Menu

Mode Gelap
Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma Asap Kembali Terpantau, Otorita IKN Intensifkan Pemantauan Karhutla MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

BERITA DAERAH · 1 Sep 2025 15:15 WITA ·

Aliansi Kukar Menggugat Gelar Aksi Damai, DPRD Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi


 Ratusan mahasiswa, organisasi mahasiswa Cipayung, dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Kukar Menggugat menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kutai Kartanegara, menyuarakan berbagai tuntutan mulai dari isu pendidikan, kesejahteraan, hingga pengawasan kebijakan publik Senin (1/9/2025). (M. Fikri Khairi/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Ratusan mahasiswa, organisasi mahasiswa Cipayung, dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Kukar Menggugat menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kutai Kartanegara, menyuarakan berbagai tuntutan mulai dari isu pendidikan, kesejahteraan, hingga pengawasan kebijakan publik Senin (1/9/2025). (M. Fikri Khairi/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Ratusan mahasiswa, organisasi Cipayung, dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Kukar Menggugat menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kutai Kartanegara, Senin (1/9/2025).

Dalam aksinya, massa menyuarakan berbagai tuntutan mulai dari isu pendidikan, kesejahteraan, hingga pengawasan kebijakan publik. Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani bersama unsur pimpinan dewan, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, dan Dandim 0906 Kukar Letkol Damai Adi Setiawan hadir langsung menerima aspirasi.

Jenderal Lapangan aksi, Wawan Ahmad, menyebut tuntutan yang disampaikan merupakan hasil kajian. “Kami menolak RUU KUHAP, menuntut penghapusan tunjangan DPR, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidikan, serta penghentian praktik oligarki politik dan kejahatan ekologis,” jelasnya.

Wawan menambahkan, isu tambang ilegal menjadi salah satu sorotan utama. “Tambang ilegal merugikan negara dan daerah. Mereka tak bayar pajak, merusak jalan, dan masyarakat yang menanggung. Aparat harus tegas dalam persoalan ini,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani mengapresiasi penyampaian aspirasi secara damai. “Aspirasi yang disampaikan 100 persen nyata dan sedang kami perjuangkan. Yang menjadi kewenangan daerah akan kami tindaklanjuti langsung, sedangkan isu nasional akan kami koordinasikan ke pusat,” ujarnya.

Ahmad Yani juga memastikan DPRD Kukar tetap mendukung program beasiswa dan kuota pendidikan tanpa pemotongan. “Ini menyangkut belanja publik yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen, seluruh anggota DPRD menandatangani berita acara kesepakatan bersama Aliansi Kukar Menggugat. “Kami hadir untuk mandat rakyat. Mahasiswa dan masyarakat tidak perlu ragu, aspirasi ini akan kami kawal,” tegas Ahmad Yani.

Aksi yang berlangsung tertib ini menegaskan pentingnya ruang dialog antara masyarakat, mahasiswa, dan lembaga legislatif dalam mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada rakyat.

 

Pewarta : M. Fikri Khairi
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma

11 September 2026 - 12:00 WITA

Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

6 September 2026 - 13:00 WITA

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH