Menu

Mode Gelap
IKN Fun Day Kenalkan Batik Pewarna Alami Khas Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Matangkan Mitigasi Karhutla Hadapi Ancaman El Niño 2026 Andi Harun: Festival Budaya Harus Jadi Agenda Tetap yang Dilindungi Perda DPRD Samarinda Sepakati Enam Raperda Prioritas di Luar Propemperda 2026 DPRD Samarinda Pastikan Raperda di Luar Propemperda Tetap Melalui Tahapan Lengkap

BERITA DAERAH · 28 Mei 2025 12:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Siap Dukung Pelestarian Budaya di Kampong Tuha Bensamar


 Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar Puji Utomo (berbaju kuning, nomor 3 dari kiri) saat menghadiri malam pembukaan festival di Dusun Bensamar, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, pada Selasa (27/05/2025) malam. (Indirwan/KutaiPanrita.id) Perbesar

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar Puji Utomo (berbaju kuning, nomor 3 dari kiri) saat menghadiri malam pembukaan festival di Dusun Bensamar, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, pada Selasa (27/05/2025) malam. (Indirwan/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal dengan mendukung penuh Festival Kampung Lawas di Kampong Tuha Kutai Bensamar.

Festival ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-407 kampung bersejarah tersebut, pada Selasa (27/5/2025) malam, di Lapangan Dusun Bensamar, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar Puji Utomo menyatakan bahwa, pelestarian budaya merupakan salah satu fungsi utama bidang kebudayaan.

Menurutnya, Kampong Bensamar memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting karena keberadaannya yang sudah ada sebelum Kesultanan Kutai Kartanegara.

“Kami melihat Kampong Bensamar memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Kutai, terutama dengan Sultan Aji Imbut, ini adalah warisan budaya yang harus dijaga bersama,” ungkap Puji Utomo

Puji Utomo juga mengapresiasi masyarakat setempat yang terus menggali dan mempertahankan budaya lokal seperti Tari Jepen dan lagu-lagu tingkilan dengan kekhasan tersendiri.

Bentuk nyata dukungan dari Disdikbud, lanjut Puji, adalah penyediaan fasilitas untuk pementasan seni, kegiatan olahraga tradisional, hingga pendampingan pelestarian budaya.

“Selama ini kami membantu melalui berbagai fasilitas seni dan olahraga tradisional,” ujar Puji Utomo.

“Masyarakat Bensamar telah menunjukkan semangat luar biasa untuk melestarikan budaya mereka, dan kami akan terus mendukung itu,” sambung Puji Utomo.

Terkait wacana pelaksanaan festival dua kali dalam setahun, Puji Utomo menyambut baik ide tersebut. Namun ia lebih menekankan pentingnya kajian dan perencanaan.

“Kami terbuka jika ingin diadakan dua kali setahun, tapi tentu perlu dibahas lebih dalam dari segi kesiapan dan keberlanjutan. Yang penting, kegiatan ini bisa berlangsung rutin,” jelas Puji Utomo.

Puji Utomo juga berharap, masyarakat Bensamar semakin termotivasi menjaga tradisi, adat, dan kearifan lokal yang menjadi identitas kampung mereka. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Andi Harun: Festival Budaya Harus Jadi Agenda Tetap yang Dilindungi Perda

14 Mei 2026 - 11:00 WITA

DPRD Samarinda Sepakati Enam Raperda Prioritas di Luar Propemperda 2026

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Pastikan Raperda di Luar Propemperda Tetap Melalui Tahapan Lengkap

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH