Menu

Mode Gelap
Motor Dicuri Dini Hari, Pelaku Ditangkap Saat Tertidur di Tenggarong Terungkap! Kurir Tembakau Sintetis Diamankan Polsek Samboja, Pesanan Disebut untuk Samarinda-Balikpapan Cicilan KPR Lunas Sejak 2011, Sertifikat Rumah Belum Diterima, DPRD Samarinda Panggil BTN TKD Berkurang, DPRD Samarinda Soroti Nasib Proyek Fisik 2027 Balik Nama Sertifikat 10 Hari, DPRD Samarinda Soroti Potensi Penerimaan Pajak

IKN NUSANTARA · 19 Mar 2026 21:30 WITA ·

Hilal Tak Terlihat di IKN, Idulfitri 1447 H Ditetapkan 21 Maret 2026


 Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pemantauan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (19/3/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pemantauan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (19/3/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA — Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu titik pemantauan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah. Hasil pengamatan pada Kamis (19/3/2026) menunjukkan posisi hilal berada di atas 2 derajat dengan elongasi sekitar 4,51 derajat, namun belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS.

Pemantauan dilakukan di Rusun ASN 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara oleh tim Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur bersama BMKG. Meski lokasi dinilai ideal, hilal tidak berhasil terlihat.

Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq, menegaskan hasil rukyat ini menjadi bahan pertimbangan nasional.

“Kita tetap menunggu hasil sidang isbat di Jakarta, yang penting kita jaga kebersamaan,” ujarnya.

Pemerintah melalui sidang isbat akhirnya menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

“Berdasarkan hisab dan tidak adanya laporan rukyat, 1 Syawal ditetapkan 21 Maret 2026,” kata Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, yang turut hadir dalam pemantauan, juga menyampaikan ucapan Idulfitri.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, semoga ibadah kita diterima Allah SWT,” ucapnya.

Pemantauan ini menegaskan peran IKN sebagai salah satu titik rukyat nasional sekaligus pusat aktivitas sosial dan keagamaan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jawa Tengah Jajaki Kemitraan Strategis dengan Otorita IKN, Investasi dan Kolaborasi Jadi Fokus Pembahasan

7 Agustus 2026 - 09:00 WITA

34 Mahasiswa KKN Tematik Rampungkan Pengabdian di IKN, Basuki Tekankan Pentingnya Belajar Menyelesaikan Masalah

5 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Gandeng PNM Perkuat UMKM, Ribuan Pelaku Usaha Lokal Disiapkan Masuk Ekosistem Ibu Kota Baru

3 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Otorita IKN Perkuat Hunian Ramah Pekerja Perempuan, Ciptakan Lingkungan Aman dan Inklusif

31 Juli 2026 - 12:00 WITA

Basuki Tegaskan IKN Dibangun dengan Konsep Rewilding, Target 65 Persen Wilayah Tetap Hijau

31 Juli 2026 - 11:00 WITA

Otorita IKN Kehilangan Sosok Penting, Troy Harold Yohanes Pantouw Berpulang

26 Juli 2026 - 13:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA