Menu

Mode Gelap
RDP DPRD Kukar Bahas Penertiban Tahura, Warga Minta Kejelasan dan Keadilan DPRD Kukar Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Bukit Soeharto Curi Barang Pengunjung Air Terjun Perjiwa, Pria Ini Diciduk Saat Tertidur Polemik Gereja di Mangkupalas, Pemkot Samarinda Masih Telusuri Proses Perizinan Komisi II DPRD Samarinda Sorot Sistem Keuangan dan Aset, Dana Mengendap Hingga Sertifikasi Jadi Perhatian

BERITA DAERAH · 21 Okt 2025 23:15 WITA ·

Disdikbud Kukar: PKD Jadi Instrumen Strategis Perkuat Identitas dan Ekonomi Kreatif Daerah


 Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Puji Utomo, meninjau salah satu stand pameran dalam rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025 yang berlangsung di Gedung Serapo, Tenggarong. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Puji Utomo, meninjau salah satu stand pameran dalam rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025 yang berlangsung di Gedung Serapo, Tenggarong. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Puji Utomo, menegaskan bahwa Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025 bukan sekadar ajang perayaan budaya, melainkan wadah strategis dalam memperkuat identitas lokal serta mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis budaya.

Hal tersebut disampaikan Puji Utomo saat memberikan sambutan pada pembukaan PKD 2025, yang digelar di Gedung Serapo, Tenggarong, Selasa (21/10/2025). Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, yang menekankan pentingnya pelestarian dan pengembangan kebudayaan sebagai pilar pembangunan nasional.

“Pekan Kebudayaan Daerah bertujuan menggali, melestarikan, dan mempromosikan potensi budaya lokal, sekaligus menjadi ruang aktualisasi bagi pelaku seni dan masyarakat dalam memperkuat karakter daerah,” ujar Puji.

Menurutnya, tujuan utama pelaksanaan PKD sejalan dengan amanat undang-undang, yakni menjaga kelestarian budaya, mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya, memberdayakan masyarakat, serta membangun daerah yang berkarakter dan beridentitas kuat.

Puji juga mendorong agar kegiatan PKD dijadikan agenda tahunan tetap dengan dukungan anggaran yang memadai. Ia merekomendasikan agar penyelenggaraan PKD di masa mendatang diintegrasikan dengan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) melalui sistem kolaborasi, sehingga dapat memperluas jejaring kebudayaan antara daerah dan pusat.

“Dalam pengembangannya, perlu disiapkan taman budaya dan pusat rekreasi budaya sebagai sarana publik yang mendukung keberlangsungan kegiatan kebudayaan di Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya promosi digital dan kolaborasi multipihak, termasuk dengan mahasiswa dan komunitas seni, untuk memperluas jangkauan publikasi dan menarik minat wisatawan budaya.

Puji menambahkan, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci keberhasilan dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan di Kukar.

“PKD bukan hanya selebrasi budaya, tapi juga instrumen strategis pemerintah daerah dalam memberdayakan komunitas budaya dan memperkuat ekonomi kreatif lokal,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, Disdikbud Kukar juga terus mengupayakan penguatan apresiasi terhadap pelaku budaya melalui program Anugerah Kebudayaan, yang memberikan penghargaan kepada individu dan lembaga berprestasi dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya daerah.

“Kami akan terus menggali potensi budaya masyarakat Kutai Kartanegara, karena di sanalah identitas dan jati diri daerah ini tumbuh dan berkembang,” pungkas Puji Utomo. (ADV/Disdikbud Kukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

RDP DPRD Kukar Bahas Penertiban Tahura, Warga Minta Kejelasan dan Keadilan

27 April 2026 - 20:00 WITA

DPRD Kukar Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Bukit Soeharto

27 April 2026 - 19:30 WITA

Polemik Gereja di Mangkupalas, Pemkot Samarinda Masih Telusuri Proses Perizinan

27 April 2026 - 17:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Sorot Sistem Keuangan dan Aset, Dana Mengendap Hingga Sertifikasi Jadi Perhatian

27 April 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Sorot Proyek TPA, Dinilai Belum Optimal Meski Anggaran Besar

27 April 2026 - 15:00 WITA

Musancab PDIP Kukar Jadi Ajang Konsolidasi Besar, Perkuat Soliditas dan Siapkan Mesin Politik 2029

25 April 2026 - 18:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH