KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin melakukan kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk melihat langsung perkembangan pembangunan Kawasan Legislatif, Selasa (22/9/2026).
Sultan bersama sejumlah anggota DPD RI diterima Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono beserta jajaran di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.
Kunjungan tersebut turut diikuti Anggota DPD RI dari Kalimantan Timur Yulianus Henock Sumual, Papua Henock Puraro, dan Nusa Tenggara Barat Mirah Midadan Fahmid.
Sultan mengatakan kunjungan dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai perkembangan pembangunan IKN, khususnya fasilitas pemerintahan di Kawasan Legislatif.
“Kami ingin melihat langsung perkembangan terkini pembangunan IKN,” ujar Sultan.
Dalam pemaparan Otorita IKN, progres rata-rata pembangunan gedung di Kawasan Legislatif telah mencapai 14,8 persen. Sementara pembangunan jalan kawasan dengan total panjang 3,7 kilometer mencapai 30,4 persen.
Adapun pembangunan Gedung DPD RI secara khusus telah mencapai 14,2 persen.
Sultan mengapresiasi perkembangan pembangunan tersebut dan berharap seluruh tahapan tetap berjalan sesuai jadwal. Menurutnya, ketepatan waktu pembangunan berkaitan dengan agenda penyiapan pusat pemerintahan di Nusantara, termasuk rencana perpindahan ASN serta kementerian dan lembaga.
“Kami mengapresiasi progresnya dan berharap seluruh jadwal pembangunan berjalan tepat waktu,” katanya.
Sementara itu, Basuki menyampaikan kunjungan pimpinan DPD RI menjadi momentum untuk memaparkan perkembangan pembangunan IKN sekaligus memperkuat komunikasi antarlembaga.
“Kami ingin menyampaikan kemajuan pembangunan IKN dan memperkuat dukungan untuk keberlanjutannya,” kata Basuki.
Usai pertemuan, rombongan meninjau sejumlah proyek strategis di KIPP Nusantara, di antaranya Istana Negara, Istana Wakil Presiden, serta persil pembangunan Gedung DPD RI di Kawasan Legislatif.
Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat langsung kesiapan infrastruktur pemerintahan sekaligus mengawal perkembangan pembangunan Nusantara sebagai pusat pemerintahan.
Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara @2026












