Menu

Mode Gelap
Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern Jawa Tengah Jajaki Kemitraan Strategis dengan Otorita IKN, Investasi dan Kolaborasi Jadi Fokus Pembahasan DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB 34 Mahasiswa KKN Tematik Rampungkan Pengabdian di IKN, Basuki Tekankan Pentingnya Belajar Menyelesaikan Masalah

IKN NUSANTARA · 31 Jan 2026 15:00 WITA ·

IKN Tetapkan Pemenang Sayembara Desain Pusat Kebudayaan Nusantara, Simbol Peradaban Masa Depan


 Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengumumkan pemenang Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan Nusantara sekaligus meluncurkan buku Pembangunan IKN Tahap I di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Jumat (30/01/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengumumkan pemenang Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan Nusantara sekaligus meluncurkan buku Pembangunan IKN Tahap I di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Jumat (30/01/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) secara resmi mengumumkan pemenang Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan Nusantara, sekaligus meluncurkan buku Pembangunan IKN Tahap I, pada Jumat (30/01/2026). Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Pusat Kebudayaan Nusantara dirancang sebagai ruang strategis untuk menampung, merayakan, dan mengembangkan identitas bangsa melalui kekayaan budaya Indonesia. Kawasan ini berada pada satu garis sumbu kebangsaan bersama Istana Negara, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Otorita IKN, dan Masjid Negara, sehingga memiliki peran penting dalam membentuk wajah peradaban Ibu Kota Nusantara.

Secara keseluruhan, kawasan Pusat Kebudayaan Nusantara akan terdiri atas Plaza Demokrasi dan Plaza Adi Budaya. Fasilitas utama yang direncanakan meliputi museum, perpustakaan sebagai pusat transformasi pengetahuan, galeri seni, hingga gelanggang olahraga. Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk memperkuat ekosistem budaya sekaligus menjadi ruang interaksi publik di IKN.

Dalam pengumuman tersebut, Otorita IKN menetapkan Juara I Sayembara Desain Bangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Nusantara kepada tim Cerlang Nusantara, disusul Simfoni Puspa Segara sebagai Juara II, dan Kisah yang Ditenun oleh Rimba sebagai Juara III.

Desain pemenang utama mengusung konsep perjalanan peradaban manusia dari zaman megalitikum hingga masa depan. Konsep ini menegaskan bahwa sejarah dan tradisi sebagai salah satu peradaban tertua di Nusantara tidak berhenti di masa lalu, melainkan terus hidup dan menjadi pijakan menuju masa depan. Bangunan utama dirancang dengan nuansa batu berbentuk prismatik, yang dipadukan dengan kearifan lokal Kalimantan melalui filosofi pohon kehidupan atau pohon kebijakan yang tercermin dalam struktur dan infrastruktur bangunan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa pembangunan Pusat Kebudayaan Nusantara akan mengedepankan prinsip kolaborasi dan keterbukaan dalam pengembangan desain ke depan.

“Copyrights adalah milik Otorita IKN. Ke depan, pemenang bisa berkolaborasi, termasuk jika ada masukan atau gagasan yang lebih baik. Masing-masing desain sudah memiliki perkiraan anggaran. Kita akan melihat RAB-nya terlebih dahulu dan mempertimbangkan ketersediaan anggaran. Paling cepat, pembangunan dapat dimulai pada tahun 2027,” ujar Basuki.

Sementara itu, salah satu anggota tim pemenang utama, Yori Antar, menyampaikan bahwa perancangan Pusat Kebudayaan Nusantara dilandasi semangat untuk menampilkan kekayaan budaya Indonesia ke panggung dunia.

“IKN akan menginspirasi dunia, karena IKN menunjukkan betapa kayanya budaya dan tradisi kita,” ungkap Yori.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Otorita IKN juga meluncurkan dua buku, yakni Mengukir Kota Masa Depan karya Wicaksono Sarosa dan Sarwo Handayani, serta Membangun Kota Masa Depan yang disusun oleh Tim Otorita IKN. Kedua buku tersebut mendokumentasikan proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan IKN pada tahap awal.

Pembangunan Pusat Kebudayaan Nusantara diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan identitas bangsa, sekaligus menegaskan Ibu Kota Nusantara sebagai kota yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang peradaban yang berakar kuat pada budaya dan berorientasi ke masa depan.

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
©2026

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jawa Tengah Jajaki Kemitraan Strategis dengan Otorita IKN, Investasi dan Kolaborasi Jadi Fokus Pembahasan

7 Agustus 2026 - 09:00 WITA

34 Mahasiswa KKN Tematik Rampungkan Pengabdian di IKN, Basuki Tekankan Pentingnya Belajar Menyelesaikan Masalah

5 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Gandeng PNM Perkuat UMKM, Ribuan Pelaku Usaha Lokal Disiapkan Masuk Ekosistem Ibu Kota Baru

3 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Otorita IKN Perkuat Hunian Ramah Pekerja Perempuan, Ciptakan Lingkungan Aman dan Inklusif

31 Juli 2026 - 12:00 WITA

Basuki Tegaskan IKN Dibangun dengan Konsep Rewilding, Target 65 Persen Wilayah Tetap Hijau

31 Juli 2026 - 11:00 WITA

Otorita IKN Kehilangan Sosok Penting, Troy Harold Yohanes Pantouw Berpulang

26 Juli 2026 - 13:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA