Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Usulkan Parkir Berlangganan Bersifat Opsional, Dorong Skema Diskon dan Cicilan Dishub Samarinda Evaluasi Target PAD Parkir, Kondisi Ekonomi Jadi Pertimbangan DPRD Samarinda Dukung Parkir Berlangganan, Minta Sosialisasi dan Pengawasan Jukir Diperkuat PWI Kukar Bekali Siswa SMA Muhammadiyah Tenggarong Ilmu Jurnalistik UMKM Nusantara Naik Kelas, Otorita IKN Bekali Pelaku Usaha Kelola Keuangan hingga Akses Modal

BERITA DAERAH · 12 Nov 2025 09:00 WITA ·

Empat Korban Kapal Ferry di Perairan Ujoh Halang Ditemukan Meninggal Dunia, Pencarian Masih Berlanjut


 Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban kecelakaan Kapal Ferry yang tenggelam di Perairan Ujoh Halang, Kutai Barat. Proses pencarian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR dan berlangsung sejak hari pertama pascakejadian. (Dok. Basarnas Kaltim) Perbesar

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban kecelakaan Kapal Ferry yang tenggelam di Perairan Ujoh Halang, Kutai Barat. Proses pencarian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR dan berlangsung sejak hari pertama pascakejadian. (Dok. Basarnas Kaltim)

KUTAIPANRITA.ID, BALIKPAPAN – Tim SAR Gabungan yang dipimpin Basarnas Balikpapan berhasil menemukan empat korban kecelakaan Kapal Ferry di Perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat, dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini terjadi pada hari kedua operasi pencarian yang dilakukan dengan penuh fokus dan semangat tinggi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, menyampaikan temuan ini merupakan hasil kerja keras serta koordinasi solid antara seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat di lapangan. Meski empat korban telah ditemukan, tim masih melanjutkan operasi untuk mencari empat korban lainnya yang belum ditemukan.

Berikut kronologi penemuan korban oleh Tim SAR Gabungan pada Selasa (11/11/2025):

  1. Pukul 06.00 WITA: Korban pertama, Marselus Bouk alias Cello (24), ditemukan pada jarak 3,69 kilometer dari Lokasi Kejadian Peristiwa (LKP).
  2. Pukul 06.50 WITA: Korban kedua, Anci Anwar (50), ditemukan sejauh 5,4 kilometer dari LKP. Keduanya kemudian dievakuasi ke RSUD Harapan Insan Sendawar, Barong Tongkok, untuk proses identifikasi dan penyerahan kepada keluarga.
  3. Pukul 08.20 WITA: Korban ketiga, Dedi (47), ditemukan meninggal dunia pada koordinat 0°3’22.50″S 115°40’42.90″E atau sekitar 13,2 kilometer dari LKP.
  4. Pukul 08.50 WITA: Korban keempat, Yanto (41), ditemukan di sekitar lokasi kejadian pada koordinat 0°1’59.72″S 115°36’15.99″E.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya keempat korban. Tim SAR akan terus berupaya maksimal untuk menemukan empat korban lainnya yang masih dinyatakan hilang,” ujar Dody Setiawan, Rabu (12/11/2025).

Dengan ditemukannya empat korban tersebut, jumlah korban yang masih hilang kini tersisa empat orang. Operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran di sekitar perairan Ujoh Halang.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 94 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Usulkan Parkir Berlangganan Bersifat Opsional, Dorong Skema Diskon dan Cicilan

11 Juni 2026 - 16:00 WITA

Dishub Samarinda Evaluasi Target PAD Parkir, Kondisi Ekonomi Jadi Pertimbangan

11 Juni 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Dukung Parkir Berlangganan, Minta Sosialisasi dan Pengawasan Jukir Diperkuat

11 Juni 2026 - 14:00 WITA

PWI Kukar Bekali Siswa SMA Muhammadiyah Tenggarong Ilmu Jurnalistik

11 Juni 2026 - 13:00 WITA

Dari Papan Tulis ke Gedung DPRD, Jejak Pengabdian Ismail Latisi untuk Samarinda

10 Juni 2026 - 17:30 WITA

DPRD Samarinda Tekankan Transparansi SPMB, Minta Perencanaan Pendidikan Berbasis Data

10 Juni 2026 - 16:30 WITA

Trending di BERITA DAERAH