Menu ✖

Mode Gelap
Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif DPRD Samarinda Dorong Pendataan Disabilitas Lebih Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran Harminsyah Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit di Samarinda Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

BERITA DAERAH · 16 Jun 2026 12:00 WITA ·

Gotong Royong Sambut Festival Budaya Dayak Kenyah 2026, Ketua Adat: Warisan Leluhur Harus Tetap Lestari


 Warga Desa Budaya Pampang bergotong royong mempersiapkan Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 yang akan berlangsung pada 25–28 Juni 2026. Semangat kebersamaan masyarakat menjadi wujud nyata pelestarian tradisi dan warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Warga Desa Budaya Pampang bergotong royong mempersiapkan Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 yang akan berlangsung pada 25–28 Juni 2026. Semangat kebersamaan masyarakat menjadi wujud nyata pelestarian tradisi dan warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Desa Budaya Pampang kembali bersiap menjadi panggung utama pelestarian budaya di Kalimantan Timur melalui Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 yang akan digelar pada 25–28 Juni 2026. Menjelang pelaksanaan, masyarakat setempat bergotong royong menyiapkan berbagai kebutuhan festival sebagai bentuk kebersamaan dalam menjaga tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Ketua Adat Desa Pampang, Esrom Palan, mengatakan persiapan dilakukan oleh warga secara bersama-sama, termasuk pemasangan bambu yang menjadi bagian dari kebutuhan kegiatan adat dan penyambutan tamu.

“Bambu yang disiapkan sangat banyak, bahkan didatangkan sampai dari Muara,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Ia menjelaskan, tahap awal persiapan melibatkan warga RT 2, RT 3, dan RT 4. Saat festival berlangsung, keterlibatan akan diperluas dengan mengikutsertakan RT 1, RT 5, dan RT 6 sehingga seluruh masyarakat Desa Pampang turut berpartisipasi.

“Nanti semua RT ikut terlibat agar kegiatan ini menjadi milik bersama,” katanya.

Menurut Esrom, Festival Budaya Dayak Kenyah bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi media untuk menjaga identitas budaya sekaligus mewariskan nilai-nilai leluhur kepada generasi muda.

“Ini warisan leluhur yang harus terus diteruskan kepada anak cucu,” tegasnya.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam sehingga setiap tradisi perlu dijaga dan dilestarikan. Budaya Dayak Kenyah merupakan salah satu warisan bangsa yang memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal yang tinggi.

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 akan diawali pada Kamis, 25 Juni, dengan ritual adat dan pertunjukan tari tradisional. Pada Jumat, 26 Juni, pengunjung dapat menyaksikan lomba olahraga tradisional menyumpit.

Selanjutnya, Sabtu, 27 Juni, akan digelar Upacara Adat Alaq Leto atau prosesi pernikahan adat Dayak Kenyah yang menjadi salah satu daya tarik utama festival. Malam harinya, masyarakat juga akan dihibur dengan pertunjukan seni budaya Kuda Lumping.

Rangkaian acara ditutup pada Minggu, 28 Juni, melalui pentas kesenian tradisional Dayak dan hiburan rakyat pada malam hari.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, festival ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Desa Budaya Pampang yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Kota Samarinda. Dengan harga tiket masuk Rp30.000 per orang, Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 diproyeksikan menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Kalimantan Timur sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Dayak kepada masyarakat luas, termasuk generasi muda dan wisatawan mancanegara.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa

7 Oktober 2026 - 17:00 WITA

AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif

7 Oktober 2026 - 12:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Pendataan Disabilitas Lebih Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran

6 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Harminsyah Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit di Samarinda

6 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Program KB Gratis Sepi Peminat di Samarinda, DPRD Soroti Lemahnya Sosialisasi

5 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH