Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

IKN NUSANTARA · 18 Mei 2026 18:00 WITA ·

Investasi IKN Capai Rp72,39 Triliun, Otorita Sebut Ekosistem Kota Mulai Tumbuh


 Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berjalan seiring tumbuhnya ekosistem perekonomian dan investasi di kawasan Nusantara. Foto: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berjalan seiring tumbuhnya ekosistem perekonomian dan investasi di kawasan Nusantara. Foto: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA — Kepercayaan investor terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus meningkat. Hingga Mei 2026, total estimasi investasi yang masuk ke kawasan Nusantara tercatat mencapai Rp72,39 triliun.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan IKN terus berjalan dan mulai memasuki fase terbentuknya ekosistem perkotaan yang hidup.

“Total angka estimasi investasi sebesar Rp72,39 triliun ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap IKN terus berjalan. Pembangunan Ibu Kota Nusantara adalah masa depan kota Indonesia, dengan bersama-sama membangun ekosistem kehidupan, layanan, hunian, dan berbagai aktivitas ekonomi bagi masyarakat,” ujar Troy, Kamis (14/5/2026).

Dari total investasi tersebut, sebesar Rp60,29 triliun berasal dari investasi swasta murni, sementara Rp12,10 triliun merupakan fasilitas publik dan penugasan kepada Kementerian/Lembaga (K/L).

Saat ini tercatat telah ada 75 Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 65 pelaku usaha, serta 15 penugasan kepada K/L. Investasi tersebut mencakup berbagai sektor seperti hunian, infrastruktur, energi, akomodasi, pusat olahraga, hingga fasilitas komersial.

Keterlibatan investor asing juga mulai terlihat. Sebanyak 11 PKS berasal dari delapan perusahaan luar negeri dari enam negara, yakni Korea Selatan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia, dan Singapura.

Di sisi lain, aktivitas ekonomi di kawasan IKN juga mulai tumbuh melalui hadirnya berbagai usaha makanan, minuman, dan layanan penunjang kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah hadirnya gerai Roti’O di kawasan Nusantara.

Leader Roti’O IKN, Harfi, mengaku antusiasme pengunjung cukup tinggi sejak hari pertama pembukaan.

“Semenjak buka kemarin, antusiasme pengunjung lumayan ramai. Saat grand opening ada lebih dari seratus orang yang datang. Ke depan saya rasa IKN akan semakin ramai, apalagi saat musim liburan,” katanya.

Troy menambahkan, pertumbuhan investasi dan aktivitas ekonomi menjadi tanda bahwa Nusantara mulai berkembang menjadi kota masa depan Indonesia.

“Ketika infrastruktur dasar, hunian, energi, layanan publik, dan aktivitas ekonomi mulai terbentuk, di situlah kota ini mulai hidup. Investasi ini menjadi jembatan dari pembangunan menuju kehidupan kota,” tutupnya.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan

22 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Dorong Konsistensi Pembangunan dan Keberanian Investor Lokal

20 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, Semangat Kebersamaan Jadi Pesan Utama

17 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Pengibaran Merah Putih di Nusantara, OIKN Tegaskan Pembangunan IKN Inklusif

17 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Renungan Suci di Nusantara, Basuki Tegaskan Semangat Kemerdekaan dan Kelanjutan Pembangunan IKN

17 Agustus 2026 - 10:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA