Menu

Mode Gelap
Ketua RKM Kukar Soroti Protokol Kepresidenan, Sultan Kutai Dinilai Tak Dihormati Saat Kunjungan Presiden Prabowo Presiden Prabowo Kunjungi IKN, Pastikan Progres Pembangunan Berjalan Sesuai Rencana Kunjungan Perdana Presiden Prabowo ke IKN Disambut Optimisme Menuju Ibu Kota Masa Depan Perdana, Khidmat Sholat Subuh Berjamaah bersama Menteri Agama RI di Masjid Negara Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, dan Grooceries City Telah Hadir di IKN

BERITA DAERAH · 12 Sep 2025 15:15 WITA ·

Demplot Padi LEISA di Tenggarong Tingkatkan Produktivitas, Kukar Kian Dekat dengan Swasembada Pangan


 Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Seno Aji menghadiri panen raya Demonstration Plot (Demplot) padi dengan sistem Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) dan penerapan Digital Farming melalui pemanfaatan drone sprayer agriculture, di klaster Gapoktan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Jumat (12/9/2025). (Foto Dok: Rafli RPK) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Seno Aji menghadiri panen raya Demonstration Plot (Demplot) padi dengan sistem Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) dan penerapan Digital Farming melalui pemanfaatan drone sprayer agriculture, di klaster Gapoktan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Jumat (12/9/2025). (Foto Dok: Rafli RPK)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Upaya mewujudkan kemandirian pangan di Kalimantan Timur mendapat dorongan baru. Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menghadiri panen raya padi sistem Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) di Gapoktan Bukit Biru, Tenggarong, Jumat (12/9/2025).

Panen demplot ini menghasilkan peningkatan signifikan, dari produktivitas semula 3,9 ton per hektare menjadi 6,2 ton per hektare. Keberhasilan ini tidak hanya berkat penerapan sistem LEISA, tetapi juga dukungan teknologi drone sprayer agriculture, irigasi yang lebih baik, dan peran aktif kelompok tani serta kelompok wanita tani.

Wagub Kaltim Seno Aji menyebut capaian tersebut sebagai tonggak penting menuju swasembada pangan. Dengan potensi lahan sawah aktif mencapai 13 ribu hektare di Kukar, menurutnya, Kaltim berpeluang besar memenuhi kebutuhan pangan sendiri. “Kalau bisa panen tiga kali setahun di 33 ribu hektare, target swasembada pangan pada 2026 sangat realistis,” ujarnya.

Bupati Aulia menegaskan Pemkab Kukar akan terus memperkuat sektor pertanian, baik melalui sistem ramah lingkungan seperti LEISA, maupun modernisasi lewat alat dan mesin pertanian berbasis teknologi. Ia juga menyoroti pentingnya hadirnya petani milenial yang mampu mengoperasikan teknologi canggih untuk meningkatkan efektivitas kerja.

“Sebagian besar pangan di Kaltim berasal dari Kukar. Dengan keberhasilan ini, kami ingin memastikan Kukar tetap menjadi lumbung pangan utama Kalimantan Timur,” tegas Aulia.

Selain dukungan Pemprov Kaltim, program ini juga melibatkan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim serta Politani Samarinda. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kukar sebagai daerah dengan indeks ketahanan pangan tertinggi di Kaltim, sekaligus masuk tiga besar nasional.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua RKM Kukar Soroti Protokol Kepresidenan, Sultan Kutai Dinilai Tak Dihormati Saat Kunjungan Presiden Prabowo

13 Januari 2026 - 09:00 WITA

Seorang ABK Jatuh ke Sungai Mahakam, Ditemukan dalam Operasi SAR

25 Desember 2025 - 19:30 WITA

Kolaborasi Media Kukar Gelar Insan Pers Bekesah, Bahas Strategi Pers Berkualitas di Tengah Gempuran Konten Viral

20 Desember 2025 - 19:00 WITA

Kontestasi Ketua PWI Kukar, Empat Calon Resmi Mendaftar

18 Desember 2025 - 15:00 WITA

DPRD Kaltim: Pendidikan Kontekstual Diperlukan untuk Tekan Ketimpangan Antarwilayah

10 Desember 2025 - 13:42 WITA

DPRD Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Lokal sebagai Strategi Pembangunan SDM

10 Desember 2025 - 13:41 WITA

Trending di BERITA DAERAH