Menu

Mode Gelap
10 Kali Water Bombing Digelar, Karhutla di Sekitar IKN Mulai Mereda Karhutla Mengancam IKN, Helikopter Caracal Disiapkan untuk Water Bombing Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan 11 Orangutan Yatim Piatu Dievakuasi Saat Karhutla Terjang KHDTK Samboja Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

BERITA DAERAH · 10 Agu 2025 11:15 WITA ·

Komunitas Musik Olah Gubang Luncurkan Album Perdana “Bungah Hati Betemu”


 Komunitas Musik Olah Gubang Luncurkan Album Perdana “Bungah Hati Betemu” Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Komunitas Musik Olah Gubang resmi meluncurkan album perdana berjudul Bungah Hati Betemu yang berisikan 12 lagu bertema kearifan lokal Kutai Kartanegara (Kukar). Acara peluncuran berlangsung di Kedai Roggos, Tenggarong, pada Sabtu (9/8/2025) malam, dihadiri para pecinta musik daerah dan pegiat seni serta perwakilan Disdikbud Kukar.

Founder Olah Gubang, Achmad Fauzi, menjelaskan bahwa judul album diambil dari salah satu lagu di dalamnya yang merepresentasikan rasa bahagia ketika bertemu seseorang yang dirindukan.

“Bungah Hati Betemu artinya senang hati bertemu. Membuat lagu itu sebenarnya sesederhana perasaan ketika bertemu orang yang sudah lama kita rindukan,” ujarnya.

Proses produksi album ini memakan waktu cukup panjang, dimulai sejak awal 2024. Pada tahap pertama, kelompok ini berhasil menyelesaikan tujuh lagu, dan lima lagu sisanya dikerjakan pada awal 2025. Seluruh proses, mulai dari rekaman, mixing, hingga mastering, dilakukan secara mandiri.

“Kami mengerjakan semuanya sendiri, bahkan berkolaborasi dengan banyak teman hingga menghasilkan video klip. Saat ini sudah ada tiga lagu yang diapresiasi untuk dibuatkan video klip, termasuk dukungan dari beberapa OPD,” tambah Fauzi.

Album ini mengangkat tema keroncong tingkilan khas Kutai, dengan lirik yang sarat akan budaya, adat istiadat, dan kehidupan masyarakat setempat. Beberapa lagu terinspirasi dari upacara adat, kain tenun ulap doyo, hingga kisah kehidupan masyarakat pesisir dan pedalaman Kutai Kartanegara.

Fauzi menekankan bahwa tujuan utama album ini adalah untuk memperkenalkan kebudayaan Kutai kepada generasi muda, sekaligus membangkitkan kebanggaan terhadap bahasa daerah. “Anak muda harus sadar bahwa di tengah maraknya musik modern, musik etam juga masih punya peran dan bisa dinikmati,” katanya.

Meski sempat menghadapi keterbatasan peralatan, Fauzi menilai tantangan terbesar justru berasal dari mental.

“Tantangan terberat itu bukan soal alat, tapi kemauan. Punya angan-angan besar saja tidak cukup kalau tidak mau bergerak,” tegasnya.

Ia berharap, melalui Bungah Hati Betemu, musik daerah Kutai dapat dikenal lebih luas, bahkan di luar wilayah Kutai Kartanegara.

“Misi kami adalah memperkenalkan budaya dan bahasa Kutai melalui lagu. Semoga ini juga bisa menginspirasi pelaku musik tradisi untuk berkarya,” pungkas Fauzi.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Panen Raya Jagung di Loa Janan Ilir, Polresta Samarinda Perkuat Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 12:00 WITA

Porprov VIII Kaltim Tetap Digelar, 59 Cabor dan 1.014 Nomor Dipertandingkan di Paser

3 September 2026 - 11:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH