Menu

Mode Gelap
Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok Orang Tua Siswa Bangga Titipkan Anak di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi Otorita IKN Gelar Simulasi Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Niño 2026 Angkatan Perdana SMA Taruna Nusantara IKN Mulai Tempati Kampus, Siap Cetak Pemimpin Masa Depan

BERITA DAERAH · 6 Mei 2024 11:47 WITA ·

Disdikbud Kukar Terus Lakukan Penguatan dan Pelestarian Budaya


 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Thauhid Afrilian Noor.(in/kutaipanrita.id) Perbesar

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Thauhid Afrilian Noor.(in/kutaipanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, saat ini tengah gencar melakukan berbagai kegiatan untuk mendorong pelestarian budaya Kutai di masyarakat.

Salah satu program yang akan dilaksanakan adalah mengenakan pakaian adat yang akan dirangkaikan dengan penggunaan bahasa Kutai seharian penuh di sekolah.

“Kami sudah bicarakan dengan bapak Bupati, selain ada Miskat Day, kita juga akan tambahkan pakaian adat Kutai yang lain contohnya baju Cinan,” ucap Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, pada Senin (6/5/2024).

Lebih lanjut Thauhid Afrilian Noor mengemukakan, selain menggunakan pakaian adat, juga akan diwajibkan penggunaan bahasa Kutai selama di sekolah setiap hari Kamis, untuk memaksimalkan program tersebut.

“Hari Kamis dijadikan sebagai hari bahasa Kutai, yang akan digunakan dalam rapat-rapat ataupun pertemuan,” terangnya.

Beberapa program tersebut merupakan upaya dan langkah Pemkab Kutai Kartanegara melalui Disdikbud Kukar, sebagai bagian dari penguatan budaya Kutai agar tidak punah disebabkan oleh perkembangan zaman.

“Sebagai daerah yang masuk wilayah  IKN, program ini diharapkan mampu meningkatkan eksistensi budaya Kutai sebagai ciri khas daerah kita,” ungkap Thauhid Afrilian Noor.

Thauhid Afrilian Noor juga berharap, agar program tersebut dapat  menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dan juga pihak terkait, sehingga implementasinya bisa berjalan dengan lancar dalam rangka melestarikan budaya yang merupakan warisan nenek moyang Kutai Kartanegara.

“Dengan adanya penguatan ini baik bahasa, budaya, pakaian adat dan seni dapat kita lestarikan jangan sampai tenggelam karena adanya IKN,” pungkasnya.(adv/diskominfo_kukar/in/fz)

Artikel ini telah dibaca 333 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok

11 Juli 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Gelar Simulasi Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Niño 2026

10 Juli 2026 - 17:00 WITA

Disdikbud Kukar Libatkan Koperasi Sekolah Salurkan Seragam Gratis

9 Juli 2026 - 16:00 WITA

Pemkab Kukar Gandeng Telkom University Siapkan Konsep Internet Desa Gratis

9 Juli 2026 - 15:00 WITA

Disdikbud Kukar Bertahap Isi Kekosongan Kepala Sekolah, Rekrutmen ASN Jadi Solusi Jangka Panjang

9 Juli 2026 - 14:00 WITA

127 Kepala Sekolah Dan 93 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik di Kukar

9 Juli 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH