Menu

Mode Gelap
IKN Fun Day Kenalkan Batik Pewarna Alami Khas Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Matangkan Mitigasi Karhutla Hadapi Ancaman El Niño 2026 Andi Harun: Festival Budaya Harus Jadi Agenda Tetap yang Dilindungi Perda DPRD Samarinda Sepakati Enam Raperda Prioritas di Luar Propemperda 2026 DPRD Samarinda Pastikan Raperda di Luar Propemperda Tetap Melalui Tahapan Lengkap

BERITA DAERAH · 12 Sep 2025 15:15 WITA ·

Demplot Padi LEISA di Tenggarong Tingkatkan Produktivitas, Kukar Kian Dekat dengan Swasembada Pangan


 Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Seno Aji menghadiri panen raya Demonstration Plot (Demplot) padi dengan sistem Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) dan penerapan Digital Farming melalui pemanfaatan drone sprayer agriculture, di klaster Gapoktan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Jumat (12/9/2025). (Foto Dok: Rafli RPK) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Seno Aji menghadiri panen raya Demonstration Plot (Demplot) padi dengan sistem Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) dan penerapan Digital Farming melalui pemanfaatan drone sprayer agriculture, di klaster Gapoktan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Jumat (12/9/2025). (Foto Dok: Rafli RPK)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Upaya mewujudkan kemandirian pangan di Kalimantan Timur mendapat dorongan baru. Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menghadiri panen raya padi sistem Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) di Gapoktan Bukit Biru, Tenggarong, Jumat (12/9/2025).

Panen demplot ini menghasilkan peningkatan signifikan, dari produktivitas semula 3,9 ton per hektare menjadi 6,2 ton per hektare. Keberhasilan ini tidak hanya berkat penerapan sistem LEISA, tetapi juga dukungan teknologi drone sprayer agriculture, irigasi yang lebih baik, dan peran aktif kelompok tani serta kelompok wanita tani.

Wagub Kaltim Seno Aji menyebut capaian tersebut sebagai tonggak penting menuju swasembada pangan. Dengan potensi lahan sawah aktif mencapai 13 ribu hektare di Kukar, menurutnya, Kaltim berpeluang besar memenuhi kebutuhan pangan sendiri. “Kalau bisa panen tiga kali setahun di 33 ribu hektare, target swasembada pangan pada 2026 sangat realistis,” ujarnya.

Bupati Aulia menegaskan Pemkab Kukar akan terus memperkuat sektor pertanian, baik melalui sistem ramah lingkungan seperti LEISA, maupun modernisasi lewat alat dan mesin pertanian berbasis teknologi. Ia juga menyoroti pentingnya hadirnya petani milenial yang mampu mengoperasikan teknologi canggih untuk meningkatkan efektivitas kerja.

“Sebagian besar pangan di Kaltim berasal dari Kukar. Dengan keberhasilan ini, kami ingin memastikan Kukar tetap menjadi lumbung pangan utama Kalimantan Timur,” tegas Aulia.

Selain dukungan Pemprov Kaltim, program ini juga melibatkan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim serta Politani Samarinda. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kukar sebagai daerah dengan indeks ketahanan pangan tertinggi di Kaltim, sekaligus masuk tiga besar nasional.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Andi Harun: Festival Budaya Harus Jadi Agenda Tetap yang Dilindungi Perda

14 Mei 2026 - 11:00 WITA

DPRD Samarinda Sepakati Enam Raperda Prioritas di Luar Propemperda 2026

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Pastikan Raperda di Luar Propemperda Tetap Melalui Tahapan Lengkap

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH