KUTAIPANRITA.ID, BALIKPAPAN – Tim SAR Gabungan yang dipimpin Basarnas Balikpapan berhasil menemukan empat korban kecelakaan Kapal Ferry di Perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat, dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini terjadi pada hari kedua operasi pencarian yang dilakukan dengan penuh fokus dan semangat tinggi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, menyampaikan temuan ini merupakan hasil kerja keras serta koordinasi solid antara seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat di lapangan. Meski empat korban telah ditemukan, tim masih melanjutkan operasi untuk mencari empat korban lainnya yang belum ditemukan.
Berikut kronologi penemuan korban oleh Tim SAR Gabungan pada Selasa (11/11/2025):
- Pukul 06.00 WITA: Korban pertama, Marselus Bouk alias Cello (24), ditemukan pada jarak 3,69 kilometer dari Lokasi Kejadian Peristiwa (LKP).
- Pukul 06.50 WITA: Korban kedua, Anci Anwar (50), ditemukan sejauh 5,4 kilometer dari LKP. Keduanya kemudian dievakuasi ke RSUD Harapan Insan Sendawar, Barong Tongkok, untuk proses identifikasi dan penyerahan kepada keluarga.
- Pukul 08.20 WITA: Korban ketiga, Dedi (47), ditemukan meninggal dunia pada koordinat 0°3’22.50″S 115°40’42.90″E atau sekitar 13,2 kilometer dari LKP.
- Pukul 08.50 WITA: Korban keempat, Yanto (41), ditemukan di sekitar lokasi kejadian pada koordinat 0°1’59.72″S 115°36’15.99″E.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya keempat korban. Tim SAR akan terus berupaya maksimal untuk menemukan empat korban lainnya yang masih dinyatakan hilang,” ujar Dody Setiawan, Rabu (12/11/2025).
Dengan ditemukannya empat korban tersebut, jumlah korban yang masih hilang kini tersisa empat orang. Operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran di sekitar perairan Ujoh Halang.
Sumber: Basarnas Kaltim @2025












