Menu ✖

Mode Gelap
Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif DPRD Samarinda Dorong Pendataan Disabilitas Lebih Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran Harminsyah Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit di Samarinda Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

BERITA DAERAH · 12 Agu 2025 19:15 WITA ·

Joko Satriyo Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Mahakam


 Petugas dari Pos Damkarmatan Sektor Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, saat mengevakuasi jasad Joko Satriyo (20), yang ditemukan meninggal dunia di Sungai Mahakam. (Foto Dok : Tim Pos Damkarmatan Sektor Kecamatan Kota Bangun) Perbesar

Petugas dari Pos Damkarmatan Sektor Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, saat mengevakuasi jasad Joko Satriyo (20), yang ditemukan meninggal dunia di Sungai Mahakam. (Foto Dok : Tim Pos Damkarmatan Sektor Kecamatan Kota Bangun)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Seorang pria bernama Joko Satriyo (20), warga Desa Sembung, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di Sungai Mahakam setelah sebelumnya dilaporkan hilang di Dusun Pendemara, Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara (Kukar).

Joko terakhir terlihat pada Senin (11/8/2025) malam, usai pulang ke mes setelah libur. Sore harinya, ia sempat pergi ke Desa Tuana Tuha dan kembali setelah Magrib. Sekitar pukul 22.00 WITA, warga mulai mencari karena ia tidak terlihat di mes maupun di sekitar lingkungan.

Pencarian malam itu tidak membuahkan hasil. Keesokan paginya, warga menemukan topi milik Joko di tepi sungai. Diketahui, ia memang tidak bisa berenang. Informasi dari rekan-rekannya menyebutkan, sebelum hilang Joko sempat keluar rumah membawa charger ponsel. Setelah dicari, ia tak ditemukan, namun siang harinya charger tersebut justru kembali berada di rumah.

Tim Pos Damkarmatan Sektor Kecamatan Kota Bangun bersama masyarakat dan kepolisian melakukan penyisiran sungai sejauh ±30 km hingga Desa Teluk Muda, namun hasilnya nihil.

“Setelah menerima laporan, pukul 08.00 WITA Tim Pos Kota Bangun langsung menuju lokasi kejadian. Bersama masyarakat dan kepolisian, Tim kami melakukan pencarian,” ujar Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, Selasa (12/8/2025).

Setelah beristirahat pukul 16.00 WITA, tim kembali melanjutkan pencarian. Sekitar 4,5 km dari titik awal, mereka berpapasan dengan kapal tugboat penarik batu bara. Salah satu awak kapal memberi isyarat dan melalui radio HT memberitahukan adanya sesosok mayat mengapung di tepi sungai sebelah kanan arah mudik.

Tim segera menuju lokasi dan, sekitar 500 meter dari titik pertemuan, pada pukul 16.09 WITA, jasad Joko Satriyo berhasil dievakuasi. Jenazah dibawa ke Dusun Pendemaran sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

Dengan ambulans PMI, jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Kecamatan Kenohan untuk visum.

“Setelah proses penyerahan jenazah, tim kembali ke Pos Kota Bangun dan telah tiba di markas pada sore hari,” tutup Fida Hurasani.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa

7 Oktober 2026 - 17:00 WITA

AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif

7 Oktober 2026 - 12:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Pendataan Disabilitas Lebih Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran

6 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Harminsyah Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit di Samarinda

6 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Program KB Gratis Sepi Peminat di Samarinda, DPRD Soroti Lemahnya Sosialisasi

5 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH