Menu

Mode Gelap
Bupati Kukar Tinjau Intake Bekotok, Proyek Air Bersih 250 Liter/Detik Tanpa Kenaikan Tarif Dirut Tirta Mahakam Beberkan Tantangan Air Bersih di Kukar, Siap Tambah Kapasitas Pansus LKPJ DPRD Samarinda Tinjau Perumdam, Kinerja dan PAD Jadi Sorotan DPRD Samarinda Siap Dukung Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Sosialisasi ke Pelaku Usaha BPS Samarinda Matangkan Sensus Ekonomi 2026, Kombinasikan Metode Lapangan dan Digital

BERITA DAERAH · 24 Apr 2026 17:00 WITA ·

DPRD Samarinda Tegaskan Pengawasan Ketat Dapur MBG, Cegah Keracunan Makanan


 Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, memberikan keterangan terkait sorotan DPRD Kota Samarinda terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya mengenai standar kebersihan dan kelayakan dapur penyedia makanan. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, memberikan keterangan terkait sorotan DPRD Kota Samarinda terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya mengenai standar kebersihan dan kelayakan dapur penyedia makanan. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — DPRD Kota Samarinda menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama terkait standar kebersihan dan kelayakan dapur penyedia makanan.

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, menegaskan bahwa pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh agar kualitas makanan yang disajikan tetap aman dan higienis.

“Pengawasan harus benar-benar turun ke lapangan. Kita tidak bisa hanya mengandalkan laporan tertulis, karena kualitas makanan ditentukan langsung dari proses di dapur,” ujar Celni.

Ia menekankan, aspek kebersihan tidak boleh diabaikan karena program MBG melibatkan distribusi makanan dalam skala besar kepada masyarakat.

Menurutnya, DPRD akan berkoordinasi dengan instansi teknis untuk melakukan inspeksi langsung terhadap dapur-dapur penyedia makanan, termasuk yang baru maupun yang sudah berjalan.

“Semua dapur harus memenuhi standar. Kalau belum layak, sebaiknya dihentikan sementara sampai dilakukan perbaikan,” tegasnya.

Celni juga mengingatkan bahwa pengelolaan makanan massal membutuhkan kompetensi khusus, terutama dalam hal sanitasi, keamanan pangan, dan pengelolaan limbah.

Ia menegaskan pentingnya tanggung jawab bersama agar program MBG benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

DPRD Samarinda berharap pengawasan yang lebih ketat dan kolaborasi lintas sektor dapat memastikan program MBG berjalan aman, sehat, dan berkelanjutan.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bupati Kukar Tinjau Intake Bekotok, Proyek Air Bersih 250 Liter/Detik Tanpa Kenaikan Tarif

28 April 2026 - 16:00 WITA

Dirut Tirta Mahakam Beberkan Tantangan Air Bersih di Kukar, Siap Tambah Kapasitas

28 April 2026 - 15:00 WITA

Pansus LKPJ DPRD Samarinda Tinjau Perumdam, Kinerja dan PAD Jadi Sorotan

28 April 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Siap Dukung Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Sosialisasi ke Pelaku Usaha

28 April 2026 - 13:00 WITA

BPS Samarinda Matangkan Sensus Ekonomi 2026, Kombinasikan Metode Lapangan dan Digital

28 April 2026 - 12:30 WITA

RDP DPRD Kukar Bahas Penertiban Tahura, Warga Minta Kejelasan dan Keadilan

27 April 2026 - 20:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH