Menu ✖

Mode Gelap
Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi 36 Orang Positif Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

IKN NUSANTARA · 19 Mar 2026 21:30 WITA ·

Hilal Tak Terlihat di IKN, Idulfitri 1447 H Ditetapkan 21 Maret 2026


 Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pemantauan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (19/3/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pemantauan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (19/3/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA — Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu titik pemantauan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah. Hasil pengamatan pada Kamis (19/3/2026) menunjukkan posisi hilal berada di atas 2 derajat dengan elongasi sekitar 4,51 derajat, namun belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS.

Pemantauan dilakukan di Rusun ASN 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara oleh tim Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur bersama BMKG. Meski lokasi dinilai ideal, hilal tidak berhasil terlihat.

Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq, menegaskan hasil rukyat ini menjadi bahan pertimbangan nasional.

“Kita tetap menunggu hasil sidang isbat di Jakarta, yang penting kita jaga kebersamaan,” ujarnya.

Pemerintah melalui sidang isbat akhirnya menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

“Berdasarkan hisab dan tidak adanya laporan rukyat, 1 Syawal ditetapkan 21 Maret 2026,” kata Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, yang turut hadir dalam pemantauan, juga menyampaikan ucapan Idulfitri.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, semoga ibadah kita diterima Allah SWT,” ucapnya.

Pemantauan ini menegaskan peran IKN sebagai salah satu titik rukyat nasional sekaligus pusat aktivitas sosial dan keagamaan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Serap Aspirasi Warga untuk Penataan Kawasan Penyangga, Masukan Dibuka hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

IKN Dipercaya Gelar Borneo Economic Forum 2027, Buka Peluang Investasi Regional

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

Peserta KRTJ ke-16 Saksikan Perkembangan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di IKN

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA