Menu

Mode Gelap
Ahmad Yani Raih Indonesia People’s Choice Award 2026, Dinilai Inspiratif Perjuangkan Aspirasi Rakyat Pulang ke Tenggarong, Rita Widyasari: “Saat Ini Saya Ingin Bersama Keluarga” OIKN Perkuat Upaya Cegah Stunting, Siapkan Generasi Sehat untuk Masa Depan Nusantara OIKN Hadir di IEES 2026 Balikpapan, Perkenalkan Progres Pembangunan Nusantara dan Peluang Investasi KAHMI Kukar Gelar Rakerda, Satukan Program dan Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

IKN NUSANTARA · 17 Des 2025 19:30 WITA ·

IKN Percepat Tahap Konstruksi: Enam Paket Supervisi Infrastruktur Strategis Ditandatangani untuk Wujudkan Ibu Kota Politik 2028


 Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melaksanakan penandatanganan kontrak untuk 6 paket pekerjaan supervisi pembangunan infrastruktur strategis di Kantor Kemenko 3 IKN pada Selasa (16/12/2025). Hingga saat ini sebanyak 26 dari 28 paket pekerjaan tahap II (2025-2028) telah ditandatangani. Perbesar

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melaksanakan penandatanganan kontrak untuk 6 paket pekerjaan supervisi pembangunan infrastruktur strategis di Kantor Kemenko 3 IKN pada Selasa (16/12/2025). Hingga saat ini sebanyak 26 dari 28 paket pekerjaan tahap II (2025-2028) telah ditandatangani.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat fondasi pembangunan Tahap II dengan menandatangani enam paket pekerjaan supervisi pembangunan infrastruktur strategis. Penandatanganan ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan kawasan legislatif dan yudikatif sebagai pusat pemerintahan nasional, sekaligus menegaskan kesiapan IKN menuju Ibu Kota Politik pada 2028. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kemenko 3, Nusantara, Selasa (16/12/2025).

Dengan penandatanganan enam paket supervisi tersebut, hingga saat ini sebanyak 26 dari total 28 paket pekerjaan Tahap II (2025–2028) telah ditandatangani, yang terdiri atas 14 paket pembangunan fisik dan 12 paket manajemen konstruksi/supervisi. Capaian ini menandai kesiapan Otorita IKN memasuki fase pelaksanaan konstruksi yang lebih intensif, terencana, dan terintegrasi.

Enam paket supervisi yang ditandatangani meliputi:

  1. Supervisi pembangunan jalan kawasan kompleks legislatif, dengan dukungan 28 personel dan masa kerja mulai Desember 2025 hingga Oktober 2027 dengan kerja sama operasi (KSO) PT. Agrinas Jaladri Nusantara (Persero), PT. Formasi Empat Polaselaras Konsultan dan PT. Aksara Karya Konsultan.
  2. ⁠Supervisi pembangunan jalan kawasan kompleks yudikatif, melibatkan 23 personel dengan masa kerja Desember 2025 sampai Desember 2027 dengan KSO PT. Perentjana Djaja dan PT. Disiplan Consult.
  3. ⁠Supervisi pembangunan jalan kawasan pendukung, dengan 25 personel dan masa kerja Desember 2025 hingga Desember 2027 dengan KSO PT. Formasi Empat Polaselaras Konsultan, PT. Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) dan PT. Pola Teknik Konsultan.
  4. ⁠Supervisi pembangunan Embung 1B, melibatkan 36 personel dengan masa kerja Desember 2025 sampai November 2027 dengan KSO PT. Rayakonsult dan PT. Caturbina Guna Persada.
  5. ⁠Supervisi pembangunan Embung 1C, dengan 36 personel dan masa kerja Desember 2025 hingga November 2027 dengan KSO PT. Mitra Utama Kenzo, PT. Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT. Antusias Raya.
  6. ⁠Supervisi pembangunan kolam retensi, melibatkan 34 personel dengan masa kerja Desember 2025 sampai November 2027 dengan KSO PT. Rayakonsult, PT. Hilmy Anugerah dan PT. Caturbina Guna Persada.

Seluruh paket supervisi tersebut melibatkan tenaga ahli dan tenaga pendukung yang bertugas memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai standar mutu, ketepatan waktu, serta pengelolaan anggaran yang akuntabel.

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menegaskan bahwa pelaksanaan supervisi harus berpedoman ketat pada kontrak dan prinsip profesionalitas.

“Supervisi yang masuk dalam kontrak tidak boleh ada perubahan. Jika terjadi penyimpangan lebih dari 10 persen, kontrak dapat diterminasi. Seluruh laporan harus jelas, kehadiran dilakukan secara digital, serta tenaga ahli dan tenaga pendukung wajib berada di lokasi. Kita harus menjunjung tinggi profesionalitas, integritas, dan yang paling penting, kekompakan sebagai satu tim,” ujar Bimo.

Lebih lanjut, Bimo menekankan bahwa seluruh pekerjaan pembangunan IKN memiliki satu tujuan utama, yakni memastikan Nusantara siap berfungsi sebagai Ibu Kota Politik pada 2028 sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025.

Melalui penandatanganan enam paket supervisi ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara berjalan tepat waktu, berkualitas, dan berkelanjutan. Dengan pengawasan yang kuat serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, IKN diharapkan menjadi pusat pemerintahan modern yang efektif, tangguh, dan mampu menjawab kebutuhan bangsa di masa depan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

OIKN Perkuat Upaya Cegah Stunting, Siapkan Generasi Sehat untuk Masa Depan Nusantara

12 Juni 2026 - 20:00 WITA

OIKN Hadir di IEES 2026 Balikpapan, Perkenalkan Progres Pembangunan Nusantara dan Peluang Investasi

12 Juni 2026 - 19:00 WITA

UMKM Nusantara Naik Kelas, Otorita IKN Bekali Pelaku Usaha Kelola Keuangan hingga Akses Modal

10 Juni 2026 - 20:00 WITA

Otorita IKN Gandeng Empat Perguruan Tinggi, Perkuat SDM dan Inovasi untuk Nusantara

10 Juni 2026 - 08:00 WITA

PNS Angkatan Pertama Otorita IKN Dilantik, Basuki Tekankan Empat Karakter Insan Otorita

9 Juni 2026 - 12:00 WITA

Resmi Dilantik, 555 PNS Angkatan Pertama Otorita IKN Siap Jadi Penggerak Pemerintahan Nusantara

9 Juni 2026 - 11:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA