Menu ✖

Mode Gelap
Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan Basuki Sambut Mahasiswa Angkatan Pertama Universitas Gunadarma IKN Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau Festival Cabai Nusantara 2026 Hadir Di IKN, Dorong Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Lokal

BERITA DAERAH · 10 Agu 2025 11:15 WITA ·

Komunitas Musik Olah Gubang Luncurkan Album Perdana “Bungah Hati Betemu”


 Komunitas Musik Olah Gubang Luncurkan Album Perdana “Bungah Hati Betemu” Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Komunitas Musik Olah Gubang resmi meluncurkan album perdana berjudul Bungah Hati Betemu yang berisikan 12 lagu bertema kearifan lokal Kutai Kartanegara (Kukar). Acara peluncuran berlangsung di Kedai Roggos, Tenggarong, pada Sabtu (9/8/2025) malam, dihadiri para pecinta musik daerah dan pegiat seni serta perwakilan Disdikbud Kukar.

Founder Olah Gubang, Achmad Fauzi, menjelaskan bahwa judul album diambil dari salah satu lagu di dalamnya yang merepresentasikan rasa bahagia ketika bertemu seseorang yang dirindukan.

“Bungah Hati Betemu artinya senang hati bertemu. Membuat lagu itu sebenarnya sesederhana perasaan ketika bertemu orang yang sudah lama kita rindukan,” ujarnya.

Proses produksi album ini memakan waktu cukup panjang, dimulai sejak awal 2024. Pada tahap pertama, kelompok ini berhasil menyelesaikan tujuh lagu, dan lima lagu sisanya dikerjakan pada awal 2025. Seluruh proses, mulai dari rekaman, mixing, hingga mastering, dilakukan secara mandiri.

“Kami mengerjakan semuanya sendiri, bahkan berkolaborasi dengan banyak teman hingga menghasilkan video klip. Saat ini sudah ada tiga lagu yang diapresiasi untuk dibuatkan video klip, termasuk dukungan dari beberapa OPD,” tambah Fauzi.

Album ini mengangkat tema keroncong tingkilan khas Kutai, dengan lirik yang sarat akan budaya, adat istiadat, dan kehidupan masyarakat setempat. Beberapa lagu terinspirasi dari upacara adat, kain tenun ulap doyo, hingga kisah kehidupan masyarakat pesisir dan pedalaman Kutai Kartanegara.

Fauzi menekankan bahwa tujuan utama album ini adalah untuk memperkenalkan kebudayaan Kutai kepada generasi muda, sekaligus membangkitkan kebanggaan terhadap bahasa daerah. “Anak muda harus sadar bahwa di tengah maraknya musik modern, musik etam juga masih punya peran dan bisa dinikmati,” katanya.

Meski sempat menghadapi keterbatasan peralatan, Fauzi menilai tantangan terbesar justru berasal dari mental.

“Tantangan terberat itu bukan soal alat, tapi kemauan. Punya angan-angan besar saja tidak cukup kalau tidak mau bergerak,” tegasnya.

Ia berharap, melalui Bungah Hati Betemu, musik daerah Kutai dapat dikenal lebih luas, bahkan di luar wilayah Kutai Kartanegara.

“Misi kami adalah memperkenalkan budaya dan bahasa Kutai melalui lagu. Semoga ini juga bisa menginspirasi pelaku musik tradisi untuk berkarya,” pungkas Fauzi.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Kejari-PWI Kukar Siapkan FORWAKA, Perkuat Komunikasi dan Kompetensi Wartawan

22 September 2026 - 14:00 WITA

Karang Taruna Kaltim Perkuat Dukungan Relawan Karhutla, Posko dan Logistik Disalurkan

21 September 2026 - 14:00 WITA

Bupati Kukar Pastikan Dukungan untuk Relawan Karhutla di Tenggarong Terus Diperkuat

21 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH