Menu

Mode Gelap
Bongkar Jaringan Ganja 3 Kilogram, Polsek Loa Kulu Amankan 7 Tersangka Termasuk WNA Dishub Samarinda Tegas: Bajaj dan Kendaraan Roda Tiga Masih Dilarang Beroperasi GMKI Gandeng DPRD Samarinda, Dorong Kolaborasi Mahasiswa untuk Pembangunan Daerah DPRD Samarinda Apresiasi Semangat GMKI, Dorong Mahasiswa Aktif Berkontribusi untuk Daerah PHM Tuntaskan Pemasangan Platform Manpatu, Siap Tambah Produksi Gas Mahakam 20 Persen

BERITA DAERAH · 9 Apr 2026 16:00 WITA ·

Data Penduduk Tak Sinkron, Pansus DPRD Samarinda Minta Segera Dibedah Ulang


 Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Samarinda, Achmad Sukamto, memberikan keterangan kepada awak media usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait evaluasi data kependudukan di Gedung DPRD Kota Samarinda, Kamis (9/4/2026). Foto: Fathur. Perbesar

Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Samarinda, Achmad Sukamto, memberikan keterangan kepada awak media usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait evaluasi data kependudukan di Gedung DPRD Kota Samarinda, Kamis (9/4/2026). Foto: Fathur.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Samarinda menyoroti ketidaksesuaian data jumlah penduduk yang muncul dalam pembahasan bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (9/4/2026).

Ketua Pansus LKPJ, Achmad Sukamto, mengungkapkan adanya perbedaan cukup mencolok antara data dalam dokumen LKPJ dengan data dari instansi lain. Dalam laporan resmi Wali Kota, jumlah penduduk Samarinda tercatat sekitar 894 ribu jiwa.
Namun, angka tersebut dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. “Angka di LKPJ masih di kisaran 894 ribu jiwa, tetapi ada data lain yang menunjukkan jumlahnya lebih besar. Ini tentu perlu kita cermati bersama,” ujarnya.

Ia juga menyoroti laju pertumbuhan penduduk yang dinilai kurang signifikan, tidak sebanding dengan pesatnya perkembangan kota dalam beberapa tahun terakhir. “Dengan pertumbuhan kota yang cukup pesat, rasanya kurang logis jika kenaikan penduduk hanya sedikit. Ini perlu dikaji ulang,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, Pansus turut mendengarkan penjelasan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait. Hasil diskusi menunjukkan adanya perbedaan angka yang cukup tajam, bahkan terdapat estimasi yang menyebut jumlah penduduk Samarinda telah melampaui satu juta jiwa.

Wakil Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menyampaikan pandangannya kepada wartawan terkait pentingnya sinkronisasi data penduduk sebagai dasar perhitungan indikator pembangunan daerah. Foto: Fathur.

Wakil Ketua Pansus, Abdul Rohim, menegaskan bahwa validitas data kependudukan sangat krusial karena menjadi dasar dalam berbagai indikator pembangunan daerah. “Data jumlah penduduk ini menjadi dasar dalam banyak indikator, termasuk perhitungan PDRB per kapita,” katanya.

Ia menjelaskan, perbedaan terjadi antara data administrasi Disdukcapil, data BPS, dan kondisi riil di lapangan. “Disdukcapil mencatat sekitar 890 ribu jiwa, BPS sekitar 860 ribu jiwa, sementara di lapangan ada asumsi sudah menembus satu juta jiwa,” jelasnya.

Menurutnya, ketidaksamaan angka tersebut dapat berdampak pada hasil perhitungan indikator ekonomi. “Kalau jumlah penduduknya berbeda, maka PDRB per kapita juga akan berbeda. Ini bisa mempengaruhi penilaian status kemajuan daerah,” paparnya.

Ia pun mengingatkan agar pemerintah tidak terburu-buru menyimpulkan capaian pembangunan tanpa didukung data yang akurat. “Jangan sampai kita menarik kesimpulan terlalu cepat tanpa data yang benar-benar valid,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Pansus meminta seluruh OPD terkait segera melakukan sinkronisasi dan verifikasi ulang data kependudukan dalam LKPJ. “Kami mendorong agar data ini segera diselaraskan, sehingga evaluasi LKPJ dapat dilakukan secara objektif dan akurat,” tutupnya.

 

Pewarta : Fathur
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dishub Samarinda Tegas: Bajaj dan Kendaraan Roda Tiga Masih Dilarang Beroperasi

3 Juni 2026 - 13:00 WITA

GMKI Gandeng DPRD Samarinda, Dorong Kolaborasi Mahasiswa untuk Pembangunan Daerah

2 Juni 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Apresiasi Semangat GMKI, Dorong Mahasiswa Aktif Berkontribusi untuk Daerah

2 Juni 2026 - 14:00 WITA

PHM Tuntaskan Pemasangan Platform Manpatu, Siap Tambah Produksi Gas Mahakam 20 Persen

2 Juni 2026 - 13:00 WITA

Paddle Board Jadi Daya Tarik Baru Taman Seri Loa Tuwi, Pengunjung Mengaku Ketagihan

1 Juni 2026 - 20:00 WITA

Makin Lengkap, Taman Seri Loa Tuwi Bangun Kafe dan Hadirkan Mobil di Atas Air

1 Juni 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH