Menu

Mode Gelap
52 Paskibra IKN Dikukuhkan, Siap Tuntaskan Tugas Pengibaran Merah Putih HUT ke-81 RI di Nusantara Semakin Meriah, Otorita IKN Siapkan Karnaval hingga Night Run Razia Miras di Tabang, Polisi Sita Ratusan Botol dari 10 Tempat Usaha Porsentara 2026 Berakhir, 138 Kontingen Semarakkan Olahraga dan Seni di Nusantara PHM Hadirkan Layanan Mata Gratis, Ratusan Siswa di Delta Mahakam Jalani Pemeriksaan

BERITA DAERAH · 10 Des 2025 10:42 WITA ·

DPRD Kaltim Pertanyakan Sekolah Menengah yang Masih Beli Buku Fisik


 Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan

KUTAIPANRITA.ID, (SAMARINDA) – Perhatian DPRD Kalimantan Timur kembali tertuju pada kualitas layanan pendidikan, khususnya di jenjang sekolah menengah atas. Hal ini menyusul masih ditemukannya sekolah yang melakukan pembelian buku pelajaran fisik, padahal sistem pendidikan saat ini telah mengarah pada pemanfaatan buku digital dan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam pemenuhan sarana pendukung pendidikan. Menurutnya, secara kebijakan, sekolah tingkat SMA seharusnya telah beralih ke penggunaan e-book sebagai standar pembelajaran.

“Soal buku pelajaran sebenarnya SMA itu sudah tidak membeli buku lagi. Harusnya sudah menggunakan ebook dan fasilitas digital,” kritik Agusriansyah.

Ia menjelaskan, apabila pembelian buku fisik masih terjadi, maka hal tersebut mengindikasikan bahwa ekosistem pendukung pembelajaran digital belum sepenuhnya tersedia. Faktor-faktor seperti keterbatasan jaringan internet, kurangnya perangkat teknologi, hingga minimnya fasilitas laboratorium menjadi kemungkinan penyebab utama.

DPRD Kaltim memandang persoalan ini perlu segera mendapat perhatian serius pemerintah daerah, mengingat transformasi digital pendidikan telah menjadi kebutuhan mendesak, bukan lagi sekadar pilihan. Tanpa dukungan sarana yang memadai, penerapan kebijakan pendidikan berbasis teknologi dikhawatirkan tidak berjalan optimal.

Melalui fungsi pengawasan, DPRD Kaltim mendorong evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan infrastruktur pendidikan di seluruh daerah, agar kebijakan digitalisasi pembelajaran dapat diterapkan secara merata dan berkeadilan.

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Razia Miras di Tabang, Polisi Sita Ratusan Botol dari 10 Tempat Usaha

14 Agustus 2026 - 14:00 WITA

PHM Hadirkan Layanan Mata Gratis, Ratusan Siswa di Delta Mahakam Jalani Pemeriksaan

14 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Rayakan HUT RI, Wartawan Kukar Adu Strategi di Meja Domino dan Biliar

14 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Polda Kaltim Ungkap 138 Kasus 3C, 148 Pelaku Diamankan

13 Agustus 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Lampu Mati dan Parkir Sembarangan di Ruang Publik

13 Agustus 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penataan Gerobak Kopi, UMKM Tetap Diberi Ruang Berusaha

13 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH