Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

IKN NUSANTARA · 19 Nov 2025 13:00 WITA ·

IKN Siapkan Generasi Tangguh: Guru Dibekali Pemahaman Sistem Pendidikan Berbasis Life Skills


 Sosialisasi Pendidikan bagi seluruh guru di wilayah IKN dan delineasinya yang berlangsung di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (18/11/2025). Perbesar

Sosialisasi Pendidikan bagi seluruh guru di wilayah IKN dan delineasinya yang berlangsung di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (18/11/2025).

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia sebagai bagian dari amanat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keempat yang menekankan penguatan SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, serta peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Sebagai salah satu langkah konkret, Otorita IKN menyiapkan sistem pendidikan yang dirancang berbasis keterampilan hidup (life skills), pembentukan karakter, serta kesiapan masa depan melalui kurikulum berjenjang dan pembangunan sarana pendidikan yang tengah berlangsung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan bagi seluruh guru di wilayah IKN dan delineasinya yang berlangsung di Loa Janan, Selasa (18/11/2025). Kegiatan yang mengumpulkan 600 guru dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman, dukungan, dan keterlibatan para pendidik terhadap arah pembangunan IKN sebagai kota masa depan Indonesia.

Dalam paparannya, Alimuddin menjelaskan bahwa pendidikan di IKN dirancang tidak hanya untuk mengejar ketertinggalan, melainkan untuk melompat jauh ke depan dengan mengadopsi konsep life-based learning yang menekankan relevansi antara proses belajar dengan kehidupan nyata. Kurikulum pendidikan IKN dibangun secara berjenjang mulai dari pembentukan manajemen diri di PAUD, eksplorasi lingkungan di tingkat SD, penguatan kesadaran diri di SMP, perencanaan masa depan di SMA/SMK, hingga pengembangan karier di pendidikan tinggi.

Oleh karena itu, kita semua, khususnya para guru dituntut untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi diri. Guru adalah produk masa lalu yang bekerja di masa kini untuk mempersiapkan masa depan, sehingga para pendidik juga harus memiliki orientasi yang maju dan visioner.

“Kami ingin membentuk generasi yang mampu berpikir kritis, kreatif, bekerja harmonis, sekaligus memiliki karakter kuat yang relevan dengan tantangan masa depan. IKN bukan hanya tempat tinggal, tetapi ekosistem pembelajaran yang membentuk manusia unggul Indonesia 2045,” ujar Alimuddin.

Sejalan dengan pengembangan kurikulum, pembangunan fasilitas pendidikan juga terus dipercepat. Di KIPP, Otorita IKN saat ini tengah menyelesaikan 16 ruang kelas SD, 9 ruang kelas SMP, dan 9 ruang kelas SMA sebagai bagian dari pemenuhan akses pendidikan dasar dan menengah bagi masyarakat yang akan menempati kawasan inti pemerintahan, serta seluruh masyarakat di sekitar IKN.

Sosialisasi pendidikan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran guru sebagai agen perubahan. Para guru di Loa Janan diharapkan dapat mengintegrasikan nilai-nilai IKN termasuk keberlanjutan, inklusivitas, teknologi, dan kepemimpinan masa depan ke dalam pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi saksi pembangunan IKN, tetapi juga tumbuh sebagai mitra aktif yang memiliki rasa memiliki terhadap ibu kota baru negara.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Pujianto, menyambut baik langkah ini dan menegaskan komitmen daerah dalam mendukung pembangunan IKN. “Sinergi antara pemerintah pusat, Otorita IKN, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempersiapkan generasi emas di wilayah ini. Para guru memiliki peran strategis dalam mentransformasikan nilai dan visi IKN ke ruang-ruang kelas, sehingga pembangunan fisik dan pembangunan manusia dapat berjalan seimbang,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Otorita IKN berharap kolaborasi dengan para pendidik di wilayah delineasi dapat semakin kuat sehingga arah pembangunan IKN sebagai kota berkelanjutan, cerdas, dan berdaya saing global dapat terwujud melalui generasi muda yang dibekali kompetensi hidup dan karakter masa depan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026

13 Desember 2025 - 20:30 WITA

Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara

13 Desember 2025 - 20:00 WITA

Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara

13 Desember 2025 - 19:00 WITA

Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

13 Desember 2025 - 14:15 WITA

Solar Nusantara Batch 1 Jadi Tonggak Transformasi Pendidikan Energi Terbarukan

12 Desember 2025 - 16:00 WITA

Siap Sambut Lonjakan Wisata, IKN Perketat Standar Keamanan Produk Pangan Menjelang Nataru

12 Desember 2025 - 15:30 WITA

Trending di IKN NUSANTARA