalui berbagai survei rutin guna melengkapi hasil sensus.
Melalui sinergi bersama DPRD, BPS berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan optimal serta menghasilkan data akurat yang menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran di Kota Samarinda.
Pewarta : Fathur Rabbany Editor : Fairuzzabady @2026












